Kamis, 20 September 2018

Polres Tangerang Selatan Terima Bantuan 96 Helm dari Swasta | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
7949
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
6631
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5670
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5144
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
4950
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4476
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4208
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3802
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3095
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3011
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2932
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
12
702
2829
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
13
655
2774
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
14
119
2678
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2642
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2568
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
17
683
2563
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2538
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2491
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2479
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Parkir Liar Diamankan Polsek Pamulang

BU | 13 Sep 2018 | 02:51 | 2092

Tujuh personil Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan...


Polsek Cisauk Amankan 2 Tukang Parkir

BU | 13 Sep 2018 | 02:57 | 2091

Dua orang tukang parkir liar alias pak ogah diamankan di...


BU | 18 Apr 2018 | 07:05:30 | 1820 | Warta Utama | Dibaca : 222 kali

Tak Jelas, Uang Lembur Disdukcapil Kabupaten Solok 2017 Masih Dipertanyakan

BU | Warta Utama | Tak Jelas, Uang Lembur Disdukcapil Kabupaten Solok 2017 Masih Dipertanyakan

Solok, BU.com  – Dokumen kependudukan salah satu kebutuhan bagi warga negara, makanya masyarakat harus mengurusnya ke dinas cacatan sipil. Di tahun 2017 lalu banyaknya masyarakat melakukan kepengurusan, membuat para PNS dan tenaga honorer lepas (THL) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)  Kabupaten Solok harus bekerja ekstra.

Sekitar dua bulan menjelang pergantian tahun lalu, Kadisdukcapil Kab. Solok memerintahkan seluruh anggotanya untuk tidak menolak masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan. Mereka dituntut untuk bekerja lembur demi melayani masyarakat yang datang.

Kerja ekstra yang dilakukan oleh para pegawai Disdukcapil Kab. Solok, tentu tak hanya menjadi pekerjaan sosial saja. Kerja keras yang mereka lakukan demi masyarakat juga diberi penghargaan berupa bonus atau reward oleh Pemkab Solok.

Pemkab Solok menghitung setiap jam lembur para pegawai, kemudian dibayarkan dalam bentuk bonus kerja terhadap para pegawai Disdukcapil ini. Ironisnya, hingga saat ini bonus yang mereka terima berupa uang lembur ini masih tanpa kejelasan.

Memasuki triwulan kedua ditahun 2018, para pegawai Disdukcapil masih bertanya – tanya akan kejelasan hak mereka. Hal tersebut disampaikan kepada tim BU.com beberapa waktu lalu oleh sebagian besar pegawai yang bertugas di Disdukcapil Kab. Solok, baik dari kalangan PNS maupun para tenaga honorer atau tenaga harian lepas (THL).

“Hingga saat ini, uang lembur kami di tahun lalu masih belum kami terima. Bahkan, kepastian atas pencairan ini juga masih belum kami dapatkan,” ungkap beberapa pegawai 

“Namun saat hal ini sudah menjadi topik pembicaraan di lingkungan kantor, tiba – tiba kami disuruh menandatangani kwitansi pembayaran. Meski demikian, kapan kepastian waktu pencairan masih belum jelas, anehnya di kwitansi tertulis hanya 4 hari kami tercatat bekerja lembur, yakni tanggal 14 hingga 17 Desember saja. Padahal sekitar dua bulan lebih waktu itu kami bekerja lembur. Usai lebaran idul fitri tahun lalu, hingga masyarakat sudah kembali sepi, kemudian baru kami bekerja pada jam normal lagi,” tambah mereka kepada tim BU.com. 

Saat dikonfirmasikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Solok Radiyatul Hayat, SH. MH, melalui pesan Whatsappnya menyampaikan bahwa ini sudah disampaikan kepada atasannya dan silakan saja dikonfirmasikan langsung kepada atasannya Asinten 1 Pemkab Solok.

“Saya sudah melaporkan semuanya kepada atasan saya. Sebaiknya bapak konfirmasi saja kepada atasan saya Asisten satu, bapak Edisar,” ungkapnya pada Kamis malam (12/4).

Setelah mendapat komentar dari Radiyatul Hayat, Edisar, SH.M.Hum, selaku Asisten 1 Pemkab Solok yang coba dikonfirmasi mengatakan bahwa secara teknis kepala dinaslah yang lebih tahu.

“Soal itu, secara teknis dinaslah yang lebih tau dan saya sudah Tanya kadisnya, keterlambatan adm namun tidak ada penyelewengan kata kadisnya,” ungkap Edisar, Senin (16/4) malam, juga melalui pesan Whatsapp.

Berbeda dengan Kadisdukcapil dan Asisten 1 Pemkab Solok ini, Farida Dewi Fatma, SE, M.Si, selaku Kabid Perbendaharaan Badan Keuangan Daerah Kab. Solok saat ditanyai terkait sudah dicairkannya dana ini ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Solok, ia malah menyuruh tim menanyakan kembali kepada dinas terkait.

“Untuk lebih jelasnya, bapak konfirmasikan saja langsung ke SKPD yang bersangkutan,” suruhnya.

Ditanyai lebih lanjut, Kabid Perbendaharaan Badan Keuangan Daerah ini malah terkesan mengelak karena hanya diam tanpa menjawab konfirmasi yang dilakukan melalui Whatsapp ini.

Meski demikian, Edisar selaku Asisten 1 Pemkab Solok juga mengatakan bahwa jika ada pemeriksaan inspektorat, bupati lah yang akan memberi teguran. 

“Kalau ada pemeriksaan inspektorat, bupatilah yang memberi teguran,” tambahnya." (tim/wardesko)