Selasa, 23 Januari 2018

Debt Collector Leassing Merajalela, Polsek Cibadak Sukabumi Ambil Sikap | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
5873
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
02
914
4929
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
03
696
4814
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
04
130
3861
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
05
660
3637
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
06
484
3619
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3319
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3021
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2435
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
10
655
2373
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
11
702
2284
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
2091
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
13
382
2056
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
14
10
2052
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2050
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
16
552
1999
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
17
117
1973
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
18
267
1973
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
19
129
1971
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
20
108
1935
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BACA JUGA .....

Apel Bersama TNI-Polri di Makorem

BU | 18 Jan 2018 | 09:20 | 1692

Dua pejabat tinggi di TNI-Polri yang notabene putra daerah..


Saatnya Sarjana Solok Ciptakan Peluang

BU | 30 Dec 2017 | 01:53 | 1655

Sudah saatnya para sarjana di Kabupaten Solok menciptakan...


BU | 05 Mar 2016 | 03:33:31 | 600 | Liputan Khusus | Dibaca : 307 kali

SOPIR KAMPUNG NEKAT JADI TNI GADUNGAN, TIPU WARGA RP 57 JUTA

BU | Liputan Khusus | Sopir Kampung Nekat Jadi Tni Gadungan, Tipu Warga Rp 57 Juta

Jakarta, BU
Fery Kristianto (42) nekat menjadi tentara gadungan dan menipu warga. Dalam aksinya selama 1,5 bulan, pelaku berhasil meraup Rp 57 juta dari 10 warga yang ditipunya. Warga yang jengkel lantaran ditipu, mendatangi pelaku dan menghajarnya.


Ilustrasi

Untung polisi yang dihubungi warga datang melerai pengeroyokan di sebuah rumah di Jalan Tipar Cakung, Sukapura, Jakarta Utara. Bapak tiga anak ini segera digelandang ke Mapolsek Metro Cilincing.

Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Edi Purnawan, mengatakan dalam pemeriksaan terungkap upaya Fery yang menyamar jadi tentara. Bahkan, untuk meyakinkan korbannya dia selalu mengenakan pakaian dinas lengkap layaknya seorang TNI.

Menurut Kapolsek, Fery ditangkap setelah Satori, 45 tahun, mengaku diutangi pelaku. Berdalih ingin mengikuti pendidikan perwira TNI, Kamis (4/1), Fery berutang Rp 10 juta padanya. Fery berjanji mengembalikan uang itu hingga dua kali lipat atau sebesar Rp 20 juta. Di hadapan korban, pelaku juga mengaku telah mengajukan pinjaman sebesar Rp 200 juta ke kantornya.

"Karena pelaku menjanjikan akan mengganti uang dua kali lipat dan sedang mengajukan pinjaman, makanya korban mau saja meminjamkan uangnya," kata Kompol Edi di Jakarta, Minggu (18/1). Demikian tulis Humas Polda Metro Jaya.

Namun, seminggu kemudian pelaku berkelit saat utangnya ditagih. Bahkan, didatangi ke rumah kontrakan pun tak ada. Saat menagih utang itu, Satori berpapasan dengan korban lain yang juga bermaksud melakukan hal sama.

"Dari hasil penelusuran ada 10 warga yang telah ditipu, besar uang bervariasi ada yang Rp 2 juta, Rp 5 juta, bahkan Rp 10 juta seperti Satori. Total penipuan sekitar Rp 57 juta," ungkap Kapolsek.

"Setelah tahu kena tipu, Satori melapor pada kami," tambah Kapolsek.

Hanya saja, saat polisi akan datang ke rumah Fery, sejumlah korban sudah sampai lebih dulu, Minggu (18/1). Mereka mengeroyok karena jengkel.

Dalam pengusutan yang dilakukan Kanit Reskrim Polsek Metro Cilincing, AKP Andry Suharto, diketahui Fery sudah 1,5 bulan menipu dan menggelapkan harta korban.

"Pelaku sebelumnya bekerja sebagai sopir di kampungnya lalu pindah ke Jakarta untuk mencari nafkah. Tapi selama 3 bulan di sini, belum dapat pekerjaan, hingga akhirnya dia menipu warga Sukapura," kata Kanit Reskrim.

Kanit Reskrim mengungkapkan, beragam cara dilakukan pelaku guna menipu korbannya. Selain berjanji mengembalikan uang pinjaman hingga dua kali lipat, pelaku juga mengaku sedang menjual motor bekas yang dipakai di kalangan Jenderal TNI. Kepada korbannya, satu unit motor itu dijual dengan harga Rp 4 juta. Namun untuk mendapatkan motor itu, kata Andry, korban diwajibkan membayar uang muka sebesar Rp 2 juta.

"Setelah uang mukanya dibayarkan, pelaku tidak memberi motor yang dijanjikan. Tapi justru, pelaku selalu berkelit dan menghindar saat ditanyai kepastiannya oleh korbannya," kata AKP Andry.

Selain mengamankan pelaku, kata AKP Andry, pihaknya juga menyita seragam TNI yang dijadikan pelaku untuk mengelabui korban. Andry pun mengaku, tengah mengembangkan sepak terjang TNI gadungan itu. (cob)



Share on :


Sumber : merdeka.com




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 883142


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA