Senin, 11 Desember 2017

Perhimpunan Tuo Silek Tradisi Alam Minangkabau Anugerahkan Gala Pandeka | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
5316
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
02
914
4827
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
03
696
4027
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
04
130
3732
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
3468
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
06
660
3426
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3171
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
2859
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2338
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
10
655
2320
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
11
702
2220
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
2026
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
13
382
1990
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
14
10
1976
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
1973
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
16
267
1920
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
17
129
1913
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
18
117
1906
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
19
108
1875
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
20
552
1818
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BACA JUGA .....

Kapolres Pasaman Bertemu dengan Wartawan

BU | 07 Dec 2017 | 12:00 | 1619

Baru bertugas satu Minggu Kapolres Pasaman...


Wagub Sumbar Usulkan Asuransi Bencana

BU | 05 Dec 2017 | 04:16 | 1612

Wakil Gubernur Sumatera Barat mengusulkan...


BU | 07 Jan 2016 | 08:12:31 | 239 | Warta Utama | Dibaca : 900 kali

ORMAS DI BALI INI MINTA POLRI PANTAU PENYIDIKAN BENTROK LP KEROBOKAN

BU | Warta Utama | Ormas Di Bali Ini Minta Polri Pantau Penyidikan Bentrok Lp Kerobokan

Jakarta, BU
Organisasi masyarakat (Ormas) Baladika Bali mendatangi Bareskrim Mabes Polri. Ketua Dewan Pembina Baladika Nyoman Sudiantara meminta Bareskrim Mabes Polri untuk melakukan supervisi atau pengawasan terhadap kasus berdarah di Bali tersebut.



"Kami ke Mabes Polri untuk menyampaikan beberapa fakta terjadi kerusuhan atau penyerangan terhadap anggota kami meninggal di Lapas. Penyerangan juga dilakukan saat orang lewat di jalan atribut Baladika, ingin meluruskan berita bentrok dan penyerangan, kalau bentrok head to head, kedua kami ingin memberikan pemahaman yuridis kondusif Denpasar di mata dunia," kata Nyoman Sudiantara di Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/12).

Selain itu, pihaknya akan menyerahkan bukti-bukti dan dokumen sebagai fakta atas kejadian tersebut. Dia mengharapkan Mabes Polri melakukan pemantauan dalam proses penyelidikan, peyidikan dan investigasi kasus tersebut.

"Tujuan kami biar betul-betul hukum menjadi panglima dalam berbangsa dan bernegara ini. Bukan berdasarkan kekuasaan, kekerasan dan sebagainya, jangan sampai. Kami mohon Mabes Polri juga ikut memantau, biar jangan sampai ada image yang bukan pelaku dikatakan pelaku tapi yang pelaku tidak dikatakan sebagai pelaku," ujar dia.

Lebih jauh, dia mengakui sudah ada musyawarah Laskar Bali dan Baladika untuk tidak meneruskan bentrokan di Bali. Saat ini, kondisi di Bali sudah kondusif atas kejadian tersebut.



"Meskipun sudah ada itu ini masalah penegakan hukum beda persoalan beda, musyawarah itu berbicara kondusifitas juga di lain sisi kami ke sini berbicara persoalan hukum. Itu kedatangan kami ke sini," ujar dia.

Seperti diketahui, Polisi menetapkan 14 orang sebagai tersangka peristiwa berdarah dari mulai kerusuhan di dalam Lapas Kelas II A Kerobokan hingga bentrok di Jalan Teuku Umar, yang terjadi pertengahan Desember kemarin. 14 tersangka ini diduga terlibat dalam kasus pembunuhan secara bersama-sama yang di lakukan di dalam Lapas hingga di Jalan Teuku Umar, Denpasar.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis 17 Desember 2015, lalu mengakibatkan 5 orang meninggal terkena sabetan pedang dan tombak. Hal ini dibenarkan oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Anak Agung Made Sudana bahwa saat ini sedang dalam proses pembuktian terhadap keterangan dari para pelaku. Ia pun membenarkan bahwa sebagian besar pelaku menyerahkan diri.

"Ya sudah ada penambahan jumlah pelaku. Berdasarkan penyidikan dan juga langsung menyerahkan diri. Lengkapnya tanya Kasat saya," singkat Sudana di Denpasar, Bali, Sabtu (26/12).

Korban pertama di Lapas Kerobokan adalah I Putu Sumaryana alias Robot. Dia meninggal langsung di TKP. Kedua, Putu Sumarjaya alias Dogler, meninggal di rumah sakit.

Sementara korba luka-luka yaitu Putu Semal dan Dore alias Adi Wibawa yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Sanglah. Korban di Jalan Teuku Umar ada tiga orang mengalami luka dan satu orang meninggal dunia di RS Sanglah adalah Ferdian (27). Dia mengalami luka robek di kepala, pinggang kiri, dan pergelangan tangan kiri.

Kemudian, Made Suryata (48). Dia mengalami luka robek kepala atas belakang, luka robek punggung kanan dan pergelangan tangan kiri. Korban selanjutnya, I Wayan Sudarsana (23), mengalami luka robek pergelangan tangan kiri dan luka robek dada kanan. **(red)




Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 459787


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA