Minggu, 24 Juni 2018

Polres Melawi Gelar Apel Kesiapan Randis Pengamanan Pilkada 2018 | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
7014
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
6006
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5326
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
4574
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
4444
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4259
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3910
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3532
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2789
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
10
552
2786
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2708
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
12
655
2639
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
2595
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
14
129
2516
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
15
10
2382
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
16
382
2380
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
17
683
2365
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
18
1920
2306
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
19
267
2281
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
20
117
2280
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BACA JUGA .....

Kapolres Solok dan BBPOM Survei Pasar

BU | 28 May 2018 | 06:29 | 1902

Rombongan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM)


Susi: Tinggalkan Illegal Fishing

BU | 25 May 2018 | 02:04 | 1889

Dua hari berada divkabupaten Banggai Laut (Balut) provinsi..


BU | 31 Oct 2015 | 03:40:31 | 48 | Liputan Khusus | Dibaca : 720 kali

PEMERINTAH DAN APARAT PENEGAK HUKUM HARUS TEGAS

BU | Liputan Khusus | Pemerintah Dan Aparat Penegak Hukum Harus Tegas

Tiga Tahun Kasus di Desa Nduaria belum dapat Terselesaikan




Ende (NTT), BU

Meneropong kasus yang terjadi didesa Nduaria Kecamatan Kelimutu Kabupaten Ende, Pemerintah dan Aparat penegak hukum di Kabupaten Ende harus mengambil sikap tegas dan menindak pihak-pihak yang dianggap sebagai penghalang untuk perdamaian kedua tokoh adat didesa Nduaria yang sedang bertikai saat ini.

Media Berita Nasional Bhayagkara Utama merekam, sejak tahun 2013 kasus pembunuhan didesa Nduaria yang melibatkan ke dua kelompok atau kubu yang dilatarbelakangi urusan adat ini, Sudah dua kali warga yang menamakan diri "Masyarakat Peduli Nduaria" datang menemui Pemerintah dan DPRD, Mereka meminta agar kasus didesa Nduaria tersebut diselesaikan dengan cara damai. Salah satu kelompok atau kubu yang bertikai ingin menyelesaikan Kasus tersebut dengan cara damai dan meminta Pemerintah dan DPRD untuk memfasilitasi perdamaian tersebut. Niat baik dari salah satu pihak inipun mendapat respon baik dari pemerintah kabupaten dalam hal ini Bupati Ende, dengan mengundang semua unsur Muspida dan kedua tokoh adat desa Nduaria yang bertikai untuk membicarakan hal tersebut dan mencari solusi, Agar Kasus atau permasalahan yang terjadi ditanah persekutuan adat desa Nduaria segera terselesaikan.

Rapat atau pertemuan tersebut dilaksanakan pada Jumad, 16 Oktober 2015 bertempat dirumah jabatan (Rujab) bupati Ende, Sejak pukul 03.00 sampai pukul 07.00 malam.Hingga ahkir pertemuan, Salah satu pihak tidak ingin berdamai dan tetap ingin menyelenggarakan seremonial atau upacara adat, yang mana penyelenggaraan adat secara sepihak tersebut dilarang. Menyikapi hal tersebut, Bupati Ende, Ir. Marselinus Yosephus Winfried Petu, Meminta kepada kedua kelompok yang bertikai untuk masing-masingmenahan diri, Jangan melakukan hal-hal atau tindakan-tindakan atau perbuatan yang melawan hukum. Apabila ada pihak-pihak yang melawan hukum dan melanggar undang-undang, Maka Saya minta Aparat penegak hukum segera tindak lanjut.

Kalau ada oknum atau pihak-pihak yag mengancam dan melakukan tindakan kriminal,Saya minta Polisi tangkap. Kita ini Negara hukum, Tegas Bupati Marsel, Seraya meminta aparat kepolisian untuk mencari tahu siapa yang melakukan pengancaman. Hasil dari pertemuan inipun belum menemui titik terang, Karena salah satu kelompok ingin tetap melaksanakan seremonial adat pada bulan Oktober ini. Untuk diketahui, Sebelumnya pada Kamis, 08 Oktober 2015, Forum masyarakat Peduli Nduaria datang menemui pemerintah dan DPRD, Forum meminta agar Pemerintah dan DPRD Kabupaten Ende segera menyelesaikan Permasalahan yang terjadi didesa Nduaria dengan memediasi kedua kelompok yang bertikai agar kembali rujuk seperti sedia kala, Dan memberikan pemahaman hukum secara khusus kepada kedua kelompok tersebut dan kepada Masyarakat Nduaria secara umum, Berdasarkan Salinan Putusan Pengadilan Tinggi Negri Kupang, serta meminta Pemerintah dan DPRD Kabupaten Ende untuk menghentikan pelaksanaan seremonial adat yang dijalankan secara sepihak, sebelum dilaksanakannya perdamaian antara kedua kelompok yang bertikai tersebut.

Koordinator Forum Masyarakat Peduli Nduaria, Yosefat Lima, SH, sebelumnya kepada Media Berita Nasional Bhayangkara Utama mengatakan, Pihaknya telah melakukan upaya maksimal, Meminta Pemerintah dan DPRD kabupaten Ende untuk segera mengambil langkah dan mendamaikan kedua kelompok yang bertikai tersebut untuk kembali rujuk seperti sedia kala agar terciptanya rasa aman bagi masyarakat Nduaria secara umum. Maka untuk bisa tercapainya perdamaian diDesa Nduaria, Maka, Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum harus mengambil sikap tegas, Ungkap Yosefat. Saya sepakat dengan sikap bupati Ende yang meminta Aparat Kepolisian untuk mencari tahu dan menangkap oknum atau pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pengancaman dan memperkeruh suasana diDesa Nduaria. Kalau memang ada oknum-oknum yang meresahkan warga masyarakat Nduaria, Polisi harus segera mengambil tindakan tegas.

Yang kita inginkan adalah Nduaria yang Damai, Aman, Masyarakatnya hidup bersahaja, Saling mengharagai dan saling menghormati satu sama lainnya, Karena kedua kelompok yang bertikai tersebut adalah memiliki hubungan dan pertalian sejak turun temurun dan memiliki tatanan dalam wilayah persekutuan adat Nduaria, Ungkap Koordinator ForumMasyarakat Peduli Nduaria, Yosefat Lima, SH. Pasang foto koordinator forum masyarakat peduli nduaria, Yosefat Lima, SH, dan foto usai pertemuan kedua kelompok. **(Damianus Manans Biro Ende)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 84384


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA