Senin, 24 September 2018

Polres Tangerang Selatan Terima Bantuan 96 Helm dari Swasta | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
7967
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
6654
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5675
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5164
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
4972
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4485
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4215
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3813
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3104
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3017
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2936
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
12
702
2835
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
13
655
2778
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
14
119
2697
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2648
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2573
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
17
683
2569
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2542
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2497
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2483
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Parkir Liar Diamankan Polsek Pamulang

BU | 13 Sep 2018 | 02:51 | 2092

Tujuh personil Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan...


Polsek Cisauk Amankan 2 Tukang Parkir

BU | 13 Sep 2018 | 02:57 | 2091

Dua orang tukang parkir liar alias pak ogah diamankan di...


BU | 28 Jun 2018 | 04:21:30 | 1937 | Kawasan | Dibaca : 675 kali

Pengurus Penghuni Apartemen Dilaporkan ke Polisi Dugaan Kasus pencurian

BU | Kawasan | Pengurus Penghuni Apartemen Dilaporkan Ke Polisi Dugaan Kasus Pencurian



Bogor, BU.com-Kepengurusan P3SRS Apatartemen Bogor Valley kembali heboh. Kali ini giliran Pengelola Bogor Valley, dan ketua P3SRS Budi Setianto melaporkan Ria Adriani dan kawan-kawan ke Polresta Bogor Kota dalam kasus pengerusakan dan pencurian aset milik pengelola. 

Di Apartemen Bogor Valley ini pengurusan ada dua kubu masing-masing mengaku legal menurut hukum yang berlaku.
Akhirnya penghimpun pemilik dan penghuni satuan rumah susun yang diketuai oleh Budi Setianto yang merasa dirugikan melaporkan kepada pihak yang berwajib.
 
“Ada beberapa dugaan tindak pidana yang saat ini kami proses laporannya di Polresta Bogor Kota,” ujar Kuasa hukum Pengelola Bogor Valley, Julius Lobiuan, didampingi Buiding Manager (BM) Pengelola Apartemen PT Tangguh, Cahyo Hananto, kepada Bhayangkara Utama  saat Konferensi pers di pizza hut Jalan Pejajaran Kota Bogor, Jumat (22/06/2018)
 
Lanjut Julius, laporan melingkupi dugaan pencurian. Develover, sebagai yang dirugikan telah dilaporkan langsung direktur PT Bina Karya. Misalnya, komputer yang digunakan pengelola menjual voucer listrik dan program keuangan telah diambil pihak Ria Andriani. 
 
"Selain pencurian, juga pengerusakan Misalnya, pengerusakan pintu panel, ruang pompa air, ruang kasir, pengambilan dokumen, mesin printer. 

Selain itu, Ria Andriani mengerahkan Ormas menjadi keamanan. Kondisi ini membuat pemilik lain tidak nyaman.pengelola menghubungi polisi untuk pengamanan.  “Itu semua sudah dilaporkan, dan kerusakan sudah diselidiki polisi” ungkapnya. 
Julius menegaskan, P3SRS yang dibentuk bersama Pengelola dan Investor yang Legal secara hukum. Pasalnya,  aturan yang dipegang warga telampau lawas. PUPR nomor 15 tahun 2007 tetang tata tertib pembentukan P3SRS yang dikelola pemilik.
 
Sementara itu, tahap awal develover memfasilitasi pembentukan P3SRS sesuai perintah ketentuan pasai 75 ayat (1) Undang-undang No. 20 Tahun 2011 Tentang Rusun. Di dalam aturan itu, kata Julius,  pelaku pembangunan wajib memfasilitasi terbentuknya PPPSRS. 
 
Paling lambat sebelum masa transisi sebagaimana dimaksud pasal 59 Ayat (2) UU No.20 Tahun 2011 berakhir. Dengan demikian, P3SRS yang dimobilasi warga tidak sah dan cacat hukum. 

Meski telah disahkan Menkumham, lanjut Julius, UU Nomor 20 diberikan kedudukan pelaksanaan diaturan  tatacara pengesahan. Di sana diatur, pasal 74, ayat 3 UU Nomor 20 harus disahkan Pemkot Bogor. “Ini jelas cacat hukum. Seharusnnya pengesahan oleh pemkot Bogor atau Walikota bukan Kemenkumham,” ucapnya. 
 
P3SRS yang dibentuk 5 Mei 2018 oleh warga tidak sah. Sebab, dalam aturan UU yang mengundang  harusnnya pengurus apartemen yang masih sah. Sementara pada 11 Mei 2018, laporan pertanggungjawaban keuangan telah disampaikan dalam Ruta (Rapat Umum Tahunan Anggaran Rumah Tangga) priode 2015-2018. 

Sekaligus pemilihan ketua P3SRS selama tiga tahun kepengurusan juga, warga mematuhi dan mengakui P3SRS dan membayar IPL. “Yang mengundang mereka itu pengurus P3SRS yang masih menjabat. Kalau mereka menyatakan pengurus ini tidak pernah ada dan tidak diakui maka itu sebuah bohong besar,” jelas Julius.
 
Sementara itu, Cahyo Hananto mengatakan, seluruh pemilik yang dipaguyuban banyak yang menunggak IPL bulanan. Mulai dari jutaan sampai dua puluh juta rupiah. Termasuk, Ketua P3SRS Ria Andriani yang berulang kali menunggak dan meminta keringanan. Karena belum bisa membayar, kata Cahyo, Ria memohon beberapa kali meminta kebijaksanaan agar dapat mencicil tunggakan IPL.

“Dan Beliau mengakui P3RSS kami lewat pengelola, dikasih kebijaksanakaan lah dicicil. Dan dia langgar sendiri walau di atas materai dan diulangi dua kali. Dilanggar lagi sampai sekarang,” bebernya. 

Cahyo juga membantah tidak adannya pelayanan yang baik. Selama ini, sebagai pengelola pihaknya berusaha  memenuhi kebutuhan warga. Namun setiap kali pegawainya bekerja selalu diusir warga. Termasuk saat hendak memperbaiki air. 
Sebab sebelumnya telah terjadi pemadaman sementara sistem pengairan automatic perlu diriset. “Bagaimana kolam renang sampai hijau gitu? Bagaimana mau riset, semua kunci semua di ambil panel pompa, semua mereka jarah habis,” ungkapnya. 
 
Sementara 171 pemilik apartemen tidak seluruhnya menyetujui P3SRS yang diketuai Ria, hanya 150 orang.  Sisa pemilik, investor dan hotel cenderung mendukung P3SRS yang dibentuk bersama develover. Bahkan sudah dua tahun terakhir, tercatat pemilik yang menunggak IPL mencapai 851 juta. “Hampir semuannya yang dipengurusan Ibu Ria masih menunggak,” ucap Cahyo. 

General Manager Apartemen Bogor Valley, Paula menegaskan, IPL yang ada di Bogor Valley tidak mahal. Sebaliknya iuran jauh lebih murah dari Jabodetabek. Misalnya, Bogor Icon Rp 19 ribu permeter sedangkan Bogor Valley Rp 12 ribu permeter. “Padahal ini setara ya,” ucapnya.  (Yati.s / R.Tobing)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 730998


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA