Rabu, 24 Januari 2018

Debt Collector Leassing Merajalela, Polsek Cibadak Sukabumi Ambil Sikap | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
5879
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
02
914
4930
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
03
696
4822
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
04
130
3864
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
05
660
3640
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
06
484
3624
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3322
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3024
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2437
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
10
655
2376
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
11
702
2285
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
2094
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
13
382
2060
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
14
683
2054
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
15
10
2053
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
16
552
2002
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
17
117
1977
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
18
267
1977
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
19
129
1973
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
20
108
1940
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BACA JUGA .....

Apel Bersama TNI-Polri di Makorem

BU | 18 Jan 2018 | 09:20 | 1692

Dua pejabat tinggi di TNI-Polri yang notabene putra daerah..


Saatnya Sarjana Solok Ciptakan Peluang

BU | 30 Dec 2017 | 01:53 | 1655

Sudah saatnya para sarjana di Kabupaten Solok menciptakan...


BU | 26 Mar 2016 | 03:58:31 | 662 | Horison | Dibaca : 459 kali

POLRES ENDE TANGKAP 60 ORANG ANGGOTA GERAKAN ARMANDO MERDEKA (GAM)

BU | Horison | Polres Ende Tangkap 60 Orang Anggota Gerakan Armando Merdeka (gam)



Kapolres Ende, AKBP. Johanes Bangun, S.Sos,S.Ik
"PELAKU KEJAHATAN SUDAH DITANGKAP, NAMUN SITUASI BELUM KONDUSIF"

Ende (NTT), BU
Konflik sosial yang terjadi di Desa Nduaria Kecamatan Kelimutu Kabupaten Ende yang dipicu oleh masalah adat tersebut, membuat rasa tidak aman bagi semua masyarakat, tidak saja warga Nduaria sendiri namun masyarakat umum lainnya juga merasa tidak aman.

Hal ini diakui beberapa warga masyarakat kepada Bhayangkara Utama di Nduaria ketika mereka melakukan perjalanan ke Kabupaten Sikka saat melintasi pasar Nduaria. Dikatakan beberapa warga mereka merasa takut memarkirkan kendaraan pribadi mereka seperti sepeda motor, karena takut dicurioleh sekelompok orang Nduaria. Hal senada juga diakui oleh salah seorang warga kampung tetangga, Moni, ketika sedang berada dipasar buah Nduaria, ia takut untuk berlama – lama karena khawatir sepeda motornya raib.

Rasa tidak aman ini diakibatkan konflik sosial yang terjadi di Nduaria beberapa waktu lalu, yang menyebabkan banyak warga Nduaria mengungsi ke kampung tetangga, kekebun - kebun dan ada warga yang mengungsi kerumah keluarga yang ada di kota Ende. Meskipun pelaku – pelaku kejahatan sudah ditangkap, namun warga Nduaria sendiri pada umumnya masih merasa belum aman karena sebagian orang kelompok Nikolaus Fedho masih berkeliaran dikampung. Warga khawatir orang – orang tersebut akan melakukan kembali perbuatan yang anarkis seperti yang terjadi pada 27 Januari yang lalu.

Kapolres Ende, AKBP. Johanes Bangun, S.Sos,S.Ik, geram terhadap para pelaku “Perbuatan anda kalian semua adalah perbuatan anarkis dan tindakan melawan hukum, apabila ada yang menghasut anda jangan didengar, itu adalah perbuatan yang meruntuhkan dan merugikan anda sendiri. Kalau kamu dipidana masuk penjara bisa apa? Tidak ada yang menyelamatkan kamu tidak ada, apa bisa kamu diselamatkan disini untuk tidak masuk penjara?. Lancang sekali kamu bakar rumah orang, Tak pikirkan anak istrimu, Perbuatan itu bukan manusia. Berpikir,Siapa yang kasih makan kau dan anak istrimu?. Jadi manusia harus berpikir, Mau kau disuruh – suruh, Melanggar hukum mau kau?. Negara ini ada Polisi. Sebanyak apapun kalian, saya hadapi, Ndak pernah saya mundur sebanyak apapun kalian. Jangan kau bilang kau “Massa“ bisa suka–suka, Ndak ada, saya akan tangkap semua, saya buktikan malam ini, Tegas Kapolres Jo Bangun dengan geram, yang disaksikan Media Berita Nasional Bhayangkara Utama di Mapolres Ende pukul 10.30 malam usai meringkus para pelaku (TSK) dari Desa Nduaria.

 

Sebanyak 60 orang pelaku kejahatan pimpinan Nikolaus Fedho diringkus dan diamankan di Polres Ende untuk selanjutnya diproses. Data yang dihimpun Wartawan Media Berita Nasional Bhayangkara Utama di Nduaria, bahwa kelompok Nikolaus Fedho sebelum melakukan penjarahan, pengrusakan dan pembakaran mereka merencanakan dan melakukan pertemuan selama satu bulan dan membentuk organisasi GAM (Gerakan Amando Merdeka). “Amando“ artinya Ana Mamo Ndopo Do Pimpinan Bonefasius Kaki Ndopo. Dan pada saat GAM ini melakukan reaksi seperti penyegelan rumah – rumah dan kebun – kebun milik warga mereka selalu mengibarkan kain merah yang menandakan mereka akan menguasai Nduaria secara keseluruhan. (DM)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 108433


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA