Selasa, 19 Februari 2019

Rahmad Halilintar Laporkan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Solok ke Polisi | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
9182
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7527
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
03
660
6196
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
04
914
6027
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5684
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4759
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4659
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
4198
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3465
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
10
119
3402
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
11
100
3378
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
3178
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
3119
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2945
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2850
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2823
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
17
129
2797
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
18
1920
2771
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
19
382
2748
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2705
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Bupati Sidoarjo Apresiasi Zona Integrita

BU | 19 Dec 2018 | 08:13 | 2352

Sebagai bentuk komitmen mewujudkan lingkungan yang bebas...


Polda Kalbar Akan Gelar Ops Lilin Kapuas

BU | 16 Dec 2018 | 03:38 | 2349

Dalam rangka kesiapan pelaksanaan Pengamanan Natal 2018 dan


BU | 31 Aug 2017 | 08:08:31 | 1411 | Investigasi | Dibaca : 582 kali

20 TAHUN PENJARA ANCAM KADES SUKARESIK

BU | Investigasi | 20 Tahun Penjara Ancam Kades Sukaresik


Kasi Pidsus Kejari Ciamis Faetoni Yosy Abdullah SH
Ciamis (Jabar), BU
Tepatnya Pada Hari Kamis (24/08/2017) pukul 13:30,Kejaksaan Negri Ciamis sesudah memeriksa tersangka berinisial IA dan berkas dinyatakan lengkap langsung membawanya ke lembaga pemasyarakatan kelas 11 B Ciamis untuk dititipkan guna proses persidangan. Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Ciamis, Faetoni Yosy Abdullah,SH. diruang kerjanya seusai menitipkan IA di Lembaga Pemasyarakatan Ciamis, kepada para wartawan  mengatakan penangkapan IA, pria asal Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran (Oknum Kepala Desa) karena diduga melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan negara sekitar Rp. 80Juta. Kasi Pidsus menjelaskan kerugian yang disebabkan IA dari sisi pembangunan infrastruktur yang tidak sesuai dengan spek yang dilakukanya sejak tahun 2014 yang bersumber dari bantuan keuangan  dari provinsi Jawa Barat atau Banprov dan keuangan yang bersumber dari Anggaran APBD Kabupaten Pangandaran.

“Uang itu juga digunakan pelaku untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain. Sebagian uang ada yang sudah dipakai belanja pribadi dan  ada juga yang diberikan kepada orang lain. Namun apapun itu, mau untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain disebut korupsi, sedikit atau banyak jumlahnya tetap menyalahi aturan", terang Faetoni.



Akibat perbuatannya itu, IA dijerat  dengan Pasal 2 ayat (1) pasal 3 dan pasal 8 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah di ubah dengan Undang-Undang  Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara,"paparnya. Ditambahkan Faetoni, kasus ini merupakan kasus pelimpahan dari Polres Ciamis, kemudian berkas yang masuk kami periksa dan dinyatakan lengkap untuk dinaikkan ketahap selanjutnya yaitu ke persidangan Tindak Pidana Korupsi di Bandung dan saat ini tersangka Oknum Kepala Desa itu di titipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 2 B Ciamis.

Faetoni Menghimbau Kepada Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Para Kepala Desa dan Masyarakat, ketika menggunakan pekerjaaan yang bersumber dari uang negara baik dari dana APBD maupun APBN, termasuk keuangan yang masuk ke Desa seperti Anggaran Dana Desa (ADD) bantuan keuangan dari provinsi (Bankeu) maupun Dana Desa (DD) pergunakan untuk peruntukannya sesuai mekanisme aturan yang telah ada jangan sekali kali tergiur dengan banyaknya uang yang masuk, jika itu dilakukan artinya melaksanakan sesuai mekanisme aturan Insha Allah semua akan aman," tapi jika anda melakukan sesuatu  yang tidak sesuai dengan aturan, apalagi memperkaya diri sendiri maka 20 Tahun Penjara mengancamnya," tegas Faetoni. (tim)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 200094


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA