Kamis, 18 Oktober 2018

Aspem Sintang Buka Bimtek Penatausahaan Keuangan Siskeudes | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
8109
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
6792
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5734
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5310
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5108
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4536
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4279
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3894
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3170
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3083
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2978
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
12
702
2881
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
13
119
2867
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2808
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2682
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2616
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
17
10
2611
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2581
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2540
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2523
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Polrestabes Semarang Bekali Bankom P3K

BU | 15 Oct 2018 | 01:38 | 2152

Kasatlantas Polrestabes Semarang memberikan pelatihan Perto


SMPN 3 Bunga Mayang Lampura Berprestasi

BU | 15 Oct 2018 | 01:39 | 2151

Prestasi cemerlang diraih SMP Negeri 3 Bunga Mayang, Kabu...


BU | 24 Sep 2018 | 12:36:30 | 2094 | Investigasi | Dibaca : 54 kali

7 TKA di Ogan Jaya Diduga Ilegal

BU | Investigasi | 7 Tka Di Ogan Jaya Diduga Ilegal


Lampura,BU.Com-Tenaga kerja asing asal Negara Cina yang akhir-akhir ini banyak berdatangan ke Negara Indonesia duga kini mulai merambah hingga ke pelosok desa.

Ketika media ini melakukan penelusuran atas dugaan pekerja asing itu di Desa Ogan Jaya, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, warga di sana membenarkan.

Saat dilakukan penelusuran, Selasa malam, (11/9), tampak tujuh orang tenaga asing asal RRC tampak sedang berbincang-bincang menggunakan bahasa asal negaranya di kamp perusahaan yang diketahui bernama CV. Sumber Bumi Utama dengan domisili di Bandarlampung. Perusahaan tersebut bergerak dalam bidang pertambangan batu split.

Menurut salah seorang warga sekitar, keberadaan pekerja asal RRC ini sudah cukup lama berada di lokasi pertambangan batu split tersebut.

"Mereka sudah lama bekerja di sini. Dalam waktu-waktu tertentu, mereka pergi meninggalkan kamp namun tidak lama mereka datang kembali. Dulu ada yang bekerja dengan mereka sebagai penerjemah bahasa. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi," jelas warga setempat yang enggan namanya untuk disebutkan.

Dikatakan informan media ini, WNA yang ada di Desa Ogan Jaya bekerja menghasilkan batu split untuk digunakan dalam proyek pembuatan jalan tol.

"Yang saya dengar, mereka ini membuat batu split untuk membangun proyek jalan tol. Tapi, saya tidak tahu proyek jalan tol itu ada dimana, Pak," jelasnya.

Diakuinya, tujuh orang WNA tersebut tidak pernah berinteraksi secara langsung dengan warga setempat. Dikarenakan, ketujuh pekerja asal RRC tersebut sama sekali tidak menguasai Bahasa Indonesia.

"Kami khawatir, mereka ini tenaga kerja ilegal, Pak," pungkas informan awak media ini seraya meminta untuk menelusuri lebih jauh terkait legalitas WNA asal RRC tersebut.

Hingga berita ini turun belum bisa dikonfirmasi kepada pejabat terkait. (fran)