Rabu, 14 November 2018

AUDIENSI TERKAIT KEGIATAN SYIAR DAN SILATURAHIM KEKHALIFAHAN ISLAM SE-DUNIA 1440H DI BOGOR | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
8550
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7011
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5815
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5504
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5244
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4589
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4393
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3976
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3232
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3189
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
3020
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
12
119
2990
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
2952
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2846
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2710
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2675
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
17
10
2665
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2623
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2583
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2562
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Polsek Menukung Galang Pemilu Damai

BU | 09 Nov 2018 | 10:53 | 2236

Bhabinkamtibmas Polsek Menukung Brigadir M. Nasran...


Polsek Ella Hillir Ajak Pemilu Damai

BU | 09 Nov 2018 | 10:17 | 2235

Untuk menunjang kinerja Polri khususnya Polsek Ella Hilir...


BU | 19 Dec 2017 | 04:21:31 | 1640 | Warta Utama | Dibaca : 318 kali

Sungai Cilatak Tersumbat Ratusan Hektar Sawah dan Rumah Kebanjiran

BU | Warta Utama | Sungai Cilatak Tersumbat Ratusan Hektar Sawah Dan Rumah Kebanjiran

Pandeglang. BU
Petani Desa Bojen Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang- Banten, terancam gagal panen akibat sawah mereka yang baru ditanam terendam banjir.

"Banjir merendam sawah yang baru ditanam, petani terancam gagal panen karena tanaman padi mereka akan membusuk," kata Ajum salah seorang petani di Bojen, Selasa (19/12/2017) .

Ia menjelaskan, hujan terus menguyur sawah di daerah Sobang Kabupaten Pandeglang. Jika akar hingga daun tertutup air maka tanaman padi tidak akan mampu bertahan.

"Setiap musim penghujan petani di Kecamatan Sobang sering mengalami gagal panen karena kiriman air dari Sungai Cilatak, yang sampai saat ini belum ada solusinya," katanya.

Mahmud seorang petani Desa Pangkalan Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang, mengatakan banjir merendam empat Desa di Kecamatan Soabang. Akibatnya sawah mereka tertutup luapan air sungai Cilatak .

Ia mengatakan tanaman padi usia kurang dua pekan akan membusuk jika luapan air sungai Cilatak terus naik. Apalagi curah hujan di Pandeglang masih tinggi sehingga banjir tidak akan surut dalam waktu dekat.



Sementara itu, Edah Novalia. salah seorang Bidan yang mengaku rumahnya ikut terendam banjir, hujan deras yang mengguyur Sobang sejak kemarin menyebabkan sejumlah wilayah banjir. Seperti yang terjadi di Desa Bojen, Air menggenangi gang dan masuk ke dalam rumah warga.

" Di sini kalau hujan memang banjir. Akibat luapan sungai cilatak, pemerintah belum ada upaya untuk mengatasi sungai tersebut, " Ungkap edah.

Berdasarkan pantauan Bayangkara Utama di lokasi, Selasa (19/12/2017) sekitar pukul 09.00 WIB, ketinggian air di lokasi tersebut mencapai 50 cm. Banjir merendam sekitar 100 rumah yang berada di wilayah Bojen.

Sementara itu, Kades Bojen, H. jumena. Mengaharapkan ada solusi dari Pemerintah Daerah untuk mengatasi sungai cilatak, yang mana dari tahun ke tahun luapan sungai cilatak,  merendam  ratusan hektar sawah serta merendam rumah warga di Desa Bojen.

" Tolong Pemerintah Daerah untuk segera menormalisasi sungai cilatak, agar para petani tidak gagal panen. " Jelas Jumena.
Ditempat terpisah, Camat Kecamatan Sobang, Atep Purnama. Mengatakan, Pesawahan maupun Rumah warga terendam banjir itu berada di tiga desa yakni Desa Kutamekar, Sobang dan Pangkalan.

" Akibat banjir yang menggenangi Pesawahan maupun rumah warga itu, Pihaknya belum mendata secara detail kerugian materi yang diderita oleh warga" Jelas Atep .



Lanjut Atep. Penyebab banjir ini salah satunya karena menyempitnya sungai Cilatak, sehingga banyak tersumbat dan juga belum dinormalisasinya sungai tersebut.

" mudah - mudahan tahun depan ada solusi dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat" pungkas atep. (Tardi )



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 362266


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA