Kamis, 21 Februari 2019

Rahmad Halilintar Laporkan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Solok ke Polisi | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
9188
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7533
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
03
660
6206
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
04
914
6031
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5693
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4763
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4664
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
4201
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3468
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
10
119
3407
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
11
100
3380
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
3181
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
3122
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2947
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2853
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2825
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
17
129
2798
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
18
1920
2776
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
19
382
2752
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2705
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Bupati Sidoarjo Apresiasi Zona Integrita

BU | 19 Dec 2018 | 08:13 | 2352

Sebagai bentuk komitmen mewujudkan lingkungan yang bebas...


Polda Kalbar Akan Gelar Ops Lilin Kapuas

BU | 16 Dec 2018 | 03:38 | 2349

Dalam rangka kesiapan pelaksanaan Pengamanan Natal 2018 dan


BU | 11 Sep 2018 | 06:25:30 | 2088 | Investigasi | Dibaca : 1171 kali

Dugaan Pemerasan, Anggota DPRD Lampura dan Kepala Desa Kistang Saling Lapor Polisi

BU | Investigasi | Dugaan Pemerasan, Anggota Dprd Lampura Dan Kepala Desa Kistang Saling Lapor Polisi


Sofian Toni Anggota DPRD Lampura (kiri), Fajar Kades Kistang (kanan).

Lampura,BU.Com-Kasus dugaan pemerasan oleh oknum anggota Komisi 1 DPRD Lampung Utara (Lampura) atas Fajar, Kepala Desa Kistang, Kecamatan Abung Barat, berbuntut saling lapor ke Polisi.

Anggota Komisi 1 DPRD Lampura Sofyan Toni ketika dikonfirmasi lewat telepon seluler dengan tegas mengatakan tak mungkin dirinya sebagai anggota dewan meminta uang Rp 3 juta seperti yang dikatakannya berulang kali pada awak media.

Terkait laporan Fajar Kades Kistang ke Polisi, Sofyan akan melaporkan balik ke aparat penegak hukum, Saya tidak merasa menerima uang tiga juta dari kepala desa itu, tapi kalo mendatangi proyek yang dilaporkan banyak penyimpangan betul, karena fungsi saya sebagai wakil rakyat berhak mengontrol anggaran,ujarnya.

Sofyan mengungkapkan akan berkoordinasi dengan Ketua DPRD Lampura Rahmat Hartono terkait tuduhan Kades Kistang itu selanjutnya akan melaporkannya balik ke Polisi.

Ada perbedaan terkait nominal yang disebutkan Sofyan dengan Fajar dalam kasus dugaan pemerasan itu. Fajar menyebut Rp 5 juta namun Sofyan mengatakan Rp 3 juta berulang kali saat dikonfirmasi.

Terkait oknum bernama Fery diungkapkan Sofyan adalah rekannya dari salah satu media atau LSM,dan menurut Kades Kistang Fery inilah yang mendatanginya dan meminta uang Rp 5 juta padanya.

Diberitakan sebelumnya, Fajar telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Lampura, Kamis (6/9). Fajar menuturkan jika pada Senin (3/9), sekitar pukul 15.00 WIB, ada seorang oknum anggota DPRD Lampura berinisial ST, berkunjung ke rumahnya. Kedatangannya dengan maksud menanyakan pekerjaan dana desa, pada proyek jalan dan Gedung Pendidikan Usia Dini (PAUD) di desa yang dipimpinnya.

Saat itu ST, yang bersama rekannya, FR mengaku diutus oleh Komisi I DPRD Lampura yang membidangi persoalan desa, untuk memantau pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari dana desa (DD) tersebut.

Menurut Fajar, ST sempat mempermasalahkan pengerjaan jalan rabat yang dinilai kurang tebal dan gedung PAUD menggunakan kayu duren dan cempedak.

”Saya jawab, kalau gedung PAUD memang menggunakan kayu duren, karena aturannya menggunakan kayu kelas 2. Sedangkan, kalau jalan rabat memang sesuai dengan ketentuan yang ada. Saya juga mengajak mereka untuk melihat langsung dua item pembangunan itu,” ungkapnya.

Fajar merasa diperas karena diminta menyerahkan uang Rp 5 juta kepada oknum yang diperintah Sofyan menemuinya pada hari senin (3/9) sekitar pukul 15.00 WIB. Konon dengan uang itu, kata Fajar, mereka tak akan menggangu proyek itu lagi.

Ketika dikonfirmasi ulang, Fajar menegaskan benar dirinya merasa diperas, "Iya benar namanya Sofian anggota komisi 1 DPRD Lampung Utara dan rekannya yang bernama Feri meminta uang sejumlah lima juta rupiah kepada saya supaya pekerjaan saya tidak dipermasalahkan, dan sekarang saya sudah lapor ke Polres dan akan ditindaklanjuti oleh Kapolres," jelas Fajar. (fran)