Senin, 22 Januari 2018

Debt Collector Leassing Merajalela, Polsek Cibadak Sukabumi Ambil Sikap | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
5869
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
02
914
4928
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
03
696
4810
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
04
130
3858
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
05
660
3633
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
06
484
3618
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3319
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3020
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2434
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
10
655
2373
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
11
702
2284
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
2091
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
13
382
2056
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
14
10
2052
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2049
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
16
552
1997
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
17
117
1973
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
18
267
1973
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
19
129
1970
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
20
108
1933
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BACA JUGA .....

Apel Bersama TNI-Polri di Makorem

BU | 18 Jan 2018 | 09:20 | 1692

Dua pejabat tinggi di TNI-Polri yang notabene putra daerah..


Saatnya Sarjana Solok Ciptakan Peluang

BU | 30 Dec 2017 | 01:53 | 1655

Sudah saatnya para sarjana di Kabupaten Solok menciptakan...


BU | 21 Dec 2015 | 03:00:31 | 174 | Gardanusa | Dibaca : 437 kali

BENTUK SDM YANG TERAMPIL DIBIDANG HUKUM, FAKULTAS HUKUM UMMY SOLOK GELAR PERADILAN SEMU HUKUM PIDANA

BU | Gardanusa | Bentuk Sdm Yang Terampil Dibidang Hukum, Fakultas Hukum Ummy Solok Gelar Peradilan Semu Hukum Pidana



Solok, BU

Dalam membentuk karakter seseorang diperlukan upaya serius dalam memberikan arahan dan bimbingan kepada seseorang tersebut. Upaya itu merupakan bagian mencerdaskan kehidupan bangsa agar bangsa benar-benar mandiri, berdaulat dan makmur.

Upaya mencerdaskan kehidupan bangsa adalah kewajiban setiap orang yang sudah tercerdaskan sebagai kontribusinya kepada bangsa atau negaranya sendiri. Selain itu, arahan dan bimbingan itu merupakan bentuk kepedulian seorang warga negara terhadap suatu masalah yang dihadapi oleh bangsanya sendiri. Hal tersebut mendasari Fakultas Hukum UMMY Solok untuk selalu berbenah diri mencetak generasi bangsa yang terampil dibidang hukum yaitu pembekalan kepada mahasiswanya dalam bidang hukum dengan menggelar acara pratikum peradilan semu (Mood Court) pidana dengan tema Proses peradilan tindak pidana pencabulan.

Acara pratikum yang digelar tersebut di ikuti oleh mahasiswa fakultas hukum dan seluruh civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Mahaputera Muhammad Yamin Solok terdiri dari Dekan Fakultas Hukum, Wakil Dekan Fakultas, dan Jajaran dosen yang telah lama membina generasi difakultas tersebut. Acara pratikum yang digelar tersebut mendatangkan pemateri dari berbagai kalangan diantaranya berasal dari fakultas hukum itu sendiri dan dari kalangan praktisi hukum lainnya. Arlis, S.Hi, M. Ag, MH, Dekan FHUK UMMY Solok dalam sambutannya berharap dengan digelarnya acara semacam itu dapat menambah wawasan mahasiswanya dan sangat berkeinginan untuk memajukan fakultas hukum UMMY. Ia menjelaskan bahwa saat ini Fakultas Hukum dibawah pimpinannya sedang dalam proses reakreditasi.

Ia juga menjelaskan bahwa fakultas hukum sudah dalam proses berbenah diri dan berharap fakultas hukum mampu membina SDM dibidang hukum untuk lebih baik lagi. "Acara pratikum peradilan semu ini digelar untuk menghasilkan lulusan fakultas hukum yang menguasai keterampilan hukum. Acara yang digelar ini berjalan seperti ini adalah atas jerih payah panitia penyelenggara dan kita semua agar kita bisa lebih baik kedepannya. Jerih payah yang kita lakukan itu seharusnya dibalas dengan kontribusi mahasiswa dimasyarakat. Buktikan keberadaan fakultas hukum kita benar-benar dibutuhkan dan berhak serta layak diperhitungkan oleh semua kalangan", ujar Arlis, S. Hi, M. Ag, MH dalam sambutannya sebagai pimpinan Fakultas Hukum UMMY. Dalam acara yang dipimpin oleh Adriyanti, SH, MH dan Ery Arianto, SH, MH tersebut, panitia menghadirkan pemateri dari berbagai kalangan selain dari internal fakultas hukum itu sendiri, diantaranya ada pengawas penyidik dari Polresta Solok, perwakilan kejaksaan negeri Solok, dan kalangan advokat/pengacara. Pihak polresta Solok yang diwakili oleh Tony Sitompul, dari kejaksaan negeri ada perwakilan Kajari dan dari praktisi lain ada Rio Rovan, SH, MH (Pengacara) bergantian memberikan materi dalam pratikum tersebut.

Dalam materinya, T. Sitompul, perwakilan dari kepolisian Kota Solok menjelaskan pentingnya memahami aturan yang berlaku agar tidak keluar dari koridor yang dapat merugikan diri sendiri. Ia menjelaskan perbuatan cabul yang dilakukan oleh siapapun merupakan perampasan kemerdekaan secara paksa. Acara pratikum yang digelar selama satu bulan penuh itu berlangsung aman dan tertib. Rahil Ramadhan, Anggota Biro Pendidikan DPC Permahi Cabang Padang yang hadir dalam pembekalan mahasiswa itu menyatakan bahwa fakultas hukum UMMY Solok pantas mendapatkan pembekalan agar benar-benar menguasai bidang ilmu yang dituntutnya.

Senada dengan rahil, Yendra Fetribel (Wakil Ketua DPK Gema Kosgoro Solok Raya) juga mendukung digelarnya acara tersebut. "Acara ini bagus untuk mahasiswa agar mampu memecahkan masalahnya dan masalah yang muncul dalam masyarakat dilingkungannya. Semoga Fakuktas Hukum UMMY Solok makin baik, berakreditasi B atau A dan mampu mencetak generasi penerus yang paham dan taat aturan dinegara hukum ini", kata Wakil Ketua DPK Gema Kosgoro Solok Raya, Yendra Fetribel, saat ditanyai pendapatnya ketika keluar dari ruangan praktik untuk berangkat makan siang. Advokat Rio Rovan, SH, MH dalam materinya mengatakan bahwa mahasiswa hukum itu harus berani menyatakan pendapatnya didepan umum dan tidak harus malu sepanjang dalam koridor hukum.

Mahasiswa Fakultas Hukum UMMY Solok diharapkan dapat berkontribusi dalam penegakan hukum karena almamaternya sudah ada MoU dengan berbagai pihak. Pratik beracara peradilan yang digelar tersebut dinilai menjadi muara dari segala yang dipelajari mahasiswa. Oleh sebab itu mahasiswa Fakultas Hukum UMMY Solok wajib mengikutinya. Hal itu disampaikan oleh setiap pemateri yang dihadirkan dalam acara tersebut. Menurut Rio Rovan, SH, MH mahasiswa hukum tidak boleh menjadi manusia yang tidak tahu cara beracara di pengadilan. " Setiap mahasiswa hukum harus paham hukum dan mentaatinya. Mahasiswa hukum juga harus mengerti bagaimana cara beracara dipengadilan. Bagaimana mau membela yang lemah jika mahasiswa hukum itu saja tidak paham aturan, kan aneh?," ujar Rio Rovan, SH.MH dalam materinya. **(Risko Mardianto)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 840981


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA