Rabu, 14 November 2018

Askiman Terima 131 Petugas Kesehatan Yang Magang di RSUD AM Djoen Sintang | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
8559
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7016
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5816
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5514
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5247
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4591
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4394
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3977
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3234
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3190
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
3021
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
12
119
2992
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
2953
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2847
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2710
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2677
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
17
10
2665
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2623
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2585
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2563
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Tim MABM Sintang Juara II FSBM

BU | 14 Nov 2018 | 06:04 | 2251

Tim Kabupaten Sintang berhasil meraih juara II dalam


Dandim Sintang Irup Hari Pahlawan ke 73

BU | 14 Nov 2018 | 05:08 | 2244

Komandan Kodim Sintang bertindak sebagai inspektur ...


BU | 28 Oct 2018 | 03:59:31 | 2199 | Kawasan | Dibaca : 220 kali

Isu LGBT Marak di Meranti, Ormas dan Mahasiswa Pertanyakan Antisipsi Pemda

BU | Kawasan | Isu Lgbt Marak Di Meranti, Ormas Dan Mahasiswa Pertanyakan Antisipsi Pemda


Meranti, BU.com-Maraknya isu bebasnya transaksional LGBTdengan pelaku anak di bawah umur di Meranti membuat sejumlah ormas dan mahasiswa dari berbagai kampus mendatangi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti guna mempertanyakan antisipasi dan penanganan masalah tersebut, Rabu (24/10).

Bertempat di ruang Sekretaris Daerah (Setda), diskusi ringan dilakukan Sekda Kabupaten Kepulauan Meranti Yulian Norwis. MM, bersama Ketua dan Sekjend SAPMA-PP, Ketua dan Sekjen LM2R, Ketua dan Sekjen dari STAI-NH, Amik Selatpanjang. Selain itu tampak juga hadir Perwakilan Mahasiswa Meranti yang kuliah Politeknik dan STAIN Kabupaten Bengkalis.

Dalam kesempatan itu, Ketua Forum Badan Eksekutif  Mahasiswa (Forbem) Kabupaten Kepulauan Meranti Muzakar Salim berharap adanya tindakan yang nyata dari pemerintah daerah dalam memberantas isu yang sudah meluas itu.

"Kami selalu memberikan masukkan kepada kawan-kawan, jangan hanya berfikir kritis, kita harus memberi kontribusi kedaerah, entah dalam bentuk solusi ataupun perbuatan. Terkait LGBT isu yang menyebar saat ini dan bukan hal yang baru lagi. Menanggapi hal ini kami dari pemuda Meranti, khususnya mahasiswa menjadi beban moral tersendiri karena anak daerah, karena ini kampung kita sendiri," ujar Muzakar, yang juga mantan Ketua Dewan mahasiswa STAI Periode 2017/2018.

Dalam pengamatannya banyak akun anak-anak Meranti, entah akun bajakan atau bukan,  mereka melakukan transaksi melalui Grub Facebook. Banyak dari mereka adalah pelajar yang masih di bawah umur.

Sedangkan Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA-PP) Bobi Iskandar mengkhawatirkan dampak dari LGBT akan berpengaruh terhadap psikis pelaku. Bisa jadi ketika depresi mereka akan melakukan transaksi seperti narkoba dan lainnya. Ia berharap pemda melakukan tindakan cepat dan tanggap terhadap hal yang dinilai merusak moral anak muda itu.

"Paling tidak mengawasi tempat-tempat yang dianggap rawan," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua LM2R Kabupaten Kepulauan Meranti, Diman. Ia berharap Pemda segera mengeluarkan surat edaran yang bersifat membatasi tempat dan waktu tertentu untuk dikunjungi, misalnya di Pasar Sandang Pangan.

"Di sana saat ini menjadi markas berkumpulnya para silumanitu. Kami dari ormas siap diturunkan setiap waktu bila diperlukan, namun kami tidak mau gegabah. Untuk itu kami harus mengacu pada surat edaran yang nanti dikeluarkan," ujarnya.

Menanggapi permasalahan itu dalam waktu dekat Sekda Meranti Yulian Norwis,MM akan memberikan ruang khusus kepada seluruh perwakilan mahasiswa guna membahas segala isu dan temuan yang didapat.

"Saya pribadi maupun mewakili Pemerintah Daerah sangat mengkhawatirkan akan hal itu, kami (pemda red) akan terus melakukan pengawasan. Di samping itu juga kami akan membuat diskusi rutin dengan perwakilan dari mahasiswa terkait isu-isu yang berkembang di Meranti ini sehingga nantinya kita bisa bertukar pikiran dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di kampung kita ini," pungkas Sekda yang akrab disapa Icut itu.

Selain menyampaikan berbagai temuan di lapangan maupun media sosial terkait maraknya LGBT, para mahasiswa juga meminta Pemerintah Daerah segera memperhatikan bea siswa agar dalam beberapa hari terahir sudah dikeluarkan secara resmi pengumumannya. (Noeradi)