Jumat, 20 April 2018

Kapolres Ciamis Tinjau Lokasi Longor Desa Windureja Kawali | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
6481
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
5585
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5146
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
4117
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
05
130
4093
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
06
484
4030
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3673
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3353
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2628
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
10
655
2520
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
11
702
2452
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
12
552
2310
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
13
551
2268
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
14
382
2247
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
15
10
2229
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2223
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
17
267
2150
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
18
117
2142
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
19
129
2132
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
20
108
2106
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BACA JUGA .....

Irwasda Polda Kalbar Ajak Transparansi

BU | 16 Apr 2018 | 11:43 | 1812

Workshop hasil evaluasi implementasi Sistim Keuangan Desa...


Wakapolda Kalbar Asistensi Polres Melawi

BU | 16 Apr 2018 | 10:49 | 1811

Atas ijin Kapolda, Wakapolda Kalimantan Barat (Kalbar)...


BU | 31 Aug 2017 | 08:08:31 | 1411 | Investigasi | Dibaca : 319 kali

20 TAHUN PENJARA ANCAM KADES SUKARESIK

BU | Investigasi | 20 Tahun Penjara Ancam Kades Sukaresik


Kasi Pidsus Kejari Ciamis Faetoni Yosy Abdullah SH
Ciamis (Jabar), BU
Tepatnya Pada Hari Kamis (24/08/2017) pukul 13:30,Kejaksaan Negri Ciamis sesudah memeriksa tersangka berinisial IA dan berkas dinyatakan lengkap langsung membawanya ke lembaga pemasyarakatan kelas 11 B Ciamis untuk dititipkan guna proses persidangan. Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Ciamis, Faetoni Yosy Abdullah,SH. diruang kerjanya seusai menitipkan IA di Lembaga Pemasyarakatan Ciamis, kepada para wartawan  mengatakan penangkapan IA, pria asal Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran (Oknum Kepala Desa) karena diduga melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan negara sekitar Rp. 80Juta. Kasi Pidsus menjelaskan kerugian yang disebabkan IA dari sisi pembangunan infrastruktur yang tidak sesuai dengan spek yang dilakukanya sejak tahun 2014 yang bersumber dari bantuan keuangan  dari provinsi Jawa Barat atau Banprov dan keuangan yang bersumber dari Anggaran APBD Kabupaten Pangandaran.

“Uang itu juga digunakan pelaku untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain. Sebagian uang ada yang sudah dipakai belanja pribadi dan  ada juga yang diberikan kepada orang lain. Namun apapun itu, mau untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain disebut korupsi, sedikit atau banyak jumlahnya tetap menyalahi aturan", terang Faetoni.



Akibat perbuatannya itu, IA dijerat  dengan Pasal 2 ayat (1) pasal 3 dan pasal 8 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah di ubah dengan Undang-Undang  Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara,"paparnya. Ditambahkan Faetoni, kasus ini merupakan kasus pelimpahan dari Polres Ciamis, kemudian berkas yang masuk kami periksa dan dinyatakan lengkap untuk dinaikkan ketahap selanjutnya yaitu ke persidangan Tindak Pidana Korupsi di Bandung dan saat ini tersangka Oknum Kepala Desa itu di titipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 2 B Ciamis.

Faetoni Menghimbau Kepada Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Para Kepala Desa dan Masyarakat, ketika menggunakan pekerjaaan yang bersumber dari uang negara baik dari dana APBD maupun APBN, termasuk keuangan yang masuk ke Desa seperti Anggaran Dana Desa (ADD) bantuan keuangan dari provinsi (Bankeu) maupun Dana Desa (DD) pergunakan untuk peruntukannya sesuai mekanisme aturan yang telah ada jangan sekali kali tergiur dengan banyaknya uang yang masuk, jika itu dilakukan artinya melaksanakan sesuai mekanisme aturan Insha Allah semua akan aman," tapi jika anda melakukan sesuatu  yang tidak sesuai dengan aturan, apalagi memperkaya diri sendiri maka 20 Tahun Penjara mengancamnya," tegas Faetoni. (tim)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 200845


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA