Kamis, 15 November 2018

Diikuti 40 Desa, Pilkades Serentak 2018 di Ciamis Diharapkan Aman Kondusif | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
8564
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7020
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5819
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5519
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5254
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4592
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4398
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3979
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3236
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3192
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
3022
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
12
119
2992
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
2957
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2848
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2710
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2678
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
17
10
2669
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2624
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2588
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2563
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Polres Melawi Gelar Anev Operasi Mantap

BU | 15 Nov 2018 | 11:55 | 2256

Guna melakukan kontrol dan pengendalian pelaksanaan...


Kajari Sidoarjo Komit Berantas Korupsi

BU | 15 Nov 2018 | 07:34 | 2254

Kejaksaan Negeri Sidoarjo berkomitmen memberantas...


BU | 13 Jan 2016 | 12:59:31 | 311 | Warta Utama | Dibaca : 708 kali

PC SUDAH DIKELUARKAN DARI SMELTER PT. KOBA TIN

BU | Warta Utama | Pc Sudah Dikeluarkan Dari Smelter Pt. Koba Tin

Koba (Babel), LKN
Setelah awak media massa cetak maupun online ramai memberitakan pemotongan smelter PT.Koba tin tanpa izin. Kini satu unit PC dikeluarkan dari smelter komplek PT.Koba Tin oleh pengusaha besar kota koba diduga bernama Thamron alias Aon. Aktifitas pengeluaran PC tersebut dilakukan pada selasa(12/1/2016). PC tersebut dibawa ke arah kulur ilir atau tepatnya gudang air mencarut kelurahan padang mulya, yang diduga milik Thamron alias Aon.



Keluarnya PC dan alat-alat pemotong besi berupa blenderpun mengisyaratkan kalau permainan tingkat "dewa" tersebut illegal atau tak berizin. Pemerhati Kebijakan Publik Bangka Tengah, Arman meminta anggota DPRD Bateng jangan melempem melihat permasalahan ini.

"Dengan sikap melempemnya anggota Dewan bateng, membuat kami semua bertanya-tanya. Apalagi ancaman koba menjadi kota hantu terus datang kedalam mimpi masyarakat koba" kata Arman kepada  LKN selasa(12/1/2016) Arman bertanya-tanya, kenapa alat berat PC tersebut dikeluarkan dari Smelter komplek PT.Koba tin. Terus kalau legal, kenapa stop.

"Itu kegiatan legal, atau illegal?. Kok, PC nya sudah dibawak masuk, tarik lagi keluar usai awak media ramai memberitakan masalah tersebut. Bagaimana dengan beberapa truk sempat keluar dari smelter membawa besi atau benda lainnya kemarin" tanya Arman Menurutnya, Aktifitas Koba tin ini harus dikontrol bersama, jangan dibiar-biarkan begitu saja.

"Kami ingatkan kepada pengusaha besar dikoba, jangan semena-mena membuat perkeliruan di koba. Kami masyarakat tidak pernah takut kalau melihat ada aktifitas salah, lalu merugikan orang lain meskipun mereka pengusaha besar" katanya Arman mengungkapkan, bahwa di dalam smelter tersebut terdapat banyak benda-benda yang memiliki nilai ekonomis, seperti tin slag, intermediate hingga elmenite dan zirkon sisa peleburan. Artinya, bukan hanya besi tua saja yang harus dijaga.

"PT.Koba tin sekarangkan dalam status quo. Kaitan dengan penghapusan atau jual beli asset, harus ada izin dari kementrian ESDM RI bukan main kong kalikong tingkat dewa." katanya Selain itu, selama pelaksanaan penghapusan asset, pihak terkait juga harus memperhatikan lingkungan sekitar. Harus ada jaminan kesehatan terhadap mahluk hidup, jangan sampai kegiatan tersebut berdampak buruk terhadap lingkungan dan mahluk hidup lainnya.

"Smelter PT.Koba tin itu berada di pemukiman padat penduduk. Kalau ada masyarakat sakit, mengingat banyak debu ataupun mineral bahaya melayang melalui udara. Kami siap laporkan aktifitas yang mengancam keselamatan hajat hidup orang banyak tersebut ke pihak berwajib" pungkasnya Arman mengancam, jika aktifitas tersebut berlanjut tanpa izin.

Masyarakat kota koba akan datangi pengusaha yang memotong besi tersebut. Masyarakat siap menuntutnya, jika terbukti illegal. "Ancaman gangguan ada disana. Ingat smelter PT.Koba tin itu berada di wilyah padat penduduk. Jangan semena-mena dengan masyarakat, kami tidak takut" ujar arman menegaskan pernyataannya Arman meminta kementrian ESDM RI turun kelapangan, lihat apa yang terjadi terhadap asset PT.Koba tin.

"Kalau Pemkab Bateng sudah tidak kami percaya, sebab merekalah yang ingin menutup PT.Koba tin. Sekarang mereka pulahlah menjadi kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu," pintanya. *(Syamsul Bahr)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 502262


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA