Sabtu, 20 Januari 2018

Debt Collector Leassing Merajalela, Polsek Cibadak Sukabumi Ambil Sikap | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
5855
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
02
914
4922
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
03
696
4771
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
04
130
3851
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
05
660
3627
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
06
484
3613
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3315
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3008
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2432
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
10
655
2369
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
11
702
2281
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
2086
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
13
382
2053
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
14
10
2049
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2046
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
16
552
1986
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
17
117
1971
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
18
267
1970
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
19
129
1966
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
20
108
1931
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BACA JUGA .....

Apel Bersama TNI-Polri di Makorem

BU | 18 Jan 2018 | 09:20 | 1692

Dua pejabat tinggi di TNI-Polri yang notabene putra daerah..


Saatnya Sarjana Solok Ciptakan Peluang

BU | 30 Dec 2017 | 01:53 | 1655

Sudah saatnya para sarjana di Kabupaten Solok menciptakan...


BU | 17 Jan 2016 | 01:02:31 | 376 | Warta Utama | Dibaca : 510 kali

CERITA SAKSI MATA YANG MELIHAT LANGSUNG BRUTALNYA PELAKU BOM DI STARBUCKS THAMRIN

BU | Warta Utama | Cerita Saksi Mata Yang Melihat Langsung Brutalnya Pelaku Bom Di Starbucks Thamrin

Jakarta, BU
Ardila (25) salah seorang saksi mata menceritakan ada orang yang ditembak dan diseret keluar dari Starbuck oleh pelaku bom Thamrin. Namun dirinya tidak mengenali apakah itu pelaku atau korban.


Edward Febriyati

Ardila sendiri merupakan karyawan restoran cepat saji di Gedung Cakrawala. Saat peristiwa, Kamis (14/1) dirinya mendengar ledakan keras dari dalam restoran.

"Kejadiannya jam 10 waktu itu lagi kerja layanin customer sebagai kasir, waktu ada ledakan semua langsung panik keluar. Saya berdiri di depan restoran, saya melihat orang berompi hitam dengan topi menakut-nakuti kerumunan dengan senjata pendek," ujar Ardila di lokasi karangan bunga Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (16/1/2015).

Kemudian, selang ledakan di pos polisi, Ardila mengaku dengar suara ledakan keras dari samping restoran tempat kerjanya. Tak lama kemudian ada seseorang yang diseret keluar oleh pria yang tidak dikenalnya.

"Nggak lama pria yang menyeret orang itu ditembak, posisinya saya berdiri di luar ngerekam peristiwa itu," sambungnya.

Ardila pun mengaku telepon genggam miliknya dirampas oleh pria tak dikenalnya. Tak hanya itu dirinya dibentak dengan mempertanyakan tujuan rekamannya.

"Nggak tau siapa yang ngerampas, dia cuma bilang buat apa kamu ngerekam abis itu hape saya diambil dan dibanting, karena takut saya langsung lari ke dalam dan bersembunyi di bawah balik meja," paparnya.

Ardila yang ketakutan dan bersembunyi di balik meja pun kembali mendengar dua ledakan keras. Saat itu dia tidak berani melihat lantaran saking takutnya.

"Nggak lama ada dua ledakan lagi, suaranya keras sampai telinga saya berdengung tidak bisa dengar," paparnya.

Pasca kejadian, Ardila tak diperbolehkan langsung pulang oleh keamanan restoran. Dirinya diperbolehkan pulang setelah semua lokasi dipastikan aman.

"Baru boleh pulang jam 8 malam, begitu lokasi dipastikan aman, Sebelum pulang saya sempat diperiksa sama polisi," tuturnya.

Ardila mengaku trauma atas peristiwa ledakan bom di Jalan Thamrin. Satu hari setelah kejadian dia pun memutuskan berhenti kerja sebagai karyawan restoran cepat saji.

"Suami saya minta saya untuk resign, begitu juga dengan keluarga. Akhirnya saya putusan berhenti kerja juga karena takut juga," pungkasnya. (edo/dra)



Share on :


Sumber : detik.com




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 649073


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA