Minggu, 22 April 2018

487 Sarjana Diwisuda, Rektor: Unigal Berdaya Saing Global | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
6488
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
5596
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
03
914
5148
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
04
660
4130
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
05
130
4096
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
06
484
4034
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
3683
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
3356
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
09
100
2630
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
10
655
2523
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
11
702
2456
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
12
552
2316
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
13
551
2271
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
14
382
2250
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 08 Oct 2015 | Horison
15
10
2231
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
16
683
2225
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
17
267
2151
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BU | 20 Nov 2015 | Gardanusa
18
117
2144
Netizen Takjub Pandang Istri Siri Ust. Uje
Beberapa hari terakhir, sosok Rima Purnama Dewi atau Rima Id .....


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
19
129
2134
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 19 Nov 2015 | Kawasan
20
108
2110
Jend. TNI (P) Joko Santoso Siap Pimpin
Jenderal TNI Purn Joko Santoso menegaskan perlunya tekad kom .....


BACA JUGA .....

Irwasda Polda Kalbar Ajak Transparansi

BU | 16 Apr 2018 | 11:43 | 1812

Workshop hasil evaluasi implementasi Sistim Keuangan Desa...


Wakapolda Kalbar Asistensi Polres Melawi

BU | 16 Apr 2018 | 10:49 | 1811

Atas ijin Kapolda, Wakapolda Kalimantan Barat (Kalbar)...


BU | 17 Jun 2016 | 03:02:30 | 839 | Seremoni | Dibaca : 328 kali

BUPATI BOLMONG HADIRI RAKOR DI KEMENTRIAN LHK

BU | Seremoni | Bupati Bolmong Hadiri Rakor Di Kementrian Lhk


Jakarta, BU
Bupati Bolaang Mongondow Hi Salihi Mokodongan menghadiri rapat koordinasi di  Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, gedung Mangggala Wanabakti ,bersama Direktorat Jendral Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Jakarta, Jumat (13/5).



Rakor tersebut memaparkan hasil penelitian tim terpdu terkait usulan perubahan fungsi pokok kawasan hutan dari sebagian kawasan Cagar Alam Gunung Ambang , seluas 3.379.97 ha menjadi kawasan Hutan Lindung dan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), di Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Propinsi Sulut.



Motivasi Usulan dari CA menjadi HL dan HPT : 1.) PLTMH Mobuya dibangun tahun 2003 dan mulai beroperasi tahun 2006 2.) Akses jalan yang melintasi CA dari Desa Tuduaog – Desa Kolingangaan telah ada sejak tahun 2000. 3.) Akses jalan yang melintasi CA dari Desa Sinsingon-Desa manembo telah ada sejak tahun 1960. 4.) Aktivitas masyarakat penggarap kebun Holtikultura sejak tahun 1980. 5.) Pengembangan potensi panas bumi dengan cadangan 130 MW untuk memenuhi kebutuhan listrik , dan telah ditetapkan sebagai wilayah kerja panas bumi.

Rakor yang sejatinya mendengarkan hasil paparan/ekspose Tim Terpadu berjalan cukup alot hingga sore hari, dengan rekomendasi tidak sesuai usulan pemohon, dalam hal ini Pemerintah Propinsi Sulut, Pemkab Bolmong dan Pemkab Boltim. Rekomendasinya adalah ; Taman Wisata Alam seluas 3.141.59 ha, Hutan Produksi Terbatas seluas 203,60 ha, serta  tetap dipertahankan sebagai Cagar Alam seluas 33,89 ha. Sementara Pemprop Sulut, Pemkab Bolmong dan Pemkab Boltim berkeinginan statusnya agar diubah menjadi Hutan Lindung dan Hutan produksi terbatas. Keinginan tersebut dilandasi oleh berbagai pertimbangan tekhnis serta kenyataan di lapangan yang ada, dimana tidak sesuai dengan hasil penelitian Tim terpadu, karena hanya  observasi lapangan beberapa hari saja (kurang dari seminggu).



Kadis Kehutanan Propinsi Sulut  mengatakan, jika statusnya tetap cagar alam dan taman wisata alam maka  kendali pengawasan tetap pada pemerintah Pusat, sehingga menyulitkan pemerintah daerah melakukan “action” demi menjaga kelestarian alam, karena segala sesuatunya adalah “urusan pusat”. Contoh KSDA Gunung Ambang yang hanya diawasi oleh 3 orang Polhut . Sementara bila statusnya adalah Hutan lindung dan Hutan produksi terbatas pengawasannya berada di tangan pemerintah daerah, sehingga lebih terkontrol dan cepat penanganannya terkait tindakan demi menjaga kelestarian alam.


Senada dengan Kadishut Sulut, Bupati Bolmong Hi Salihi mengatakan, apa yang direkomendasikan oleh Tim terpadu tidak sesuai dengan keadaan di lapangan, terutama vegetasi hutan dan keberadaan hewan disana (zona usulan perubahan fungsi). “Saya kurang berkenan dengan hasil rekom tim terpadu karena setelah  melakukan peninjauan beberapa kali, sudah tidak ada lagi pohon kayu besar disana dan hewannya hampir punah. Kami mohon agar pengawasan atasnya berada di tangan pemerintah daerah, agar kami dapat berkontribusi lebih intens, lebih cepat dan tepat, terkait permasalahan yang terjadi, sesuai semangat  amanat UU tentang Pemerintah Daerah”ujar bupati.

Ucapan senada juga dikatakan oleh Bupati Boltim Sehan Landjar, yang pada intinya lebih tepat jika pemerintah pusat menyetujui usulan dari pemerintah daerah. Setelah sesi dialog dan tanya jawab seputar hasil paparan tim terpadu, dan belum didapatkan keputusan final, maka Dirjen PKTL memutuskan untuk mempertimbangkan pendapat dari pemerintah daerah, meminta Tim Terpadu melakukan penelitian dan kajian lebih mendalam, dan menghitung kembali skoring penentuan status, mengacu kenyataan sebenarnya terutama pada vegetasi, fauna serta Sosekbud masyarakat. Hasil rekom atas usulan perubahan fungsi masih menunggu hasil kerja dari tim selanjutnya.

Rakor tersebut dihadiri oleh Dirjen PKTL Kemen LHK RI, Kadishut Sulut, Bupati Bolmong, Bupati Boltim, Tim Terpadu, jajaran Kemen LHK RI, anggota DPRD, Kadishutbun Bolmong dan Boltim bersama jajaran, kabag Humas Bolmong. (Ali)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 697719


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA