Senin, 23 April 2018

487 Sarjana Diwisuda, Rektor: Unigal Berdaya Saing Global | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
6491
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
5601
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5148
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
4140
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
05
130
4099
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
06
484
4037
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3684
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3358
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2631
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
10
552
2572
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2535
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
12
655
2524
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
2457
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
14
129
2409
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
15
382
2253
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2232
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
17
683
2228
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
18
267
2154
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
19
117
2145
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
20
108
2110
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BACA JUGA .....

Irwasda Polda Kalbar Ajak Transparansi

BU | 16 Apr 2018 | 11:43 | 1812

Workshop hasil evaluasi implementasi Sistim Keuangan Desa...


Wakapolda Kalbar Asistensi Polres Melawi

BU | 16 Apr 2018 | 10:49 | 1811

Atas ijin Kapolda, Wakapolda Kalimantan Barat (Kalbar)...


BU | 19 Feb 2016 | 02:06:29 | 545 | Liputan Khusus | Dibaca : 368 kali

TERDAKWA KASUS PEMBUNUHAN AJUKAN BANDING, SETELAH DI VONIS 15 TAHUN PENJARA

BU | Liputan Khusus | Terdakwa Kasus Pembunuhan Ajukan Banding, Setelah Di Vonis 15 Tahun Penjara

Lubuk Pakam, BU
Ikshan Darmawan Lubis alias Wawan (25) warga Jalan Besar Deli Tua Gang Surya Kelurahan Deli Tua Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deliserdang, tertunduk lesu setelah mendengar putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lubuk Pakam.


Terdakwa kasus pembunuhan Ikshan Darmawan Lubis alias Wawan tertunduk lemas di kursi pesakitan saat mendengarkan putusan pimpinan Majelis Hakim Sabar Simbolon Kamis (18/2) di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam.

Sabar simbolon selaku pimpinan Majelis Hakim dalam sidang kasus pembunuhan memutuskan kepada terdakwa Ikshan Darmawan Lubis alias Wawan dengan pidana penjara selama 15 tahun penjara dan membayar biaya perkara sebesarRp 5.000, Kamis (18/2) diruang sidang Candra Pengadilan Negeri Lubuk Pakam.

Sebelumnya Wawan di tuntut Hary Yohanes, SH selaku JPU (Jaksa Penuntut Umum) dari Kejaksaan Negeri Pancur Batu dengan tuntutan berupa, menyatakan terdakwa Ikshan Darmawan Lubis alis Wawan telah bersalah melakukan tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain sebagaimana dimaksud dalam pasal 338 KUH Pidana, serta menjatuhkan pidana terhadap Ikshan Darmawan Lubisalias Wawan dengan pidana penjara selama 15 tahun (lima belas tahun) dikurangi selama terdakwa dalam masa tahanan sementara dan menyatakan barang bukti berupa 1 (satu) buah tilam, 1 (satu) potong baju, 1 (satu) potong celana panjang, 1 (satu) potong celana dalam, 1 (satu) potong BH dan 1 (satu) tali pinggang, dikembalikan kepada yang berhak. Sedangkan 1 (satu) buah kispray atau pewangi pakaian merk Rapika yang bercak darah, 1 (satu) buah grendel dan gemboknya dan 1 (satu) buah pulpen dirampas untuk dimusnahkan dan 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha BK 2071 CP, dirampas untuk Negara dan menetapkan terdakwa dibebani dengan membayar biaya perkara sebesar Rp 5.000 (lima ribu rupiah).

Setelah membacakan vonisnya pimpinan Majelis Hakim Sabar Simbolon menanyakan kepada terdakwa dan kuasa hukumnya.

Setelah mendengar penjelasan ketua Majelis Hakim terdakwapun permisi kepada Majelis Hakim untuk permisi mendekati kuasa hukumnya, dan setelah itu terdakwapun menyatakan dirinya akan melakukan banding atas putusan Majelis Hakim, sehingga Jaksa Penuntut Umum pun juga mengatakan banding kepada Majelis Hakim.

Kronologis kejadian :
"Pada hari Jum’at tanggal 29 Mei 2015 terdakwa bekerja di. PT. Sumber Tirta Nusantara yang berada di Gg. Setia Kelurahan Kedai Durian Kecamatan Medan Johor Kota Medan, selanjutnya sekira pukul 12.30 Wib terdakwa keluar dari Pabrik tempat terdakwa bekerja dengan menggendarai sepeda motor Yamaha No.pol BK-2071-CP ke rumah korban Rahma Daniar yang merupakan teman kerja terdakwa di Jalan Besar Deli Tua Gang Surya Kelurahan Deli Tua Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang yang hanya berjarak 4 (empat) Km, sesampainya di gang rumah korban, terdakwa memarkirkan sepeda motornya dan terdakwa berjalan kaki menuju rumah korban, setelah itu terdakwa masuk kedalam rumah korban dan berbicara dengan korban yang pada saat itu masih didalam kamar, selanjutnya terdakwa mendekati kamar korban dan terdakwa meminta maaf sambil merayu korban agar memaafkan terdakwa namun korban tidak mau memaafkan sambil mundur kearah kasur hingga korban jatuh kekasur yang berada dikamar korban, lalu terdakwa mendatangi korban untuk menolongnya sambil kembali meminta maaf akan tetapi korban tetap tidak mau dan pada saat itu terdakwa memaki terdakwa, karena korban memaki terdakwa, terdakwa mencoba merayunya kembali agar mau memaafkan terdakwa, tetapi korban tetap memaki terdakwa, selanjutnya karena korban tetap memaki terdakwa, akibatnya terdakwa emosi dan mengambil pulpen yang diselipkan dikantong celana terdakwa dan menusuk leher korban sebanyak 1 (satu) kali, lalu terdakwa keluar dari kamar korban untuk menutup pintu dapur rumah korban. Dan pada saat terdakwa menutup pintu dapur tersebut terdakwa melihat lem alteco dan mengambilnya, selanjutnya terdakwa kembali kekamar korban dan pada saat terdakwa akan membuka lem alteco, lem tersebut tumpah diatas tubuh korban hingga korban berteriak minta tolong, selanjutnya terdakwa menusuk perut korban bagian kiri dengan pulpen dan menggoreskan leher korban dengan pulpen serta menutup mulut korban dengan menggunakan tangan sebelah kanan serta terdakwa juga mengambil botol kisprey yang berada dekat korban dan memukulkan bagian ujung botol tersebut ke kening korban dan juga menuangkan cairan yang berada dalam botol tersebut ke dalam mulut korban agar korban tidak menjerit minta tolong, akan tetapi korban masih menjerit minta tolong, lalu terdakwa menarik tilam yang ada diatas kepala korban dan menutupkannya ke wajah korban dengan cara menekan tilam tersebut hingga korban tidak berdaya selanjutnya terdakwa membuka tali pinggang dan resletingnya lalu menurunkan celana berserta celana dalam korban sampai ke lutut korban dan setelah itu terdakwa membuka celananya sendiri dan terdakwa menyetubuhi korban dengan cara memasukkan kemaluan terdakwa ke kemaluan korban dan selanjutnya memaju mundurkan kemaluan terdakwa, kemudian terdakwa menaikan kembali celana korbn seperti semula dan selanjutnya terdakwa meninggalkan korban dan pergi keluar rumah korban dengan menggembok pintu depan rumah korban, dan pada saat terdakwa akan pergi meninggalkan rumah korban, saksi Lili Khairani mendengar suara pintu bagian depan rumah korban digembok lalu saksi Lili Khairani melihat terdakwa berjalan dari pintu rumah korban menuju samping rumah korban selanjutnya terdakwa pergi meninggalkan rumah korban menuju tempat terdakwa memakirkan sepeda motornya lalu terdakwa kembali ke kerjanya, pada saat terdakwa di pingir jalan B.Z. Hamid dekat simpang Gang Ladang, terdakwa membuang pulpen yang digunakan terdakwa untuk menusuk leher dan perut korban di parit yang berada di pinggir jalan tersebut, dan selanjutnya terdakwa melanjutkan perjalanan ke tempat terdakwa bekerja dan terdakwa kembali bekerja".

Bahwa akibat perbuatan yang dilakukan terdakwa, Korban Rahma Daniar meninggal dunia sebagaimana Visum Et Repertum Rumah Sakit Umum Bhayangkara TK-II Kota Medan Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Nomor : B/262/ver/V/2015 tanggal 29 Mei 2015 yang dibuat dan ditandatangani oleh Dr. H. Guntur Bumi Nasution, Sp.F yang menyimpulkan bahwa telah diperiksa sesosok mayat perempuan dikenal, usia dua puluh satu tahun, panjang badan seratus lima puluh centi meter, rambut warna hitam dan tidak mudah dicabut.

Dan dari hasil pemeriksaan luar dan dalam dijumpai luka terbuka pada dahi, leher kiri, perut kiri, luka tembus di leher kiri sampai ke saluran nafas, luka tembus di perut kiri sampai ke penggantung usus, serta dijumpai darah di dasar tulang tengkorak sebanyak dua puluh milimeter, dijumpai darah pada rongga perut sebanyak lima ratus milimeter, dijumpai luka lecet pada leher sebelah kiri bentuk bulan sabit dan hasil sperma negative.

Penyebab kematian korban akibat mati lemas disebabkan kekerasan pada leher disertai pendaharahan pada perut akibat luka tikam dan trauma pada kepala, dan perbuatan terdakwa sebagaimana di atur dan di ancam pidana dalam pasal 338 KUH Pidana. **(Fadhil )



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 567964


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA