Minggu, 21 Januari 2018

Debt Collector Leassing Merajalela, Polsek Cibadak Sukabumi Ambil Sikap | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
5859
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
02
914
4925
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
03
696
4793
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
04
130
3851
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
05
660
3629
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
06
484
3616
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3317
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3015
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2433
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
10
655
2369
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
11
702
2282
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
2087
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
13
382
2055
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
14
10
2050
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2046
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
16
552
1991
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
17
117
1972
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
18
267
1970
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
19
129
1967
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
20
108
1932
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BACA JUGA .....

Apel Bersama TNI-Polri di Makorem

BU | 18 Jan 2018 | 09:20 | 1692

Dua pejabat tinggi di TNI-Polri yang notabene putra daerah..


Saatnya Sarjana Solok Ciptakan Peluang

BU | 30 Dec 2017 | 01:53 | 1655

Sudah saatnya para sarjana di Kabupaten Solok menciptakan...


BU | 02 Sep 2017 | 05:26:30 | 1429 | Horison | Dibaca : 87 kali

KEMANDIRIAN SEKOLAH TANPA ANGGARAN BOS

BU | Horison | Kemandirian Sekolah Tanpa Anggaran Bos


Drs. H. Muhlisin Bisyri, Se.,M.Ag.,MM
Demak, BU
Pengambilalihan pengelolaan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan oleh Provinsi awal tahun 2017, Tertuang dalam UU Nomor 23 tahun 2014, Pemerintah Daerah bertanggung jawab terhadap pendidikan dasar setingkat SDN dan pendidikan menengah pertama setingkat SMPN, sedangkan Pemerintah Provinsi bertanggung jawab atas pendidikan setingkat SMAN dan SMKN, mengenai adanya peralihan tersebut, Drs. H. Muhlisin Bisyri, Se.,M.Ag.,MM yang menjabat sebagai kepala sekolah di SMK Futuhiyyah Mranggen selama 19 tahun dan pernah menjabat sebagai rektor di Univesitas Sembilan di Kota Semarang berpendapat, terkait apakah ada perubahan saat SMAN/SMKN yang dulu menjadi naungan Kabupaten/Kota hingga sekarang menjadi naungan Provinsi, menurutnya kalau penilaiannya sekarang rasanya kurang tepat karena baru beberapa bulan berjalan.

Muhlisin Bisyri atau yang sering disapa Kyai menilai, sebelum di Kabupaten hingga setelahnya lalu kembali ke Provinsi, perbandingannya ketika di Provinsi sekolah SMK masih sederhana, artinya fase pertama proses regulasi masih sederhana. Diceritakan pula ketika itu SMK di Kabupaten Demak sebanyak delapan bisa juga lebih dan salah satunya SMK Futuhiyyah menjadi korban kolam Provinsi, karena proses perijinan mendirikan SMK pada waktu itu sangat luar biasa dan sangat menguras tenaga, mulai dari yang paling rendah, rekomendasi Bupati, verifikasi Dinas Pendidikan Kabupaten, setelah semua selesai baru ke Provinsi, itupun belum selesai masih ada verifikasi lagi setelah itu baru keluar ijin. Senin (14/8/2017).

Semakin banyaknya berdirinya sekolah SMA maupun SMK swasta, menurutnya dari pengamatan sejauh ini daya tarik masyarakat lebih condong ke sekolah kejuruan yang sudah diterima oleh masyarakat, untuk perbandinganya saya tidak begitu mengingatnya, paling tidak bisa dilihat alkultur siswa dalam keikutsertaan ujian, itu menjadi indikator yang sangat riil. Adakah Pemerintah memberikan anggaran diluar BOS untuk SMK swasta, khususnya melalui anggaran APBD I atau APBD II, Muhlisin Bisyri menjawab tidak ada, Stimulasi aktivity pemberian bantuan hanya berupa DAK dan itupun terbatas sekali.

DAK tahun ini didapat oleh SMK Karang Lentok yang lain tidak ada sama sekali, Dulu ketika DAK turun di tingkat Kabupaten, persaingan hanya ada di lokal Kabupaten, sekarang dibawah naungan Provinsi persaingannya akan lebih besar, karena di Provinsi sendiri terdapat 1300 lebih sekolah SMK baik negeri maupun swasta. Adapun edaran Provinsi, bagi sekolah yang sudah mendapatkan DAK, bila mendapatkan panggilan Pemerintah Pusat terkait anggaran APBN, diharapkan sekolah yang sudah mendapatkan untuk sekiranya tidak berangkat, bilamana tetap berangkat akan tetap ditolak dengan tujuan, supaya anggaran di tahun 2017 merata, beda sewaktu dibawah naungan Kabupaten, mau mendapatkan DAK Kabupaten, DAK Provinsi maupun DAK Pusat, tinggal bagaimana trik dari masing-masing sekolah, ujarnya.

Untuk sekolah kami, anggaran BOS yang diterima kurang mencukupi sehingga pembiayaan diluar BOS seperti SPP masih tetap berjalan, Penggunaan anggaran BOS sangatlah spesifik, ada bermacam-macam embrio yang terdapat pada aturan BOS, termasuk embrio untuk kebutuhan sekolah diantaranya embrio kesejahteraan, embrio pengembangan operasional dan lain-lain, Menurut kepala sekolah yang satu ini bilamana harus memilih, secara pribadi untuk tidak menerima anggaran BOS, akan tetapi harus berbentuk kebijakan secara skala Nasional, ada BOS maupun tidak lebih baik tidak, ungkapnya.

"Sekolah punya kemerdekaan dan kemandirian, sebelum ada BOS sekolah bisa memungut biaya, sekarang dengan adanya BOS sekolah tidak bisa berbuat apa-apa, Dengan adanya BOS, kalangan masyarakat berpendapat sekolah gratis, tanpa pungutan dan lain-lain. Saat ini sekolah sangat terpasung dan benar-benar memasung. (Pram / Teguh)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 268443


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA