Rabu, 19 September 2018

Polres Tangerang Selatan Terima Bantuan 96 Helm dari Swasta | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
7941
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
6623
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5661
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5128
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
4943
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4471
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4205
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3799
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3093
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3008
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2929
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
12
702
2822
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
13
655
2773
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
14
119
2669
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2640
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2567
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
17
683
2560
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2535
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2487
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2476
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Parkir Liar Diamankan Polsek Pamulang

BU | 13 Sep 2018 | 02:51 | 2092

Tujuh personil Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan...


Polsek Cisauk Amankan 2 Tukang Parkir

BU | 13 Sep 2018 | 02:57 | 2091

Dua orang tukang parkir liar alias pak ogah diamankan di...


BU | 22 Dec 2015 | 07:48:31 | 178 | Warta Utama | Dibaca : 947 kali

DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN KOTA SOLOK SENGSARAKAN PETERNAK

BU | Warta Utama | Dinas Pertanian Dan Peternakan Kota Solok Sengsarakan Peternak



Solok, BU
Sektor pertenakan merupakan salah satu sektor yang menjadi Prioritas untuk di kembangkan oleh Pemerintahan Daerah Propinsi Sumatera Barat, sekaligus sebagai Program Nasional dalam pencapaian Swasembada daging, sehingga Pemerintah lagi giat-giatnya melasanakan pembinaan kepada Kelompok Ternak dan para penggiat Peternakan sapi, tapi lain hal nya yang terjadi di Kota Solok, tepat nya di Peternakan Pak Win warga Piai Kelurahan Tanah Garam Kota Solok, Peternakan nya mengalami kerugian setelah adanya campur tangan Pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Solok, kejadian bermula di bulan Desember 2014.

Peternakan Pak Win di datangi oleh petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Solok Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) untuk bersedia di ambil sampel darah ternak ternak nya yang berjumlah 20 ekor, pada awal nya Pak Win keberatan untuk di ambil sampel darah ternak nya, tapi karena beberapa kali di datangi petugas Keswan yang belakangan di ketahui bernama Jupri akhir nya pemilik ternak merasa tidak enak hati akhirnya mengizin kan ternak nya untuk di ambil sampel darah nya dan pemilik ternak tidak mengetahui sama sekali kegunaan sampel darah ternak nya di ambil.

Setelah petugas mengambil sampel darah ternak nya yang di duga petugas yang di tugaskan dari Balivet Baso Bukit Tinggi yang di dampingi beberapa orang petugas Keswan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Solok melakukan penyuntikan kepada tiap ternak nya, di sinilah kejadian apes yang menimpa ternak Pak Win bermula, selang sehari dari penyuntikan itu ternak nya mengalami gejala gangguan kesehatan seperti ternak nya ada yang muntah darah dan sebagian lagi mengalami tidak mau makan, saya heran dan sedikit bingung jelas Pak Win kok sapi nya tiba tiba jadi sakit setelah penyuntikan itu.

Padahal sebelum nya kondisi sapi sapi nya sehat dan segar segar, tapi setelah penyuntikan itu sapi nya mengalami penurunan kesehatan sehingga esok hari nya sapi nya itu mati satu, karena sapi nya mati setelah penyuntikan itu pak Win memberitahukan perihal tersebut kepada petugas Keswan yang datang membawa petugas dari Baso Bukit Tinggi bahwa sapi nya mati setelah penyuntikan, lalu petugas itu datang dan memeriksa sapi sapi milik nya yang sudah mulai lemas dan rata rata tidak mau makan, keesokan hari nya sapi nya mati satu lagi, dan petugas Kesehatan Hewan datang mengambil sampel kotoran sapi yang mengeras seperti semen dari sapi yang sudah mati tersebut, dan berusaha mengobati kesemua sapi milik Pak Win, tapi kondisi kesehatan hewan nya tak kunjung membaik tapi malah semakin menurun dan semakin kurus.

Akhirnya saya memberanikan diri untuk mendatangi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Solok untuk menanyakan bagaimana jalan keluar dari masalah sapi nya sakit dan mati tersebut, Kepala Dinas yang waktu itu di jabat oleh pak Jefrizal menjawab Pemkot tidak ada penggantian soal sapi yang mati, bagaikan petir di siang bolong sambil berlinang air mata akhir nya saya keluar dari kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Kota solok.

"bagaimana tidak pak saya orang kecil dan tak tahu apa-apa", mendapati jawaban dari Kepala Dinas seperti itu, "jelas pak Win lagi Akhirnya saya beranikan diri mengadukan persoalan ini ke ketua DPRD kota solok Bapak Boris dan sempat di panggil juga Dinas terkait ke DPRD tapi ya itu tadi lah pak sudah satu tahun persoalan ini tidak juga ada titik terang nya pak, saya bingung dan tidak tahu harus berbuat apalagi, semua usaha yang saya bangun dengan cara berhutang ke salah satu bank harus kandas karena tidak bertanggung jawab nya Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Solok ini, saya mengalami kerugian ratusan juta pak, saya terpaksa menjual sisa sapi yang sudah sakit dan kurus itu untuk menimalisir kerugian, dengan harga jual dibawah separo harga beli pak, habis gimana lagi pak dari pada mati semua nanti nya," ujar beliau kepada Pak Sultan Seny dan pak Dede anggota Divisi Intelijen Investigasi Lidik Krimsus RI yang di dapati lagi berbincang bincang soal masalah yang dihadapi pak Win tersebut.

Ini tidak bisa di biarkan, masa enak saja kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Solok lepas tangan begitu saja,tugas Dinas dan Pemerintahan adalah mendorong dan membina para penggiat peternakan ini untuk lebih maju dan berkembang,bukan membiarkan peternak menanggung kerugian akibat program atau pengendalian kesehatan hewan, ya pemerintah dalam hal ini harus berani mengakui kelalaian nya dan harus berani pula bertanggung jawab, terakhir saat di komfirmasi oleh kawan kawan media kepala dinas itu kata nya mau menganggarkan di anggaran perubahan uang pengganti sapi yang mati itu sebesar 15 juta, saya tak habis pikir ini rakyat di rugikan ratusan juta akibat diduga salah suntik itu, sangat tidak adil, dimana nurani Pejabat di Kota ini, kami akan laporkan ke dinas pertanian dan peternakan sumbar dan juga ke kementan," tukas Sultan Seny geram.

Saat diminta hasil uji labor kotoran sapi yang sudah mengeras seperti semen itu kabid Keswan bapak Taufik terkesan menutupi dan tidak mau memberikan data serta dokumen dokumen perihal kegiatan tersebut ujar pak Syafril ervinandus bendahara lidik krimsus ri solok raya" ada apa? dan kenapa pihak dinas terlalu menutupi soal ini", ujar nya Di tempat terpisah di temui Kadis Pertanian dan Peternakan Kota Solok membenarkan adanya masalah tersebut dan akan menganggarkan uang pengganti kerugian nya lebih kurang 15 juta," jelas pak Jefrizal. **(Syafril Ervinandus)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 470423


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA