Rabu, 12 Desember 2018

Pemkab Sidoarjo Gelar Sosialisasi Proses Pengajuan Dana Hibah Tempat Ibadah | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
8778
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7188
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5881
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5703
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5375
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4636
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4470
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
4050
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3295
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3245
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
11
119
3105
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
3064
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
3005
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2873
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2732
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2719
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
17
10
2718
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2655
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2636
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2614
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Pemkab Sidoarjo Gelar Sosialisasi

BU | 12 Dec 2018 | 02:12 | 2343

Dalam rangka mengoptimalkan penggunaan dana hibah tempat...


Wakapolda Kalbar Hadiri Apresiasi WBK

BU | 10 Dec 2018 | 01:34 | 2337

Bertempat di Hotel Sultan jakarta ( 10/12) wakapolda Kalbar


BU | 01 Oct 2018 | 09:16:31 | 2114 | Kawasan | Dibaca : 102 kali

DMI dan Bamus Tangsel Gelar Nobar Film G30S PKI

BU | Kawasan | Dmi Dan Bamus Tangsel Gelar Nobar Film G30s Pki


Tangsel, BU.Com-Silang pendapat terkait pemutaran film dokumenter sejarah Pemberontakan dan Penghianatan Gerakan 30 September 1965 oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) ditanggapi berbagai tokoh di Tangerang Selatan. Salah satu di antaranya, H. Ali Akbar pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang Selatan serta Julham Firdaus Ketua Umum Bamus Tangsel. Keduanya sepakat akan nonton bareng (nobar) pemutaran film G 30 S PKI.

H. Ali Akbar mengatakan, dirinya sangat setuju dan mendukung penuh kepada kelompok, anggota masyarakat, apalagi pemuda, jika bersama-sama mengadakan acara nonton bareng film dokumenter sejarah tersebut.

“Bung Karno pernah berkata, jangan pernah kita melupakan sejarah. Karena dengan belajar dari sejarah maka akan ada banyak hikmah dan manfaat yang besar yang dapat kita ambil. Dengan belajar pada sejarah kita akan dapat mengetahui, apakah hidup kita selama ini sudah banyak memberi manfaat bagi diri kita pribadi, keluarga dan juga masyarakat luas. Sejarah itu juga sebagai tempat yang sangat baik untuk kita introspeksi diri,” paparnya.

Senada dengan H Ali, Julham Firdaus menyatakan, Bamus Tangsel sebagai ormas kebangsaan yang sangat mencintai NKRI dan Falsafah negara yaitu Pancasila sengaja mengadakan nobar film Pengkhianatan G 30 S/PKI pada malam 30 September 2018 ini.

“Tujuan Bamus Tangsel mengadakan nobar film G 30 S/PKI adalah untuk mengingatkan kepada generasi muda dan kepada adik-adik pelajar dan seluruh masyarakat Indonesia bahwa, negara kita pernah dikhianati oleh kelompok Komunis (PKI) pada tahun 1948 (Pemberontakan PKI Madiun) dan 1965 (G 30 S/PKI). Jadi tidak boleh sejarah ini dibiarkan dan tidak diperlihatkan kepada publik. Karena dengan mengingat peristiwa Pemberontakan PKI itu, sangat penting untuk menanamkan  jiwa nasionalisme kita serta untuk terjaganya semangat dan jiwa persaudaraan, persatuan dan kebersamaan selalu terjalin,” terangnya.

Dengan melihat kembali film dokumenter bersejarah tersebut, Julham berharap pemuda-pemuda Indonesia bisa tahu sejarah dan memetik serta mengambil isi dari sejarah itu, untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dan yang lebih penting lagi adalah nilai nasionalisme dan nilai cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia ini bisa terjaga, dan sama-sama membantu menjaga negara Indonesia dari kebangkitan PKI.

“Kita sepakat jangan ada ruang dan tempat untuk PKI bisa kembali lagi berkembang dan terlihat di bumi Ibu Pertiwi. Bamus Tangsel siap untuk menjaga dan berhadapan serta mencegah, bahkan kami akan lawan kalau ada indikasi kebangkitan komunis dari semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandasnya.

Masih menurut Julham, jika ada kelompok-kelompok atau instansi pemerintahan ataupun oknum-oknum yang berbicara melarang memutar atau menonton flim G30S/PKI, perlu dipertanyakan jiwa kebangsaan,  jiwa nasionalisme dan juga jiwa kenegaraannya.

“Karena orang yang cinta NKRI, berjiwa Pancasila, berjiwa nasionalis dan mempunyai agama, tidak akan pernah melarang pemutaran film bersejarah. Sejarah harus diperlihatkan dan dipertontonkan sekalipun itu sejarah yang kejam dan keji, karena kebenaran sejarah itu tidak boleh diputarbalikkan fakta, tidak boleh dihilangkan. Jadi yang melarang masyarakat menonton film G 30 S/PKI itu, jangan-jangan itu bagian dari kebangkitan ajaran PKI,” pungkasnya. (Toni)