Minggu, 23 September 2018

Polres Tangerang Selatan Terima Bantuan 96 Helm dari Swasta | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
7966
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
6652
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5673
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
5161
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
4970
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4484
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4215
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3813
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
09
552
3103
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
10
100
3016
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
11
551
2936
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
12
702
2835
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
13
655
2776
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
14
119
2696
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
15
129
2648
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2573
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
17
683
2569
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
18
382
2542
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
19
1920
2497
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2483
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Parkir Liar Diamankan Polsek Pamulang

BU | 13 Sep 2018 | 02:51 | 2092

Tujuh personil Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan...


Polsek Cisauk Amankan 2 Tukang Parkir

BU | 13 Sep 2018 | 02:57 | 2091

Dua orang tukang parkir liar alias pak ogah diamankan di...


BU | 21 Apr 2016 | 06:26:30 | 775 | Horison | Dibaca : 489 kali

REKOR DUNIA ANGGOTA KOPASSUS

BU | Horison | Rekor Dunia Anggota Kopassus


Foto : www.suaranetizen.com

Sukoharjo

Mematahkan 55 buah balok es yang berderet sepanjang kira-kira 55 meter dengan tebal 15 cm menggunakan jidat bukan perkara mudah. Selain butuh keahlian tinggi aksi ini juga membutuhkan ketepatan dalam menempatkan posisi jidat pada titik pemecahan es balok. Aksi ini juga butuh kecepatan gerakan dalam pematahan serta pengaturan pernafasan untuk memusatkan konsentrasi tenaga pada kepala.

Namun hal itu bisa dilaksanakan salah seorang prajurit Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo, Sertu (Inf.) Kopassus Dwi Andi. Prajurit asal Klaten ini pada Senin (4/4/2016) lalu berhasil memecahkan rekor dunia Museum Rekor Indonesia (MURI) setelah mematahkan sederet balok es dalam waktu satu menit di Lapangan Bhirawa Yudha Grup 2 Kopassus, Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo. “Ini berarti dia berhasll memecahkan rekor dunia Muri. Karena selama ini belum ada orang yang mematahkan balok es dengan kepala sebanyak 55 buah balok es,” ujar Senior Manager Muri, Ngadri.

Sebelumnya acara didahului dengan atraksi demo beladiri Merpati Putih oleh 84 prajurit Grup 2 Kopassus. Acara yang diprakarsai Danjen Kopassus Mayjen TNI M. Herindra ini ditutup dengan pemberian penyerahan sertifikat Muri oleh, Ngadri. Keberhasilan ini disaksikan ratusan tamu undangan termasuk masyarakat sekitar yang diundang untuk pemberian sembako, Wakil Bupati Sukoharjo, Purwadi; Wakapolres Sukoharjo, Kompol Andika Bayu; Wadan Grup 2 Kopassus, Letkol (Inf.) Andrian Triswasana; Pamen Ahli Kopassus, Kol. (Inf.) Saleh Mustafa; Asren Kopassus, Kol. (Inf.) Agus Sasmita; Kapen Kopassus, Letkol (Inf.) Joko Tri Hadi M dan sebagainya.

Sementara itu Dwi Andi seusai mematahkan seluruh balok es mengaku puas. Namun dia mengakui hal ini berat sekali. “Tadi pada pematahan balok es ke 42, oksigen di badan terasa nol atau tidak ada. Karena itu pada akhir pemecahan balok es ke-55 saya sempat sempoyongan,” ungkap dia sambil menambahkan dia perlu latihan empat bulan untuk mematahkan balok-balok es tersebut. Pada bagian lain orang tua Dwi Andi mengaku sempat waswas dengan aksi ini. Karena pematahan balok es dilakukan dengan jidat dan jumlahnya cukup banyak. ”Biasanya jumlahnya paling hanya 30 sampai 40 buah. Maka dari itu ketika sekarang harus mematahkan 55 buah balok es saya juga deg-degan,” ujar ibu Dwi Andi, Wiwik Handayani, 58, dengan mata berkaca-kaca karena terharu.

Menurut dia saat persiapan beberapa waktu lalu, Dwi sering kali menelepon dirinya untuk meminta doa restu dan mendoakannya. Hal ini membuat Wiwik selalu waswas ketika mendekati hari H pelaksanaan. Terkait dengan hal tersebut Wiwik mengaku setiap hari mendoakan putranya yang akan mempersembahkan kebanggaan bagi korpsnya. “Dia itu ibaratnya anak mama, jadi kalau ada apa-apa entah mau tugas ke mana atau hal penting lainnya dia selalu menelepon saya dan ayahnya,” kata dia. Sedangkan ayah Dwi, Bambang Subianto, 64, mengatakan semula dia tak mengira Dwi Andi bisa masuk TNI. Karena fisik putra kedua dari empat bersaudara itu dinilai tak memadai, setelah menderita sakit berat.

Dia menjelaskan hal itu terjadi karena saat SMA putranya suka hidup tak teratur dan suka berkelahi. Namun sekarang dia bersyukur karena telah berhasil mencetak prestasi membanggakan. “Dulu ketika masih SMA dia sering membela teman-temannya kalau berkelahi. Anak saya ini memang solidaritasnya kepada teman-teman tinggi,” kata dia. Sementara itu suasana pematahan balok es berlangsung lancar. Setelah berhasil mencetak rekor Muri, Dwi langsung diangkat teman-temannya beramai-ramai sambil menyanyikan lagu-lagu penyemangat.

Terlepas dari itu semua ada adegan yang mengharukan. Seusai mematahkan balok-balok tersebut Dwi yang dihampiri kedua orang tuanya langsung bersimpuh mencium kedua kaki mereka. Kedua orang tua ini langsung mengusap kepala Dwi sehingga adegan mengharukan ini membuat mereka yang hadir hening sejenak. © Solopos.com (*)

(Sumber)



Share on :


Sumber : www.solopos.com




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 382342


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA