Senin, 18 Februari 2019

Rahmad Halilintar Laporkan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Solok ke Polisi | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
9174
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7514
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
03
660
6188
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
04
914
6024
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5676
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4757
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4652
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
4194
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3458
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
10
119
3395
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
11
100
3370
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
3176
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
3115
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2943
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2847
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2817
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
17
129
2795
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
18
1920
2770
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
19
382
2746
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2703
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Bupati Sidoarjo Apresiasi Zona Integrita

BU | 19 Dec 2018 | 08:13 | 2352

Sebagai bentuk komitmen mewujudkan lingkungan yang bebas...


Polda Kalbar Akan Gelar Ops Lilin Kapuas

BU | 16 Dec 2018 | 03:38 | 2349

Dalam rangka kesiapan pelaksanaan Pengamanan Natal 2018 dan


BU | 15 Apr 2018 | 05:03:30 | 1807 | Horison | Dibaca : 278 kali

Bukan Isapan Jempol, Amerika Punya Hutang Triliyunan ke Indonesia, Ini Buktinya!

BU | Horison | Bukan Isapan Jempol, Amerika Punya Hutang Triliyunan Ke Indonesia, Ini Buktinya!


Ilustrasi.

Jakarta, BU.com – Cerita tentang Harta Amanah Rakyat Indonesia yang disimpan di Bank Swiss sudah masyhur di Indonesia rupanya bukan hanya isapan jempol meski hingga kini fakta kebenarannya masih misteri.

Buktinya, berbagai sumber sejarah menunjukkan pada tanggal 14 November 1963, di Geneva (Swiss), Ir Soekarno selaku Presiden RI, John F Kennedy selaku Presiden AS dan dan William Vouker yang mewakili Swiss, menanda tangani sebuah akta termahal di dunia yang disebut The Green Hilton Memorial Agreement.

Isi perjanjian itu, Pemerintahan AS mengakui keberadaan emas batangan senilai lebih dari 57 ribu ton emas murni yang terdiri dari 17 paket emas dan pihak Indonesia menerima batangan emas itu menjadi kolateral bagi dunia keuangan AS yang operasionalisasinya dilakukan oleh Pemerintahan Swiss melalui United Bank of Switzerland (UBS). Konsekuensi perjanjian atas penggunaan kolateral tersebut AS harus membayar fee sebesar 2,5% setahun kepada Indonesia.

Hanya saja pola pembayaran fee sangat tertutup, sebab khawatir akan muncul pemimpinan yang korup di Indonesia. Inilah yang hingga kini menimbulkan misteri. Sehingga, tidak ada satu pun yang bisa mencairkan fee tersebut, kecuali Soekarno dan John F Kennedy. Sekalipun Presiden RI, itu tidak akan bisa mencairkan fee tersebut, termasuk Presiden AS sendiri.

Konon ada account khusus yang dibuat untuk menampung aset tersebut. Namun keberadaannya hanya Soekarno dan John F Kennedy saja yang tahu. Sementara Bung karno tidak pernah memberikan mandat pencairannya kepada siapa pun di tanah air.

Konon akibat dari perjanjian ini Presiden Amerika Serikat, John Fitzgerald Kennedy (JFK) tewas dibunuh. Hal itu pula yang menyebabkan Bung Karno juga dilengserkan dari jabatannya oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi Soeharto.

Perjanjian ini kini tetap menjadi misteri dunia bahkan sering membuat sibuk setiap siapapun yang menjadi Presiden RI. Perjanjian ini pulalah yang membuat banyak orang tergila-gila menebar uang untuk mendapatkan harta yang kemudian dikenal sebagai harta Amanah Rakyat dan Bangsa Indonesia ini. Sebab, harta tersebut merupakan hasil kerja keras nenek moyang bangsa Indonesia di masa kejayaan kerajaan dulu. Bila bisa dicairkan, tentu Indonesia akan mampu membayar hutang Rp. 4000 trilyun yang menghantui rakyat, bahkan Indonesia bisa kaya mendadak. (og/berbagai sumber)