Selasa, 23 Oktober 2018

Kimal Lampung Suport Pemerintahan Desa Madukoro Untuk Mengelola DAS | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
8383
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
6829
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5770
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5358
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5141
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4553
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4304
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3910
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3191
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3147
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2992
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
12
119
2897
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
2895
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2820
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2695
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2636
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
17
10
2627
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2596
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2549
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2534
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Wakapolres Melawi Buka Diklatsar

BU | 20 Oct 2018 | 09:24 | 2177

Waka Polres Melawi Kompol Jajang, S. Kom membuka kegiatan...


Kanit Reskrim Ella Hilir Imbau Kamtibmas

BU | 20 Oct 2018 | 12:45 | 2176

Kanit Teskrim dan Kanit Sabhara Polsek Ella Hilir...


BU | 06 Apr 2016 | 02:10:30 | 702 | Kawasan | Dibaca : 2895 kali

WANITA INI HABISI NYAWA SEORANG PRIA DEMI JAGA KEHORMATAN

BU | Kawasan | Wanita Ini Habisi Nyawa Seorang Pria Demi Jaga Kehormatan


Rahmawati alias Rahma (24)

Sidrap (Sulsel), BU

Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam mati-matian membela kehormatannya, ia bahkan nekat membunuh pria bertato yang hendak memperkosanya. Kejadian inipun sontak membuat tercengang seluruh warga Desa Mario, Kecamatan Kulo, Sidrap, Sulawesi Selatan. Peristiwa memilukan itu terjadi, Selasa (29/3) lalu pukul 06.30 Wita. Rahma yang oleh warga kampungnya dikenal sebagai gadis pendiam, menjadi sasaran pelecehan seksual oleh seorang pria bertato, yang belakangan diketahui sudah memiliki istri.

Mansyur bin H Maming (45), warga Kompleks SPP Negeri Snagma 1 Kulo, Kecamatan Kulo, Sidrap itupun tewas dengan kondisi mengenaskan di lokasi kejadian, tepatnya di kebun milik orang tua Rahma. Sedikitnya terdapat 21 kali luka tebasan parang di tubuh korban. Antara pelaku dan korban masih tergolong tetangga, jarak rumah antara keduanya tidak terlalu jauh. Dari hasil visum, korban Mansyur tewas di lokasi kejadian dengan bersimbah darah setelah mengalami luka tebas di sekujur tubuhnya.

Diantaranya luka tebasan bagian punggung kanan sebanyak lima kali, punggung kiri empat kali, luka menganga di leher depan satu kali, bagian belakang leher dua kali. Termasuk luka tebas tangan kanan tiga kali, jari-jari tangan kanan empat kali, tangan kiri empat kali, serta dua jari kiri luka dan kelopak tangan. Ada pula luka tebas enam kali di bagian belakang kepala, dan punggung enam kali, serta luka tebas bagian betis kiri dan kanan masing-masing satu kali. Dari pengakuan Rahma, ia gelap mata membantai Mansyur karena hendak diperkosa. Ceritanya, sebelum kejadian Selasa dinihari sekitar pukul 02.00 Wita, Rahma mendapat pesan singkat SMS (Short Message Service) dari korban, dalam isi pesan singkat itu pelaku diajak berhubungan badan. Namun ajakan itu tidak diterima pelaku. Sebaliknya, Rahma menilai ajakan itu penghinaan terhadap dirinya sebagai seorang perempuan, serta nama baik keluarganya.

Selama ini, Rahma dan kedua orang tuanya tinggal di gubuk kebun miliknya di Desa Mario. Sebagai tulang punggung keluarga, sehari-harinya Rahma mencari uang dengan menjual alat-alat kosmetik. Selain itu, ia juga membantu orang tuanya berkebun. Dihadapan polisi, Rahma yang tersinggung isi SMS yang dikirim Mansyur, nekat mendatangi rumah korban dan menanyakan maksud SMSnya itu. Namun, entah karena bernafsu melihat kecantikan Rahma dan kemolekan tubuhnya, Mansyur langsung bereaksi dan memeluk pelaku serta meremas dadanya.

Saat itulah Rahma langsung berontak dan berusaha keluar dari rumah korban. Namun Mansyur terus membujuknya dan meminta untuk dilayani. Disinilah Rahma mulai kalap, dan secara tidak sengaja mendapati parang panjang di rumah korban.Tanpa banyak tanya lagi, pelaku langsung menghujamkan parang itu berkali-kali ke tubuh korban, hingga akhirnya Manysur tersungkur bersimbah darah. Setelah itu, ia memberitahu orangtuanya, dan selanjutnya menyerahkan diri ke polisi.

“Saya dituduh perempuan nakal, perempuan bayaran. Makanya saya datangi dia di rumahnya untuk menanyakan apa maksud isi SMS itu. Dari dulu dia (Mansyur) memang selalu mengganggu dan menggoda saya, Pak. Saya tidak terima semua itu. Saya berusaha membela diri saat dia mencoba memperkosa saya,” kata Rahma dihadapan penyidik, kemarin. Sementara ibu Rahma bernama Halimah, mengatakan sebelum kejadian, ia sempat mencegah anak sulungnya itu mendatangi rumah Mansyur.Namun karena merasa dipermalukan, Rahma tetap nekat datang dan tak menghiraukan nasihat orangtuanya itu.

“Saya beberapa kali cegah dia dan menasihati, namun tidak dipedulikan. Ia tetap datang ke rumah Mansyur,” ujar Halimah dengan mata berkaca-kaca di ruang penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Sidrap. Menurut Halimah, dalam kejadian ini anaknya berusaha membela kehormatannya hendak diperkosa oleh korban. ”Lihat saja, masih ada bekas cekikan di leher anak saya,” kata Halimah.

Sementara Ramli, bapak Rahma, mengatakan putrinya tidak bersalah. Selama ini anaknyalah yang selalu menjadi korban pelecehan.Bahkan sebelumnya, Rahma pernah nyaris diperkosa oleh lelaki bernama Lacinggo. Kasus itupun diproses di Polres Sidrap. Namun tidak dilanjut dengan alasan kekeluargaan. “Memang dia (Rahma) merupakan tulang punggung keluarga kami. Dia membantu ekonomi keluarga dengan menjual alat-alat kosmetik. Keuntungan dari hasil menjual kosmetik yang diapaki membeli beras untuk makan sehari-hari,” ujarnya.Sementara pihak kepolisian masi terus menulusuri motifnya, dengan mencari kebenaran terhadap isi pesan antara pelaku dan korban.

“Motifnya sementara kita dalami. Namun kesimpulan sesuai keterangan pelaku, korban mencoba memparkosa pelaku sehingga pelaku melawan dan menghabisi korban. Tapi itu pengakuan sementara. Semuanya masih kita dalami motif selanjutnya, apakah memang ada unsur pemerkosaan sehingga pelaku membela diri atau ada motif lain,” ujar AKP Chandra. Untuk mengungkap penyebab dan motif pembunuhan ini, tambah Chandra, pihaknya juga akan mempelajari isi SMS yang ada di telepon genggam milik pelaku dan korban.

Sebab ada komunikasi antara pelaku dan korban sebelum peristiwa itu terjadi.“Kita harapkan isi SMS itu bisa membantu polisi mengungkap apa penyebab dan motifnya,” kata Chandra. Selain mengamankan pelaku, polisi juga telah menyita barang bukti berupa parang panjang yang digunakan Rahma membunuh Mansyur. Sementara korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarganya di Desa Kulo, Kecamatan Kulo. (*)



Share on :


Sumber : www.fajar.co.id




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 881387


DAFTAR KOMENTAR

Oleh : Syaiful bahri, pada 06 Apr 2016, 21:48
Post : Semoga keadilan akan didapat Rahmawati, dan semoga pembelajaran bagi lelaki hidung belang yang selalu nenyamakan senua para sales product kecantikan

Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA