Jumat, 16 November 2018

Diikuti 40 Desa, Pilkades Serentak 2018 di Ciamis Diharapkan Aman Kondusif | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
8564
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7023
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5819
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5520
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5257
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4592
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4398
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3979
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3237
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3192
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
3022
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
12
119
2992
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
2958
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2848
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2710
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2681
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
17
10
2670
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2626
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2588
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2564
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Polres Melawi Gelar Anev Operasi Mantap

BU | 15 Nov 2018 | 11:55 | 2256

Guna melakukan kontrol dan pengendalian pelaksanaan...


Kajari Sidoarjo Komit Berantas Korupsi

BU | 15 Nov 2018 | 07:34 | 2254

Kejaksaan Negeri Sidoarjo berkomitmen memberantas...


BU | 01 May 2018 | 03:43:31 | 1846 | Horison | Dibaca : 225 kali

Polisi Jual Nasi Goreng, Anaknya yang di Undip: Papa Superhero Kami

BU | Horison | Polisi Jual Nasi Goreng, Anaknya Yang Di Undip: Papa Superhero Kami


Aiptu Sutrisno tengah memasak nasi goreng untuk konsumen. (net)

Semarang, BU.comJalan rejeki yang diatur Tuhan bermacam bentuknya. Asal baik dan halal, semuanya layak ditekuni. Demikianlah yang yang dilakukan Aiptu Sutrisno, anggota Polrestabes Semarang yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai penjual nasi goreng.

Nasi goreng Tombo Kangen miliknya berada di depan ruko Jalan Sultan Agung, tak jauh dari toko Tong Hien. Warung tenda itu berukuran 3x5 meter persegi dilengkapi meja, kursi dan gerobak.

Meski sehari-hari ia bertugas sebagai polisi, namun saat menjalankan profesi penjual nasi goreng pria berkumis ini selalu tersenyum ceria dan bersemangat memasak nasi goreng untuk pelanggannya.

Sutrisno merintis usahanya sejak 2014 lalu. Warung buka setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 01.00. Hanya saja, terkadang tidak buka, karena ia harus mengedepankan tugas dan kewajibannya sebagai anggota polisi.

"Kalau harinya tergantung jadwal kedinasan saya. Kalau ada tugas kedinasan ya warung tutup. Tugas menjadi polisi tetap yang utama," ungkap bintara tinggi yang bertugas di Unit Inafis Satuan Reskrim Polrestabes Semarang ini kepada wartawan.

Pria kelahiran Sidoarjo, 28 November 1968 ini mengaku belajar membuat nasi goreng secara otodidak. Ia coba-coba meracik bumbu seadanya, lalu memasaknya sendiri.

"Saat itu, saya iseng memasak nasi goreng lalu saya bagikan ke teman-teman, ternyata mereka bilang rasanya enak," kenangnya.

Itulah yang lalu mendorong pria yang pernah bertugas di Akpol Semarang ini termotivasi membuka warung nasi goreng. Hanya saja waktu itu ia terendala modal.

"Tapi saat itu saya tidak langsung buka, karena modalnya belum ada. Akhirnya saya mengumpulkan uang dari sebagian gaji. Ada sekitar Rp 2 juta, kemudian nekat membuka warung nasi goreng itu," ujarnya.

Ia makin semangat membuka warung, setelah memiliki kenangan kelam, sang istri meninggalkan dirinya. Praktis, kini Sutrisno hidup sebagai single parent bersama dua anaknya, Ayu Anggareni dan Yulistyo Dewantoro.

Hebatnya, dari gaji sebagai anggota polisi dan keuntungan jualan nasi goreng itu, Sutrisno mampu membiayai dua anaknya kuliah. Si sulung kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip), sedangkan putra keduanya masih kuliah di Universitas Pandanaran Semarang.

"Alhamdulliah sekarang Ayu sudah selasai kuliah, dan sekarang lagi Koas di RSUP dr Kariadi. Kalau Yulistyo masih kuliah di Universitas Pandanaran," katanya penuh syukur.

Pria yang menjadi anggota Polri sejak lulus seleksi Tamtama pada 1990 ini mengakui, kedua anaknya tidak malu dengan pekerjaan sampingannya sebagai penjual nasi goreng. Bahkan, kedua anaknya juga ikut membantu Sutrisno berjualan.

Menurutnya, ada kalimat yang dilontarkan anaknya hingga membuat matanya berkaca-kaca. Putri sulungnya pernah mengatakan kalau dirinya adalah seorang superhero.

"Saya sempat meneteskan air mata saat Ayu bilang, papa itu superhero kami, dan kami akan selalu sayang sampai kapanpun. Kalimat itu begitu mengena dan mewakili apa yang telah saya perjuangkan," ungkapnya. (Og)