Kamis, 21 Maret 2019

Rahmad Halilintar Laporkan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Solok ke Polisi | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
9296
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7654
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
03
660
6369
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
04
914
6076
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5826
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4802
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4750
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
4247
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
09
119
3563
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
10
552
3520
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
11
100
3455
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
3227
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
3159
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2981
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2899
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2858
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
17
1920
2827
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
18
129
2824
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
19
382
2798
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2748
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Bupati Sidoarjo Apresiasi Zona Integrita

BU | 19 Dec 2018 | 08:13 | 2352

Sebagai bentuk komitmen mewujudkan lingkungan yang bebas...


Polda Kalbar Akan Gelar Ops Lilin Kapuas

BU | 16 Dec 2018 | 03:38 | 2349

Dalam rangka kesiapan pelaksanaan Pengamanan Natal 2018 dan


BU | 18 Dec 2015 | 09:46:31 | 170 | Kawasan | Dibaca : 1276 kali

TELAT APEL KARENA BANTU PENGENDARA KECELAKAAN, ANGGOTA POLISI INI DITAMPAR KAPOLSEK HINGGA PINGSAN

BU | Kawasan | Telat Apel Karena Bantu Pengendara Kecelakaan, Anggota Polisi Ini Ditampar Kapolsek Hingga Pingsan


Brigadir Anche Sinaga saat dirawat di RS

Medan (Sumut), BU
Sikap dan tindakan Kapolsek yang satu ini memang tidak layak untuk ditiru. Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Harry Azhar tega memukul kepala anggotanya, Brigadir Anche Sinaga dengan sandal. Kasus ini dipastikan berbuntut panjang apalagi panganiayaan itu menyebabkan korban pingsan dan opname.

Kasus kekerasan yang dilakukan itu terjadi di Mako Polsek Medan Sunggal, Senin (14/12) malam.

Begini ceritanya. Penganiayaan terjadi saat Harry memimpin apel malam sekira pukul 21.00 WIB. Saat Harry memimpin dengan pakaian biasa dan sandal kulit, tiba-tiba Anche datang. Sadar sudah terlambat, Anche pun melapor ke Harry.

"Siap salah komandan," katanya. Melihat itu Harry sempat menanyakan alasan korban terlambat.

Kala itu Anche mengatakan terlambat karena membantu pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan ringan sekitar 1 km dari Polsek Medan Sunggal. Saat itulah, tanpa alasan jelas, Harry langsung melepas sandal kulitnya dan menghantamkannya ke kepala Anche.

Setelah itu, Harry memerintahkan korban yang sempoyongan masuk ke barisan. Namun sekitar 5 menit kemudian, Anche yang masih mengenakan seragam lengkap itu mendadak roboh dan pingsan.

Melihat itu, sejumlah personel yang ikut apel berniat menolong. Namun tak satu pun dari mereka yang berani karena Harry melarang. Anche pun dibiarkan tergeletak begitu saja hampir setengah jam lamanya.

Setelah apel selesai dan Harry masuk ke ruangan kerjanya, barulah sejumlah personel menolong dan melarikannya ke RS Bina Kasih yang lokasinya tak jauh dari Polsek Sunggal.

Sesampainya di rumah sakit, Anche masuk ruang IGD. "Saya sebenarnya sudah lepas piket malam itu. Dan jawaban yang saya beri sudah sesuai dengan keadaan," kata Anche saat ditemui di rumah sakit.

"Mungkin, dia (Harry) tak senang mendengar jawabanku saat itu. Dia (Harry) buka sandal dan terus memukul kepalaku. Aku sudah tidak kuat menahan sakit pukulan di kepala. Pandanganku gelap hingga akhirnya aku jatuh ke semen," ucapnya.

Pihak keluarga berencana melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Propam Poldasu. Salah seorang anggota keluarga korban yang ditemui di RS Bina Kasih mengatakan, bahwa pihaknya akan menuntut keadilan atas tindakan yang dilakukan Harry.

"Karena dia (Harry) itu menantu Jenderal L Simanjuntak, makanya dia itu arogan, suka-sukanya memukul anggota, kita gak terima," kata kerabat korban.

Kasus kekerasan atasan terhadap bawahan ini langsung diusut Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Poldasu. "Kita investigasi dan tindaklanjuti," tegas Kabid Propam Poldasu, Kombes Makmur Ginting, Selasa (15/12) sore.

Dia mengaku telah memerintahkan personel pengamanan internal (Paminal) untuk memintai keterangan Brigadir Anche yang masih dirawat di RS Bina Kasih. "Anggota sudah ke RS Bina Kasih, kasusnya masih ditindaklanjuti," tandasnya.

Sejumlah petugas Propam Poldasu dan Polresta Medan mendatangi Polsek Medan Sunggal Selasa siang. Kedatangan mereka untuk melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi yang melihat insiden tersebut.

Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto yang dikonfirmasi mengaku sedang mendalami lebih lanjut atas peristiwa tersebut.

"Masih dicek dan diambil keterangan oleh Provost (Polresta Medan)," katanya.

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Harry yang dihubungi tak banyak bicara. Dengan nada suara tinggi, Harry menyebut bahwa Anche lalai menjalankan tugas. Namun, Harry tak menjelaskan tugas seperti apa yang lalai dilakukan anggotanya itu. "Dia lalai, makanya ditegur," ujarnya. (mag-1/gib/deo)



Share on :


Sumber : potretnews.com




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 599499


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA