Jumat, 25 Mei 2018

Sarlantas Polres Bangkep Gelar Operasi Patuh Tinombala | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
6785
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
5841
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5247
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
4348
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
4269
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4173
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3808
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3459
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2722
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
10
552
2696
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2636
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
12
655
2593
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
2530
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
14
129
2468
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
15
382
2328
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2325
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
17
683
2307
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
18
267
2225
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
19
117
2224
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
20
108
2177
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BACA JUGA .....

Susi: Tinggalkan Illegal Fishing

BU | 25 May 2018 | 02:04 | 1889

Dua hari berada divkabupaten Banggai Laut (Balut) provinsi..


Satlantas Polres Ciamis Bagikan Tajil

BU | 19 May 2018 | 09:04 | 1876

Jelang buka Puasa,terpusat di sekitar Alun Alun Kabupaten...


BU | 01 May 2018 | 03:43:31 | 1846 | Horison | Dibaca : 105 kali

Polisi Jual Nasi Goreng, Anaknya yang di Undip: Papa Superhero Kami

BU | Horison | Polisi Jual Nasi Goreng, Anaknya Yang Di Undip: Papa Superhero Kami


Aiptu Sutrisno tengah memasak nasi goreng untuk konsumen. (net)

Semarang, BU.comJalan rejeki yang diatur Tuhan bermacam bentuknya. Asal baik dan halal, semuanya layak ditekuni. Demikianlah yang yang dilakukan Aiptu Sutrisno, anggota Polrestabes Semarang yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai penjual nasi goreng.

Nasi goreng Tombo Kangen miliknya berada di depan ruko Jalan Sultan Agung, tak jauh dari toko Tong Hien. Warung tenda itu berukuran 3x5 meter persegi dilengkapi meja, kursi dan gerobak.

Meski sehari-hari ia bertugas sebagai polisi, namun saat menjalankan profesi penjual nasi goreng pria berkumis ini selalu tersenyum ceria dan bersemangat memasak nasi goreng untuk pelanggannya.

Sutrisno merintis usahanya sejak 2014 lalu. Warung buka setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 01.00. Hanya saja, terkadang tidak buka, karena ia harus mengedepankan tugas dan kewajibannya sebagai anggota polisi.

"Kalau harinya tergantung jadwal kedinasan saya. Kalau ada tugas kedinasan ya warung tutup. Tugas menjadi polisi tetap yang utama," ungkap bintara tinggi yang bertugas di Unit Inafis Satuan Reskrim Polrestabes Semarang ini kepada wartawan.

Pria kelahiran Sidoarjo, 28 November 1968 ini mengaku belajar membuat nasi goreng secara otodidak. Ia coba-coba meracik bumbu seadanya, lalu memasaknya sendiri.

"Saat itu, saya iseng memasak nasi goreng lalu saya bagikan ke teman-teman, ternyata mereka bilang rasanya enak," kenangnya.

Itulah yang lalu mendorong pria yang pernah bertugas di Akpol Semarang ini termotivasi membuka warung nasi goreng. Hanya saja waktu itu ia terendala modal.

"Tapi saat itu saya tidak langsung buka, karena modalnya belum ada. Akhirnya saya mengumpulkan uang dari sebagian gaji. Ada sekitar Rp 2 juta, kemudian nekat membuka warung nasi goreng itu," ujarnya.

Ia makin semangat membuka warung, setelah memiliki kenangan kelam, sang istri meninggalkan dirinya. Praktis, kini Sutrisno hidup sebagai single parent bersama dua anaknya, Ayu Anggareni dan Yulistyo Dewantoro.

Hebatnya, dari gaji sebagai anggota polisi dan keuntungan jualan nasi goreng itu, Sutrisno mampu membiayai dua anaknya kuliah. Si sulung kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip), sedangkan putra keduanya masih kuliah di Universitas Pandanaran Semarang.

"Alhamdulliah sekarang Ayu sudah selasai kuliah, dan sekarang lagi Koas di RSUP dr Kariadi. Kalau Yulistyo masih kuliah di Universitas Pandanaran," katanya penuh syukur.

Pria yang menjadi anggota Polri sejak lulus seleksi Tamtama pada 1990 ini mengakui, kedua anaknya tidak malu dengan pekerjaan sampingannya sebagai penjual nasi goreng. Bahkan, kedua anaknya juga ikut membantu Sutrisno berjualan.

Menurutnya, ada kalimat yang dilontarkan anaknya hingga membuat matanya berkaca-kaca. Putri sulungnya pernah mengatakan kalau dirinya adalah seorang superhero.

"Saya sempat meneteskan air mata saat Ayu bilang, papa itu superhero kami, dan kami akan selalu sayang sampai kapanpun. Kalimat itu begitu mengena dan mewakili apa yang telah saya perjuangkan," ungkapnya. (Og)