Minggu, 24 Maret 2019

Rahmad Halilintar Laporkan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Solok ke Polisi | PIMPINAN DAN SEGENAP JAJARAN IKUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA AMRIL MUNIR KETUA UMUM ASRIL CENTER

REGISTER CARD
BERITA TERPOPULER
BU | 11 Nov 2015 | Liputan Khusus
01
87
9305
Polwan Seksi Menipu Mapolres Pontianak
Bermodalkan nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan .....


BU | 04 Apr 2016 | Seremoni
02
696
7664
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras
Tentang DR. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi


BU | 26 Mar 2016 | Investigasi
03
660
6390
Perempuan Penjual Es Kelapa
Hilda Rahma Ningrum (18th) perempuan asal desa Peganden...


BU | 28 Jul 2016 | Liputan Khusus
04
914
6079
Pecandu Narkoba Tak Pelu Ditahan
Polri telah mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (TR) ....


BU | 12 Feb 2016 | Seremoni
05
484
5841
LSM Lidik Krimsus RI Siap Tampung LP
Ketua Umum LSM LIDIK KRIMSUS RI (LKRI), Ossie Gumanti ......


BU | 21 Nov 2015 | Seremoni
06
130
4806
Kisah Cinta Presenter TV dgn Kapolda Kalsel
Kebahagian sedang menyelimuti presenter cantik TvOne Winny C .....


BU | 29 Apr 2016 | Liputan Khusus
07
805
4754
Daftar Lengkap Mutasi Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memutasi 112 perwira...


BU | 08 Apr 2016 | Investigasi
08
719
4252
Hidup Mantan Istri Pengusaha Indonesia
Chua memiliki lebih kurang 200 tas Hermes dan merupakan...


BU | 20 Nov 2015 | Warta Utama
09
119
3574
Kep.BKN: Tak Ada Larangan PNS Masuk LSM
Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Eko Sutrisno mengata .....


BU | 21 Feb 2016 | Gardanusa
10
552
3524
NASA:Rasulullah SAW Tentang Kiamat Benar
Sungai Eufrat menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki ...


BU | 17 Nov 2015 | Liputan Khusus
11
100
3457
Terungkap Dimalam Pertama, Istri Dinodai
Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres .....


BU | 19 Feb 2016 | Gardanusa
12
551
3236
Mengejutkan! Masih Ada Gadis Seperti Ini
Hari itu saya belanja keperluan pribadi di ramayana swalayan


BU | 06 Apr 2016 | Kawasan
13
702
3166
Wanita Ini Habisi Nyawa Pria
Rahmawati alias Rahma (24), sosok pendiam yang mati-matian..


BU | 24 Mar 2016 | News Maker
14
655
2984
Kapolres Muna : Situasi Kondusif
Pesta demokrasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada....


BU | 29 Mar 2016 | Kawasan
15
683
2905
"Sekantong Duku" Berbuah Petaka
Terbujuk janji-janji muluk dari rayuan gombal AM...


BU | 08 Oct 2015 | Horison
16
10
2864
Kendaraan Sipil Jangan Pakai Simbol TNI
Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana membuat perintah teg .....


BU | 06 Jun 2018 | News Maker
17
1920
2835
Ustad Abdul Somad Ceramah di Mabes AD
Ustad Abdul Somad berceramah di Mabes Angkatan Darat...


BU | 21 Nov 2015 | Gardanusa
18
129
2826
Charli Setia Band Diculik Wartawan
Vokalis beken Setia band Charli Muhammad Van Houten, tadi ma .....


BU | 17 Jan 2016 | Warta Utama
19
382
2799
Kepala Sekolah Malang Terancam di Penjara
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 10 Kota Malang Harya .....


BU | 10 Jan 2016 | Gardanusa
20
267
2752
Sekali Jalan, Syahrini Seharga Rp 2,2 M
Bicara soal Syahrini memang takkan jauh-jauh dari fashion da .....


BACA JUGA .....

Bupati Sidoarjo Apresiasi Zona Integrita

BU | 19 Dec 2018 | 08:13 | 2352

Sebagai bentuk komitmen mewujudkan lingkungan yang bebas...


Polda Kalbar Akan Gelar Ops Lilin Kapuas

BU | 16 Dec 2018 | 03:38 | 2349

Dalam rangka kesiapan pelaksanaan Pengamanan Natal 2018 dan


BU | 09 Nov 2016 | 07:13:30 | 967 | Warta Utama | Dibaca : 648 kali

Praktek Prostitusi Kembali Marak Di Surabaya

BU | Warta Utama | Praktek Prostitusi Kembali Marak Di Surabaya

Kendati eks lokalisasi Dolly resmi ditutup Walikota Surabaya pada tahun 2014 lalu, namun praktek prostitusi kembali marak seakan tiada hentinya. Bisnis haram ini sudah tak asing terdengar oleh hal khlayak. Tak ayal banyak kaum hawa yang masih berusia muda-mudi terjebak dalam dunia malam tersebut. Terbukti, Unit Perlindungan perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, Minggu 16 Oktober 2016 dini hari kemarin kembali berhasil membongkar praktek prostitusi di salah satu panti plus plus Pitrad Ibu Melati di Jalan Petemon Barat Surabaya.
 
Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Bayu Indra Wiguno mengungkapkan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak berhasil mengungkap praktek prostitusi terselubung yang berkedok sebuah rumah yang diberi nama Pitrad Ibu Melati yang dikelola oleh seorang perempuan bernama Sutilah 53 tahunwarga Petemon Barat Surabaya itu, “Dalam operasional jasa pitrad, tersangka memiliki empat orang terapis atau pemijat untuk melayani para tamu atau pelanggan yang ingin dipijat.

Namun dalam prakteknya, pitrad tersebut tidak hanya menyediakan jasa pijat pada umumnya. Melainkan memberikan layanan plus plus alias bisa berhubungan badan dan oral seks,” kata Bayu di Surabaya, Senin (17/10) Untuk tarif pijat biasa sebesar Rp. 100.000, hasilnya dibagi masing masing Rp.50.000 antara pemilik dan terapis (pemijat). Sementara untuk layanan plus plusnya tergantung negosiasi antara pelanggan dengan terapis pitrad ibu melati tersebut. Untuk tarifnya berkisar antara Rp.150.000 sampai Rp.200.000,” kata Bayu.

Ia menambahkan, terbongkarnya bisnis praktek esek-esek terselubung ini, berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan kalau di sebuah rumahdi Jalan Petemon Barat tersebut, dijadikan prostitusi terselubung. Berawal dari informasi tersebut,Unit PPA polrestabes melakukan penyelidikan dan pengintaian. Ternyata benar di TKP Unit PPA Polrestabes berhasil menangkap basah dua orang yang diduga pekerja seks komersial (PSK) atau terapis di dalam kamar tersebut sedang melayani lelaki hidung belang,” pungkas Bayu. Dari penggerebekan tersebut Unit PPA Polrestabes Surabaya, berhasil mengamankan sedikitnya empat orang yakni Sutilah yang diketahui sebagai pemilik rumah pitrad sedangkan tiga terapisnya yakni, Suhartin 37 tahun, Hartatik 53 tahun, Nofi 27 tahun semuanya asal Surabaya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka menginap di Hotel Prodeo Mapolrestabes Surabaya dan dijerat perkara tindak pidana, mempermudah untuk melakukannya perbuatan cabul dan atau mengambil keuntungan dari pelacuran. Hal ini sebagaimana dimaksud dalam pasal 296 dan atau pasal 506 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun 4 bulan. (Atk)



Share on :


Sumber : -




FORM KOMENTAR

Nama :
E-mail :
Komentar :
Kode : 682288


DAFTAR KOMENTAR


Baca Selengkapnya di Media Berita Nasional BHAYANGKARA UTAMA