Selasa, 21 Agustus 2018

Peringati HUT RI 73 Polres Ciamis Gelar Parade Sepeda | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
7529
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
6408
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5472
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
4968
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
4747
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4397
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4090
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3688
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
2957
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
2943
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2846
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
12
702
2752
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
13
655
2716
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
14
129
2604
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2494
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2491
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
17
382
2490
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
18
119
2439
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2402
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2400
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Polres Ciamis Ringkus Penjual Olplosan

BU | 19 Aug 2018 | 11:56 | 2019

Bentuk keseriusan Polres Ciamis dalam memerangi penyakit...


HANI BNN Kota Sawahlunto Bertabur Hadiah

BU | 17 Aug 2018 | 11:59 | 2014

Bertepatan dengan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI)


BU | 17 Jan 2016 | 01:02:31 | 376 | Warta Utama | Dibaca : 631 kali

CERITA SAKSI MATA YANG MELIHAT LANGSUNG BRUTALNYA PELAKU BOM DI STARBUCKS THAMRIN

BU | Warta Utama | Cerita Saksi Mata Yang Melihat Langsung Brutalnya Pelaku Bom Di Starbucks Thamrin

Jakarta, BU
Ardila (25) salah seorang saksi mata menceritakan ada orang yang ditembak dan diseret keluar dari Starbuck oleh pelaku bom Thamrin. Namun dirinya tidak mengenali apakah itu pelaku atau korban.


Edward Febriyati

Ardila sendiri merupakan karyawan restoran cepat saji di Gedung Cakrawala. Saat peristiwa, Kamis (14/1) dirinya mendengar ledakan keras dari dalam restoran.

"Kejadiannya jam 10 waktu itu lagi kerja layanin customer sebagai kasir, waktu ada ledakan semua langsung panik keluar. Saya berdiri di depan restoran, saya melihat orang berompi hitam dengan topi menakut-nakuti kerumunan dengan senjata pendek," ujar Ardila di lokasi karangan bunga Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (16/1/2015).

Kemudian, selang ledakan di pos polisi, Ardila mengaku dengar suara ledakan keras dari samping restoran tempat kerjanya. Tak lama kemudian ada seseorang yang diseret keluar oleh pria yang tidak dikenalnya.

"Nggak lama pria yang menyeret orang itu ditembak, posisinya saya berdiri di luar ngerekam peristiwa itu," sambungnya.

Ardila pun mengaku telepon genggam miliknya dirampas oleh pria tak dikenalnya. Tak hanya itu dirinya dibentak dengan mempertanyakan tujuan rekamannya.

"Nggak tau siapa yang ngerampas, dia cuma bilang buat apa kamu ngerekam abis itu hape saya diambil dan dibanting, karena takut saya langsung lari ke dalam dan bersembunyi di bawah balik meja," paparnya.

Ardila yang ketakutan dan bersembunyi di balik meja pun kembali mendengar dua ledakan keras. Saat itu dia tidak berani melihat lantaran saking takutnya.

"Nggak lama ada dua ledakan lagi, suaranya keras sampai telinga saya berdengung tidak bisa dengar," paparnya.

Pasca kejadian, Ardila tak diperbolehkan langsung pulang oleh keamanan restoran. Dirinya diperbolehkan pulang setelah semua lokasi dipastikan aman.

"Baru boleh pulang jam 8 malam, begitu lokasi dipastikan aman, Sebelum pulang saya sempat diperiksa sama polisi," tuturnya.

Ardila mengaku trauma atas peristiwa ledakan bom di Jalan Thamrin. Satu hari setelah kejadian dia pun memutuskan berhenti kerja sebagai karyawan restoran cepat saji.

"Suami saya minta saya untuk resign, begitu juga dengan keluarga. Akhirnya saya putusan berhenti kerja juga karena takut juga," pungkasnya. (edo/dra)



Share on :


Sumber : detik.com




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 426028


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA