Jumat, 18 Januari 2019

MINANGKABAU CUP II WILAYAH 1 DIBUKA RESMI OLEH EXCO ASKAB PSSI KAB SOLOK OSSIE GUMANTI | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
9019
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7368
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
03
660
5962
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
04
914
5960
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5537
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4704
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4568
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
4127
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3376
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3315
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
11
119
3231
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
3113
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
3055
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2911
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2791
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2764
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
17
129
2763
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2709
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2700
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2657
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Bupati Sidoarjo Apresiasi Zona Integrita

BU | 19 Dec 2018 | 08:13 | 2352

Sebagai bentuk komitmen mewujudkan lingkungan yang bebas...


Polda Kalbar Akan Gelar Ops Lilin Kapuas

BU | 16 Dec 2018 | 03:38 | 2349

Dalam rangka kesiapan pelaksanaan Pengamanan Natal 2018 dan


BU | 19 Sep 2017 | 03:49:30 | 1459 | News Maker | Dibaca : 363 kali

DIDUGA CALO CALO BANK SEMAKIN MERAJALELA

BU | News Maker | Diduga Calo Calo Bank Semakin Merajalela



Depok, BU
Berhati-hatilah ketika anda meminjam ke Bank atau Koperasi, ternyata ada dugaan manipulasi data nasabah, sampai E-KTP ataupun Kartu Keluarga dapat juga dipalsukan. Pasalnya pihak Bank Bukopin membuka Cabang Koperasi Gilang Gemilang yang beralamat di jalan Raya Depok.

Oknum calo Bank atau Koperasi Gilang Gemilang bernama Dicky, Vetra, Dadang diduga telah melakukan tindakan melanggar hukum dengan cara memalsukan Identitas Nasabah agar pengajuan Nasabahnya bisa dicairkan sesuai harapan.

Menurut Nasabah Koperasi Gilang Gemilang yang merasa dirugikan karena Identitasnya telah dirubah oleh para calo calo, yaitu SJ (70) (inisial-red) menjelaskan, “saya korban dan tidak pernah tahu kalau data saya dipalsukan saya mau mutasi dari Bank BTPN ke Bank Bukopin tapi pihak Koperasi Gilang Gemilang yang bekerja sama dengan Bank Bukopin menawarkan kepada saya dan untuk pengurusan dari Bank BTPN mereka yang mau urus sampai selesai jadi saya urusannya nanti dengan Koperasi Gilang Gemilang aja", tutur SJ.

Pada tanggal 01/2/2017 SJ (70) mendapat pencairan di Koperasi Gilang Gemilang sebesar Rp.21.000,000 (Dua puluh satu juta rupiah), dengan potongan potongan lainnya yang berjumlah sangat besar akhirnya SJ menerima uang hanya sebesar Rp.2.000.000 (Dua juta rupiah) Nasabah merasa dirugikan oleh Pihak Koperasi dengan alasan mutasi namun ternyata Bank BTPN masih menagih dan memotong gajinya."Saya dipanggil sama orang Koperasi Gilang Gemilang masalah SK saya asli atau palsunya, karena saya tidak tau apa apa saya jawab jujur bahwa urusan pinjaman saya di urus sama Dicky dan rekan rekan mereka" tambahnya.



Ketika Media Bhayangkara utama konfirmasi sekaligus klarifikasi ke Koperasi Gilang Gemilang atas dasar pengaduan dari nasabah tersebut pihak Koperasi yang bernama Basuki mengatakan "Data nasabah sudah kami cek ke kantor ASABRI tidak ada masalah ASABRI mengatakan itu asli makanya kami terima untuk pencairan tapi yang bikin kami bingung kenapa SK atau datanya ada dua? Di Bank BTPN SK ibu ini masih ada disana, berarti data tersebut ada yang menggandakan atau memalsukan" tuturnya kepada Bhayangkara Utama, Kamis (7/9/17)

“Berdasarkan Data Identitas Pengajuan sebelumnya dan Data dari ASABRI itu tidak berbeda dengan yang aslinya akhirnya pihak Bank Bukopin dan Koperasi Gilang Gemilang mempertanyakan Keaslian SK saya, padahal perubahan Identitas saya didalam SK bukan tindakan saya tetapi itu semua dilakukan oleh calo calo yang mengurus pinjaman saya yaitu Dicky dan rekan rekan karena Dicky itu mengaku orang Koperasi Gilang Gemilang" kata SJ dengan nada kesal.

“Dalam hal perubahan Identitas, kami tidak tahu menahu, Soalnya waktu itu yang mengurus Pinjaman orangnya sudah keluar dan Dicky itu sudah lama dipecat, kalau kami bekerja sesuai peraturan perusahaan, ketika Nasabah mengajukan pinjaman atau top up yang bersangkutan itu harus hadir ke kantor untuk diberikan penjelasan masalah utangnya yang masih tersisa dan menandatangani surat ketika saya kirim surat pengajuan ke pusat dengan yang aslinya, jelasnya waktu itu yang mengurus pengajuan Pinjaman Atas Nama SJ adalah M. Kadafi.” Pungkasnya. (Yati. S/R.Tobing)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 290301


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA