Sabtu, 20 Oktober 2018

Kurang dari 24 Jam Polres Melawi Berhasil Ringkus 2 Pembobol SD | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
8343
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
6807
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5759
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5328
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5125
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4545
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4289
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3904
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3180
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3104
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2986
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
12
702
2889
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
13
119
2880
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2815
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2685
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2624
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
17
10
2620
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2589
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2541
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2526
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Wakapolres Melawi Buka Diklatsar

BU | 20 Oct 2018 | 09:24 | 2177

Waka Polres Melawi Kompol Jajang, S. Kom membuka kegiatan...


Kanit Reskrim Ella Hilir Imbau Kamtibmas

BU | 20 Oct 2018 | 12:45 | 2176

Kanit Teskrim dan Kanit Sabhara Polsek Ella Hilir...


BU | 15 Jul 2018 | 02:17:31 | 1958 | Investigasi | Dibaca : 562 kali

BINA MARGA PROV SUMUT DIMINTA AGAR SEGERA MEMPERBAIKI JALAN LINTAS GUNUNG TUA BINANGA

BU | Investigasi | Bina Marga Prov Sumut Diminta Agar Segera Memperbaiki Jalan Lintas Gunung Tua Binanga



Paluta (Sumut), BU
Jalan lintas Gunung Tua  Binanga kilo meter 2 Sabanauli Sitahul-Tahul mengalami longsor  berat sehingga mengganggu pengguna jalan, apa lagi di kilometer 7 tepatnya di Desa Aek Haruaya, Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara sejak 3 Tahun terakhir ini sangat mengkhawatirkan  dan rawan kecelakaan.

Sejak tiga tahun terakhir ini kawasan tersebut telah menjadi Rawan kecelakan akibat tidak adanya perawatan parit jalan yang menyebabkan beberapa ruas jalan Nasional ini tergenang air. Hal ini dituturkan salah satu warga Desa Aek Haruaya Kecamatan Portibi, Irpan Tanjung SP kepada bhayangkarautama.com, Jumat (13/7/2018), dia mengatakan selain rawan longsor ruas jalan alternative dari Gunung Tua Binanga juga sangat rawan kecelakaan lalu lintas.

Jalan nasional ini sudah sering memakan korban pengguna jalan bahkan telah sampai merenggut nyawa. Kadang pengguna jalan yang tidak tahu dipinggir jalan yang terletak di Aek Hotal Desa Aek Haruaya ini sangat sempit dan berlobang bukan jarang lagi pengguna kendaraan baik roda dua maupun Empat mengalami kecelakaan serius bahkan sampai merenggut nyawa.

"Namun sampai saat ini tidak ada perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah Sumut yang di bidangi Dinas Bina Marga Propinsi Sumut terhadap ruas jalan tersebut," ungkap Irpan Tanjung SP.

Ditambahkan Irpan, terciptanya genangan air diruas jalan tersebut akibat dari pemeliharaan dan perawatan jalan sejak dua tahun terakhir ini tidak ada sama sekali sehingga parit jalan tertimbun tanah dan sampah dan mengakibatkan banyak ruas jalan berlobang dan longsor sehingga mengalami kerusakan yang parah.



Memang aspal paling rentan oleh air. Maka jika air hujan tidak bisa langsung mengalir ke saluran air di sisi jalan raya dan tergenang untuk beberapa lama, aspal jalan akan terkelupas dan berlubang.

Apakah pembangunan dan perawatan jalan sarat korupsi atau memang anggaran perawatannya memang tidak ada sama sekali kadang tidak ada saluran airnya. Sehingga sudah dapat dipastikan jalan akan cepat hancur kala musim hujan datang. Apa lagi melihat kondisi parit jalan ini, ungkap Irpan Tanjung SP. "Jika jalan berlubang atau rusak, idealnya segera dilakukan perbaikan," tegasnya.

"Sayangnya persoalan kewenangan memperbaiki jalan saja terkotak-kotak ini yang menjadi misteri dalam satu wilayah, tanggung jawab perawatan dan perbaikan jalan berbeda-beda. Ada yang harus dilakukan oleh Pemda setempat namun ada juga yang harus Pemerintah Pusat. Sangat membingungkan publik," ujarnya.

Apalagi jalan Lintas Gunung Tua-Binanga merupakan satu-satunya jalan alternatif yang menghubungkan beberapa provinsi dan kabupaten bila terjadi kerusakan longsor dan sampai terputus sangat merugikan masyarakat banyak. ujarnya.

Sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum (PU) No. 631 / KPTS / M / 2009 tentang Penetapan Ruas-ruas Jalan Menurut Statusnya Sebagai Jalan Nasional Bukan Jalan Tol, jelas bahwa sebagian jalan di berbagai wilayah Kota atau Kabupaten masih berstatus jalan Nasional. Tentunya semua biaya perawatan dan perbaikannya berada di Direktorat Jenderal Bina Marga Propinsi.

Jadi jika publik merasa terganggu atau bahkan menjadi korban kerusakan jalan, sudah jelas siapa yang berwenang mengurus ruas jalan dimaksud. Apalagi jika ingin melakukan tuntutan hukum.
Kewenangan dan tanggung jawab penyelenggara jalan telah diatur pada Pasal 24 ayat (1) UU No. 22 tahun 2009.

Menanggapi hal tersebut Kepala Unit Satuan Lalu Lintas (Kanitlantas) Polsek Padang Bolak IPTU M. Simanjuntak dalam penuturannya kepada wartawan bhayangkarautama.com mengatakan, berharap perbaikan jalan tersebut segera dilakukan karena melihat kondisi sekarang ini banyaknya kendaraan tentu kita berharap pihak-pihak yang berwenang segera menanganinya.

Sementara salah satu pihak kontraktor dari PT Dalihan Natolu Group (DNG) yang diketahui menangani Jalan Nasional Kota Pinang-Palsabosal, Mukhtar Harahap yang dihubungi wartawan bhayangkarautama.com melalui telepon selular, Jumat (13/7) mengatakan, bahwa penanganannya jalan nasional Gunung Tua-Sosa Kabupaten Padang Lawas adalah Pihak Bina Marga Propinsi sebagai penanggungjawab untuk memperbaiki dan merawat, ujarnya.

Sementara Kepala Bina Marga Propinsi, Marlindo Harahap dan  kepala tata usaha (KTU)  Suwardi sampai berita ini diturunkan tidak bisa kami jumpai karena tidak ada di kantor dan kami coba hubungi lewat seluler namun tidak pernah Aktif. (Sahnan Harahap)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 821342


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA