Senin, 22 Oktober 2018

Kurang dari 24 Jam Polres Melawi Berhasil Ringkus 2 Pembobol SD | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
8371
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
6825
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5769
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5349
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5135
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4550
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4301
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3907
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3189
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3142
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2991
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
12
119
2894
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
2892
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2819
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2691
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2631
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
17
10
2624
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2594
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2548
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2530
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Wakapolres Melawi Buka Diklatsar

BU | 20 Oct 2018 | 09:24 | 2177

Waka Polres Melawi Kompol Jajang, S. Kom membuka kegiatan...


Kanit Reskrim Ella Hilir Imbau Kamtibmas

BU | 20 Oct 2018 | 12:45 | 2176

Kanit Teskrim dan Kanit Sabhara Polsek Ella Hilir...


BU | 19 Nov 2015 | 11:58:30 | 111 | Liputan Khusus | Dibaca : 817 kali

SENANG DULU SUSAH KEMUDIAN, 6 PNS CANTIK JADI TERDAKWA PERJALANAN DINAS FIKTIF

BU | Liputan Khusus | Senang Dulu Susah Kemudian, 6 Pns Cantik Jadi Terdakwa Perjalanan Dinas Fiktif


Sebanyak 14 PNS Dispenda Gianyar menjadi terdakwa dugaan kasus korupsi perjalanan dinas fiktif tahun 2012 silam di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (18/11/2015)

Denpasar, BU
Sang Ayu Made Ika Kencana Dewi, Ni Ketut Juniantari, Ni Wayan Suciasih, Ni Ketut Suniawati, Ni Made Ayu Purniasih, dan AA Istri Agung Yunariwati berjalan beriringan keluar dari ruang sidang Pengadilan Tipikor Denpasar, Bali, Rabu (18/11/2015). Menutup wajahnya dengan sapu tangan putih, para pegawai Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda)Gianyar ini usai menjalani sidang perdana dugaan korupsi perjalanan dinas tahun 2012 silam.

Perjalanan Dinas Fiktif, Bukannya ke Depok Malah ke Bangkok

Tak hanya 6 perempuan muda itu saja, tetapi mereka menjadi terdakwa bersama 8 sejawat pria yang sama-sama pegawai di Dispenda Pemkab Gianyar. Mereka kongkalikong melakukan perjalanan dinas fiktif yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 94.900.000.

"Perbuatan terdakwa diancam pidana dalam pasal 2 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 18 ayat 1 huruf b No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP," ujar Jaksa Hari Soetopo.

Pada sidang yang dipimpin majelis hakim Dewa Suarditha, Miftahul, dan Wayan Sukanila ini, 14 pegawai Pemkab Gianyar ini juga didakwa subsider pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 18 ayat 1 huruf b Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP. Menurut JPU Hari Soetopo, kasus ini terjadi pada tiga tahun silam.

Di mana pada tanggal 25 Oktober 2012 silam, ke-14 pegawai Dispenda Pemkab Gianyar tersebut mendapat perintah dari Kepala Dispenda Gianyar untuk melakukan studi banding ke Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPK) Kota Depok. Seluruh biaya kegiatan dibebankan kepada APBD Pemkab Gianyar. Namun, ternyata perjalanan dinas ini diduga fiktif. Mereka justru bertamasya di sejumlah kawasan baik di Jakarta maupun ke Bangkok, Thailand. Sehingga dari hasil penghitungan yang dilakukan BPKP Perwakilan Bali, ke-14 orang ini merugikan keuangan negara sebesar Rp 94.900.000.

Usai mndengarkan pembacaan dakwaan, para terdakwa melalui kuasa hukumnya langsung menanggapi. Terdakwa Made Juniantari melalui kuasa hukum yaitu Gede Ade Sariasi mengajukan eksepsi. Terdakwa Dewa Made Putra melalui kuasa hukumnya I Made Loster meminta pengalihan tahanan. Terdakwa Ketut Ritama dengan kuasa hukumnya Bernadin tidak mengajukan eksepsi, tapi mengajukan pengalihan penahanan.

Sedangkan Hidayat Permana yang menjadi kuasa hukum 10 terdakwa lainnya hanya mengajukan eksepsi. Sementara untuk terdakwa Sang Ayu Made Ika Kencana Dewi belum memberikan jawaban, karena belum didampingi kuasa hukum. (*)



Share on :


Sumber : tribunnews.com




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 857744


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA