Minggu, 17 Februari 2019

Rahmad Halilintar Laporkan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Solok ke Polisi | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
9173
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7513
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
03
660
6182
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
04
914
6022
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5675
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4756
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4651
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
4194
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3458
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
10
119
3393
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
11
100
3369
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
3173
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
3115
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2942
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2847
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2816
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
17
129
2794
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
18
1920
2769
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
19
382
2746
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2702
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Bupati Sidoarjo Apresiasi Zona Integrita

BU | 19 Dec 2018 | 08:13 | 2352

Sebagai bentuk komitmen mewujudkan lingkungan yang bebas...


Polda Kalbar Akan Gelar Ops Lilin Kapuas

BU | 16 Dec 2018 | 03:38 | 2349

Dalam rangka kesiapan pelaksanaan Pengamanan Natal 2018 dan


BU | 05 Mar 2016 | 03:33:31 | 600 | Liputan Khusus | Dibaca : 480 kali

SOPIR KAMPUNG NEKAT JADI TNI GADUNGAN, TIPU WARGA RP 57 JUTA

BU | Liputan Khusus | Sopir Kampung Nekat Jadi Tni Gadungan, Tipu Warga Rp 57 Juta

Jakarta, BU
Fery Kristianto (42) nekat menjadi tentara gadungan dan menipu warga. Dalam aksinya selama 1,5 bulan, pelaku berhasil meraup Rp 57 juta dari 10 warga yang ditipunya. Warga yang jengkel lantaran ditipu, mendatangi pelaku dan menghajarnya.


Ilustrasi

Untung polisi yang dihubungi warga datang melerai pengeroyokan di sebuah rumah di Jalan Tipar Cakung, Sukapura, Jakarta Utara. Bapak tiga anak ini segera digelandang ke Mapolsek Metro Cilincing.

Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Edi Purnawan, mengatakan dalam pemeriksaan terungkap upaya Fery yang menyamar jadi tentara. Bahkan, untuk meyakinkan korbannya dia selalu mengenakan pakaian dinas lengkap layaknya seorang TNI.

Menurut Kapolsek, Fery ditangkap setelah Satori, 45 tahun, mengaku diutangi pelaku. Berdalih ingin mengikuti pendidikan perwira TNI, Kamis (4/1), Fery berutang Rp 10 juta padanya. Fery berjanji mengembalikan uang itu hingga dua kali lipat atau sebesar Rp 20 juta. Di hadapan korban, pelaku juga mengaku telah mengajukan pinjaman sebesar Rp 200 juta ke kantornya.

"Karena pelaku menjanjikan akan mengganti uang dua kali lipat dan sedang mengajukan pinjaman, makanya korban mau saja meminjamkan uangnya," kata Kompol Edi di Jakarta, Minggu (18/1). Demikian tulis Humas Polda Metro Jaya.

Namun, seminggu kemudian pelaku berkelit saat utangnya ditagih. Bahkan, didatangi ke rumah kontrakan pun tak ada. Saat menagih utang itu, Satori berpapasan dengan korban lain yang juga bermaksud melakukan hal sama.

"Dari hasil penelusuran ada 10 warga yang telah ditipu, besar uang bervariasi ada yang Rp 2 juta, Rp 5 juta, bahkan Rp 10 juta seperti Satori. Total penipuan sekitar Rp 57 juta," ungkap Kapolsek.

"Setelah tahu kena tipu, Satori melapor pada kami," tambah Kapolsek.

Hanya saja, saat polisi akan datang ke rumah Fery, sejumlah korban sudah sampai lebih dulu, Minggu (18/1). Mereka mengeroyok karena jengkel.

Dalam pengusutan yang dilakukan Kanit Reskrim Polsek Metro Cilincing, AKP Andry Suharto, diketahui Fery sudah 1,5 bulan menipu dan menggelapkan harta korban.

"Pelaku sebelumnya bekerja sebagai sopir di kampungnya lalu pindah ke Jakarta untuk mencari nafkah. Tapi selama 3 bulan di sini, belum dapat pekerjaan, hingga akhirnya dia menipu warga Sukapura," kata Kanit Reskrim.

Kanit Reskrim mengungkapkan, beragam cara dilakukan pelaku guna menipu korbannya. Selain berjanji mengembalikan uang pinjaman hingga dua kali lipat, pelaku juga mengaku sedang menjual motor bekas yang dipakai di kalangan Jenderal TNI. Kepada korbannya, satu unit motor itu dijual dengan harga Rp 4 juta. Namun untuk mendapatkan motor itu, kata Andry, korban diwajibkan membayar uang muka sebesar Rp 2 juta.

"Setelah uang mukanya dibayarkan, pelaku tidak memberi motor yang dijanjikan. Tapi justru, pelaku selalu berkelit dan menghindar saat ditanyai kepastiannya oleh korbannya," kata AKP Andry.

Selain mengamankan pelaku, kata AKP Andry, pihaknya juga menyita seragam TNI yang dijadikan pelaku untuk mengelabui korban. Andry pun mengaku, tengah mengembangkan sepak terjang TNI gadungan itu. (cob)



Share on :


Sumber : merdeka.com




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 153025


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA