Minggu, 21 Oktober 2018

Kurang dari 24 Jam Polres Melawi Berhasil Ringkus 2 Pembobol SD | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
8345
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
6808
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5759
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5328
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5125
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4545
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4290
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3904
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3180
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3104
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2986
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
12
702
2889
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
13
119
2880
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2815
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2685
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2624
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
17
10
2620
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2589
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2542
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2526
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Wakapolres Melawi Buka Diklatsar

BU | 20 Oct 2018 | 09:24 | 2177

Waka Polres Melawi Kompol Jajang, S. Kom membuka kegiatan...


Kanit Reskrim Ella Hilir Imbau Kamtibmas

BU | 20 Oct 2018 | 12:45 | 2176

Kanit Teskrim dan Kanit Sabhara Polsek Ella Hilir...


BU | 24 Jan 2016 | 02:24:31 | 431 | Kawasan | Dibaca : 639 kali

MENYIKAPI KEHADIRAN GAFATAR

BU | Kawasan | Menyikapi Kehadiran Gafatar

Jakarta, BU
Kelompok aktivis hak asasi manusia Setara Institute mengingatkan bahwa para pengikut kelompok Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) -- yang sudah dilarang pemerintah -- adalah juga warga negara Indonesia yang dilindungi hak-haknya.


Sejumlah anak dari warga eks Gafatar bermain bersama anggota prajurit Yon 643 Wanara Sakti Anjungan, di pemukiman mereka di kawasan Monton Panjang, Dusun Pangsuma, Desa Antibar, Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalbar, 19 Januari 2016. Antara/Jessica Helena Wuysang

"Pengikut Gafatar adalah warga negara yang berhak atas perlindungan dan hak atas rasa aman. Apapun pandangan keagamaan Gafatar, negara tidak boleh membiarkan mereka mengalami persekusi atau penganiayan dari siapapun," kata salah satu aktivis Setara, Bonar Tigor Naipospos dalam pernyataannya awal pekan ini.

Setara menyoroti terjadinya amuk massa dan pembakaran pemukiman pengikut Gafatar di Mempawah, Kalimantan Barat, sebagai dampak dari pernyataan menghakimi dan stereotip yang menganggap Gafatar sebagai aliran sesat, setelah Majelis Ulama Indonesia menyatakan Gafatar sebagai aliran sesat.

"Setara Institute mengingatkan agar pemerintah bekerja berdasarkan konstitusi dan perundang-undangan bukan pada fatwa-fatwa yang sama sekali tidak memiliki kekuatan hukum. Penyesatan oleh lembaga keagamaan tertentu yang diafirmasi oleh negara, dipastikan akan melahirkan kekerasan massa," kata Bonar.

Pemberitaan tentang Gafatar mulai gencar akhir tahun lalu setelah muncul berbagai laporan hilangnya anggota keluarga dari berbagai daerah. Banyak dari warga yang dilaporkan hilang itu merupakan orang-orang terdidik dan mapan secara ekonomi, serta sudah berkeluarga.

Namun demikian, informasi tentang Gafatar itu sendiri sangat minim dan sejumlah pengurus yang tercantum dalam situs kelompok tersebut juga kemudian susah dicari. Situs itu sendiri sudah tak bisa diakses lagi sekarang.

“Saya rasa masih perlu lebih banyak bukti yang kuat yang menunjukkan orang-orang yang hilang itu benar-benar anggota Gafatar,” Ujar Benediktus, salah seorang Mahasiswa di Bandung, Jawa Barat.

Menurutnya, pemberitaan di media massa memperkeruh suasana karena kerap kali latah dan seakan-akan menghubungkan semua kejadian hilangnya orang menjadi anggota Gafatar. Hal ini pula yang menurutnya menjadi penyebab adanya kerusuhan seperti yang terjadi di Mempawah.

Namun, di sisi lain ada pula yang menyoroti lemahnya pengawasan pemerintah karena Gafatar sempat terdaftar sebagai organisasi masyarakat yang sah, tetapi ternyata menyebarkan ajaran sesat.

“Wajar kalau pengikut Gafatar itu banyak karena kalangan yang direkrut itu orang awam atau yang tak mendalami agama,” Ujar Julian, seorang pekerja swasta di Bandung, Jawa Barat.

“Tentu mereka akan lebih tergoda dengan bahasa dan aksi yang manis yang tentu menjadi provokasi yang efektif,” tambahnya.

Dengan maraknya isu Gafatar di tanah air, beberapa aktivitas Gafatar di beberapa daerah juga sempat dibubarkan karena dianggap menyesatkan.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan kini ormas Gafatar tidak terdaftar di Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) sebagai organisasi resmi.

MUI juga memberikan surat penetapan yang di dalamnya disebutkan alasan-alasan mengapa ormas tersebut sesat, diantaranya adanya modifikasi syahadat dengan menyebut Ahmad Moshaddeq sebagai nabi. Kedua, adanya nabi setelah Nabi Muhammad. Ketiga, tidak menwajibkan puasa, salat serta haji.

Dengan adanya tiga fakta tersebut, maka MUI menetapkan ajaran Al-Qiyadah Al-Islamiyah merupakan ajaran sesat dan menyesatkan serta berada di luar Islam, dan orang yang mengikuti ajaran tersebut adalah murtad (keluar dari Islam). (Lukya Panggabean/Heru Andriyanto/HA)



Share on :


Sumber : beritasatu.com




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 352623


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA