Jumat, 27 April 2018

Tanpa Sungkan, Wakapolresta Bogor Kota Dorong Angkot Mogok | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
6543
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
5619
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5165
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
4170
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
05
130
4108
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
06
484
4064
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3700
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3369
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2646
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
10
552
2586
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2545
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
12
655
2534
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
2468
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
14
129
2419
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
15
382
2261
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2243
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
17
683
2236
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
18
267
2160
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
19
117
2156
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
20
108
2120
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BACA JUGA .....

Wakapolresta Bogor Kota Dorong Angkot

BU | 26 Apr 2018 | 07:29 | 1837

Tanpa sungkan Wakapolresta Bogor Kota AKBP Rantau Isnur Eka


Irwasda Polda Kalbar Ajak Transparansi

BU | 16 Apr 2018 | 11:43 | 1812

Workshop hasil evaluasi implementasi Sistim Keuangan Desa...


BU | 19 Sep 2017 | 03:49:30 | 1459 | News Maker | Dibaca : 141 kali

DIDUGA CALO CALO BANK SEMAKIN MERAJALELA

BU | News Maker | Diduga Calo Calo Bank Semakin Merajalela



Depok, BU
Berhati-hatilah ketika anda meminjam ke Bank atau Koperasi, ternyata ada dugaan manipulasi data nasabah, sampai E-KTP ataupun Kartu Keluarga dapat juga dipalsukan. Pasalnya pihak Bank Bukopin membuka Cabang Koperasi Gilang Gemilang yang beralamat di jalan Raya Depok.

Oknum calo Bank atau Koperasi Gilang Gemilang bernama Dicky, Vetra, Dadang diduga telah melakukan tindakan melanggar hukum dengan cara memalsukan Identitas Nasabah agar pengajuan Nasabahnya bisa dicairkan sesuai harapan.

Menurut Nasabah Koperasi Gilang Gemilang yang merasa dirugikan karena Identitasnya telah dirubah oleh para calo calo, yaitu SJ (70) (inisial-red) menjelaskan, “saya korban dan tidak pernah tahu kalau data saya dipalsukan saya mau mutasi dari Bank BTPN ke Bank Bukopin tapi pihak Koperasi Gilang Gemilang yang bekerja sama dengan Bank Bukopin menawarkan kepada saya dan untuk pengurusan dari Bank BTPN mereka yang mau urus sampai selesai jadi saya urusannya nanti dengan Koperasi Gilang Gemilang aja", tutur SJ.

Pada tanggal 01/2/2017 SJ (70) mendapat pencairan di Koperasi Gilang Gemilang sebesar Rp.21.000,000 (Dua puluh satu juta rupiah), dengan potongan potongan lainnya yang berjumlah sangat besar akhirnya SJ menerima uang hanya sebesar Rp.2.000.000 (Dua juta rupiah) Nasabah merasa dirugikan oleh Pihak Koperasi dengan alasan mutasi namun ternyata Bank BTPN masih menagih dan memotong gajinya."Saya dipanggil sama orang Koperasi Gilang Gemilang masalah SK saya asli atau palsunya, karena saya tidak tau apa apa saya jawab jujur bahwa urusan pinjaman saya di urus sama Dicky dan rekan rekan mereka" tambahnya.



Ketika Media Bhayangkara utama konfirmasi sekaligus klarifikasi ke Koperasi Gilang Gemilang atas dasar pengaduan dari nasabah tersebut pihak Koperasi yang bernama Basuki mengatakan "Data nasabah sudah kami cek ke kantor ASABRI tidak ada masalah ASABRI mengatakan itu asli makanya kami terima untuk pencairan tapi yang bikin kami bingung kenapa SK atau datanya ada dua? Di Bank BTPN SK ibu ini masih ada disana, berarti data tersebut ada yang menggandakan atau memalsukan" tuturnya kepada Bhayangkara Utama, Kamis (7/9/17)

“Berdasarkan Data Identitas Pengajuan sebelumnya dan Data dari ASABRI itu tidak berbeda dengan yang aslinya akhirnya pihak Bank Bukopin dan Koperasi Gilang Gemilang mempertanyakan Keaslian SK saya, padahal perubahan Identitas saya didalam SK bukan tindakan saya tetapi itu semua dilakukan oleh calo calo yang mengurus pinjaman saya yaitu Dicky dan rekan rekan karena Dicky itu mengaku orang Koperasi Gilang Gemilang" kata SJ dengan nada kesal.

“Dalam hal perubahan Identitas, kami tidak tahu menahu, Soalnya waktu itu yang mengurus Pinjaman orangnya sudah keluar dan Dicky itu sudah lama dipecat, kalau kami bekerja sesuai peraturan perusahaan, ketika Nasabah mengajukan pinjaman atau top up yang bersangkutan itu harus hadir ke kantor untuk diberikan penjelasan masalah utangnya yang masih tersisa dan menandatangani surat ketika saya kirim surat pengajuan ke pusat dengan yang aslinya, jelasnya waktu itu yang mengurus pengajuan Pinjaman Atas Nama SJ adalah M. Kadafi.” Pungkasnya. (Yati. S/R.Tobing)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 567067


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA