Selasa, 24 April 2018

487 Sarjana Diwisuda, Rektor: Unigal Berdaya Saing Global | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
6495
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
5602
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5150
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
4141
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
05
130
4099
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
06
484
4042
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3684
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3358
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2631
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
10
552
2573
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2535
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
12
655
2525
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
2457
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
14
129
2410
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
15
382
2253
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2233
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
17
683
2228
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
18
267
2154
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
19
117
2145
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
20
108
2112
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BACA JUGA .....

Irwasda Polda Kalbar Ajak Transparansi

BU | 16 Apr 2018 | 11:43 | 1812

Workshop hasil evaluasi implementasi Sistim Keuangan Desa...


Wakapolda Kalbar Asistensi Polres Melawi

BU | 16 Apr 2018 | 10:49 | 1811

Atas ijin Kapolda, Wakapolda Kalimantan Barat (Kalbar)...


BU | 23 Mar 2017 | 12:46:31 | 1161 | News Maker | Dibaca : 306 kali

DPR: PT Asabri dan Taspen Segera Lebur ke BPJS Ketenagakerjaan

BU | News Maker | Dpr: Pt Asabri Dan Taspen Segera Lebur Ke Bpjs Ketenagakerjaan


Jakarta, BU

Untuk membentuk tim koordinasi proses melebur dan bergabungnya PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) dan PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Komisi IX DPR akan segera mengadakan rapat bersama. Rapat bersama itu yakni Komisi IX DPR, BPJS Ketenagakerjaan, PT Asabri dan PT Taspen.

Hal itu ditegaskan anggota Komisi IX DPR, Irgan Chairul Mahfiz dan Elva Hartarti dalam rapat kerja dengan BPJS Ketenagakerjaan di DPR, Jakarta, Selasa (21/3). Pada kesempatan itu Irgan meminta pemimpin rapat kerja itu agar segera membuat agenda untuk memanggil semua pihak yang berkepentingan dan harus terlibat dalam proses transformasi dua perusahaan asuransi tersebut.

“Kita harus panggil semua ikut rapat, kita membentuk tim koordinasi transformasinya PT Asabri dan PT Taspen ke BPJS Ketegakerjaan. Ini perintah undang-undang, supaya dua perusahaan itu segera melebut ke BPJS Ketenagakerjaan” kata Irgan. Hal senada disampaikan Elva Hartarti. Ia menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan harus bekerja keras agar dua perusahaan itu segera melebur dan bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan. Pada kesempatan itu, Direktur BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, mengatakan, sampai saat ini proses melebur dan bergabungnya dua perusahaan tersebut ke BPJS Ketenagakerjaan belum dimulai karena belum dibentuknya tim koordinasi untuk itu.

“Masalahnya belum dibentuk tim koordinasi untuk proses peleburan dan penggabungan,” kata dia. Melebur dan bergabungnya PT Asabri dan PT Taspen ke BPJS Ketenagakerjaan merupakan perintah undang-undang (uu).

Pasal 5 ayat (2) UU 40 / 2000 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) berbunyi,”Sejak berlakunya Undang-undang ini, badan penyelenggara jaminan sosial yang ada dinyatakan sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial menurut Undang-undang ini.” Ayat (3) pasal yang sama uu yang sama pula berbunyi,”Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah : a. Perusahaan Perseroan (Persero) Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek); b. Perusahaan Perseroan (Persero) Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen); c. Perusahaan Perseroan (Persero) Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri); dan d. Perusahaan Perseroan (Persero) Asuransi Kesehatan Indonesia (Askes). Ayat (4) berbunyi,”Dalam hal diperlukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial selain dimaksud pada ayat (3), dapat dibentuk yang baru dengan Undang-undang.” Pasal 5 ayat (1) UU 23 / 2011 tentang BPJS, menyatakan, berdasarkan Undang-Undang ini dibentuk BPJS. Ayat (2) menyatakan, BPJS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Pasal 6 ayat (1) UU BPJS menyatakan, BPJS Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) huruf a menyelenggarakan program jaminan kesehatan. Pasal 6 ayat (2) UU yang sama menyatakan, BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) huruf b menyelenggarakan program jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kematian. Pasal 65 ayat (1) UU BPJS menyatakan, PT Asabri menyelesaikan pengalihan program Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dan program pembayaran pensiun ke BPJS Ketenagakerjaan paling lambat tahun 2029. Pasal 65 ayat (2) UU BPJS menyatakan, PT Taspen menyelesaikan pengalihan program tabungan hari tua dan program pembayaran pensiun dari PT Taspen ke BPJS Ketenagakerjaan paling lambat tahun 2029.

Pasal 66 UU BPJS menyatakan, ketentuan mengenai tata cara pengalihan program Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dan program pembayaran pensiun dari PT Asabri dan pengalihan program tabungan hari tua dan program pembayaran pensiun dari PT Taspen (Persero) ke BPJS Ketenagakerjaan diatur dengan Peraturan Pemerintah. Sebelumnya, Koordinator BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan dalam UU 24 / 2011 tersebut dinyatakan secara tegas PT Taspen dan PT Asabri dengan sendirinya akan hilang dan seluruh fungsinya melebur ke dalam BPJS Ketenagakerjaan paling lambat pada 2029. “Kalau PT Taspen mengatakan masuk BPJS Ketenagakerjaan tapi dalam format tersendiri itu tidak boleh. Nama Taspen dan Asabri akan hilang dengan sendirinya, semua masuk dalam BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Menurutnya, keinginan PT Taspen itu akan bisa terealisasi apabila pemerintah membuat regulasi baru yang bersifat lex spesialis yang menggantikan UU 24/2011. Namun menurut Timboel hal itu tidak mungkin karena terkait UU yang mengatur tentang BPJS saat ini tidak masuk dalam program legislasi nasional. (Yati S/R Tobing)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 197784


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA