Selasa, 26 Maret 2019

Rahmad Halilintar Laporkan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Solok ke Polisi | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
9315
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7676
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
03
660
6399
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
04
914
6083
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5853
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4807
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4762
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
4257
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
09
119
3583
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
10
552
3529
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
11
100
3460
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
3240
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
3168
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2986
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2911
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2866
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
17
1920
2845
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
18
129
2829
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
19
382
2803
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2753
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Bupati Sidoarjo Apresiasi Zona Integrita

BU | 19 Dec 2018 | 08:13 | 2352

Sebagai bentuk komitmen mewujudkan lingkungan yang bebas...


Polda Kalbar Akan Gelar Ops Lilin Kapuas

BU | 16 Dec 2018 | 03:38 | 2349

Dalam rangka kesiapan pelaksanaan Pengamanan Natal 2018 dan


BU | 28 Jun 2018 | 04:21:30 | 1937 | Kawasan | Dibaca : 848 kali

Pengurus Penghuni Apartemen Dilaporkan ke Polisi Dugaan Kasus pencurian

BU | Kawasan | Pengurus Penghuni Apartemen Dilaporkan Ke Polisi Dugaan Kasus Pencurian



Bogor, BU.com-Kepengurusan P3SRS Apatartemen Bogor Valley kembali heboh. Kali ini giliran Pengelola Bogor Valley, dan ketua P3SRS Budi Setianto melaporkan Ria Adriani dan kawan-kawan ke Polresta Bogor Kota dalam kasus pengerusakan dan pencurian aset milik pengelola. 

Di Apartemen Bogor Valley ini pengurusan ada dua kubu masing-masing mengaku legal menurut hukum yang berlaku.
Akhirnya penghimpun pemilik dan penghuni satuan rumah susun yang diketuai oleh Budi Setianto yang merasa dirugikan melaporkan kepada pihak yang berwajib.
 
“Ada beberapa dugaan tindak pidana yang saat ini kami proses laporannya di Polresta Bogor Kota,” ujar Kuasa hukum Pengelola Bogor Valley, Julius Lobiuan, didampingi Buiding Manager (BM) Pengelola Apartemen PT Tangguh, Cahyo Hananto, kepada Bhayangkara Utama  saat Konferensi pers di pizza hut Jalan Pejajaran Kota Bogor, Jumat (22/06/2018)
 
Lanjut Julius, laporan melingkupi dugaan pencurian. Develover, sebagai yang dirugikan telah dilaporkan langsung direktur PT Bina Karya. Misalnya, komputer yang digunakan pengelola menjual voucer listrik dan program keuangan telah diambil pihak Ria Andriani. 
 
"Selain pencurian, juga pengerusakan Misalnya, pengerusakan pintu panel, ruang pompa air, ruang kasir, pengambilan dokumen, mesin printer. 

Selain itu, Ria Andriani mengerahkan Ormas menjadi keamanan. Kondisi ini membuat pemilik lain tidak nyaman.pengelola menghubungi polisi untuk pengamanan.  “Itu semua sudah dilaporkan, dan kerusakan sudah diselidiki polisi” ungkapnya. 
Julius menegaskan, P3SRS yang dibentuk bersama Pengelola dan Investor yang Legal secara hukum. Pasalnya,  aturan yang dipegang warga telampau lawas. PUPR nomor 15 tahun 2007 tetang tata tertib pembentukan P3SRS yang dikelola pemilik.
 
Sementara itu, tahap awal develover memfasilitasi pembentukan P3SRS sesuai perintah ketentuan pasai 75 ayat (1) Undang-undang No. 20 Tahun 2011 Tentang Rusun. Di dalam aturan itu, kata Julius,  pelaku pembangunan wajib memfasilitasi terbentuknya PPPSRS. 
 
Paling lambat sebelum masa transisi sebagaimana dimaksud pasal 59 Ayat (2) UU No.20 Tahun 2011 berakhir. Dengan demikian, P3SRS yang dimobilasi warga tidak sah dan cacat hukum. 

Meski telah disahkan Menkumham, lanjut Julius, UU Nomor 20 diberikan kedudukan pelaksanaan diaturan  tatacara pengesahan. Di sana diatur, pasal 74, ayat 3 UU Nomor 20 harus disahkan Pemkot Bogor. “Ini jelas cacat hukum. Seharusnnya pengesahan oleh pemkot Bogor atau Walikota bukan Kemenkumham,” ucapnya. 
 
P3SRS yang dibentuk 5 Mei 2018 oleh warga tidak sah. Sebab, dalam aturan UU yang mengundang  harusnnya pengurus apartemen yang masih sah. Sementara pada 11 Mei 2018, laporan pertanggungjawaban keuangan telah disampaikan dalam Ruta (Rapat Umum Tahunan Anggaran Rumah Tangga) priode 2015-2018. 

Sekaligus pemilihan ketua P3SRS selama tiga tahun kepengurusan juga, warga mematuhi dan mengakui P3SRS dan membayar IPL. “Yang mengundang mereka itu pengurus P3SRS yang masih menjabat. Kalau mereka menyatakan pengurus ini tidak pernah ada dan tidak diakui maka itu sebuah bohong besar,” jelas Julius.
 
Sementara itu, Cahyo Hananto mengatakan, seluruh pemilik yang dipaguyuban banyak yang menunggak IPL bulanan. Mulai dari jutaan sampai dua puluh juta rupiah. Termasuk, Ketua P3SRS Ria Andriani yang berulang kali menunggak dan meminta keringanan. Karena belum bisa membayar, kata Cahyo, Ria memohon beberapa kali meminta kebijaksanaan agar dapat mencicil tunggakan IPL.

“Dan Beliau mengakui P3RSS kami lewat pengelola, dikasih kebijaksanakaan lah dicicil. Dan dia langgar sendiri walau di atas materai dan diulangi dua kali. Dilanggar lagi sampai sekarang,” bebernya. 

Cahyo juga membantah tidak adannya pelayanan yang baik. Selama ini, sebagai pengelola pihaknya berusaha  memenuhi kebutuhan warga. Namun setiap kali pegawainya bekerja selalu diusir warga. Termasuk saat hendak memperbaiki air. 
Sebab sebelumnya telah terjadi pemadaman sementara sistem pengairan automatic perlu diriset. “Bagaimana kolam renang sampai hijau gitu? Bagaimana mau riset, semua kunci semua di ambil panel pompa, semua mereka jarah habis,” ungkapnya. 
 
Sementara 171 pemilik apartemen tidak seluruhnya menyetujui P3SRS yang diketuai Ria, hanya 150 orang.  Sisa pemilik, investor dan hotel cenderung mendukung P3SRS yang dibentuk bersama develover. Bahkan sudah dua tahun terakhir, tercatat pemilik yang menunggak IPL mencapai 851 juta. “Hampir semuannya yang dipengurusan Ibu Ria masih menunggak,” ucap Cahyo. 

General Manager Apartemen Bogor Valley, Paula menegaskan, IPL yang ada di Bogor Valley tidak mahal. Sebaliknya iuran jauh lebih murah dari Jabodetabek. Misalnya, Bogor Icon Rp 19 ribu permeter sedangkan Bogor Valley Rp 12 ribu permeter. “Padahal ini setara ya,” ucapnya.  (Yati.s / R.Tobing)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 408850


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA