Beranda Bhayangkara 1 Tahun Memimpin Polri, Ini Keberhasilan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

1 Tahun Memimpin Polri, Ini Keberhasilan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

119
0

Jakarta, Bhayangkarautama.com.

Hampir genap 1 Tahun kepemimpinan Polri oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak dilantiknya pada Rabu, 27 Januari 2021, oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Telah membawa perubahan besar bagi tubuh Polri dan kemajuan besar bagi Negara Republik Indonesia.

Hingga saat ini, Polri yang dipimpin Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menoreh banyak prestasi, salah satu kasus terbesar adalah pengungkapan kasus Pinjol Ilegal PT. Asia Fintek Teknologi, 13 Tersangka berhasil diamankan dan berhasil menyita aset sebesar Rp 239 milyar.

Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga berhasil memulihkan ekonomi nasional melalui Satgas PEN Polri, bantu pendampingan dan percepatan penyerapan anggaran pemerintah. Dengan Insert (3.649 giat) memetakan area risiko korupsi 91,9%, Declare (18 giat) menyatakan peran pengawasan 0,5%, Assist (287 giat) pendampingan, konsultasi dan solusi 7,2%, Warning (14 giat) peringatan dan koreksi 0,4%, Strike (4 giat) penegakan hukum terhadap penyimpangan/tipikor 0,1%.

Polri juga menggandeng FBI dan berhasil mengungkap kasus peretas Internasional dengan korban sebanyak 70.000 akun Perusahaan Unicorn di 43 negara dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 127 milyar.

Selain itu, Polri juga berhasil ungkap kasus Investasi Ilegal PT. Asuransi Kresna Life dengan 1 tersangka diamankan yaitu Direktur Utama PT. Asuransi Kresna Life, dengan kerugian nasabah mencapai Rp 688 milyar.

Polri juga menindak tegas Mafia Tanah bersama Kementerian ATR/BPN dengan membentuk Satgas Mafia Tanah.

Dalam rangka penanggulangan Covid-19, Polri juga telah mendistribusikan bantuan kepada masyarakat sebanyak 59.524 ton beras, 17.993.870 pcs masker, 780.400 botol hand sanitizer, 1.180.932 paket Sembako, 91.946.569 paket Alkes dan 500.000 paket bantuan tunai. Polri juga rekrut 451 Nakes, SIPSS SUS Dokter 201 orang dan Bakomsus Perawat dan Bidan 250 orang.

Polri juga menghadirkan Aplikasi Dumas Presisi, layanan pengaduan masyarakat terintegrasi dengan beberapa satker di Kepolisian antara lain Itwasum, Bareskrim. Div Propam, Div Humas dan Div TIK. Sampai dengan akhir tahun 2021 terdapat 9.178 Pengaduan yang diterima Dumas Presisi, dengan ringkat penyelesaian 90,13 %.

Untuk perkuat penanganan korupsi, Polri rekrut 43 eks pegawai KPK guna memperkuat Bareskrim Polri dalam penanganan kasus korupsi di Indonesia

Polri juga menghadirkan SINAR (SIM Nasional Presisi), Aplikasi Digital Korlantas untuk melakukan perpanjangan SIM secara daring penuh beroperasi di 54 Satpas (Desember 2021). Hingga Desember 2021 telah melakukan pelayanan terhadap 121.521 pemohon SIM, telah diunduh 1.744.277 pengguna.

Ada juga ASAP Digital Nasional yang merupakan upaya transformasi penanggulangan karhutla oleh Polri bekerjasama dengan Kementerian/Lembaga terkait dengan mengintegrasikan sistem penentuan karhutla dari beberapa aplikasi di Kementerian/Lembaga termasuk Sipongi milik KLHK dan aplikasi pemantauan karhutla di 13 Polda, serta dilengkapi pemasangan CCTV pemantau karhutla pada tower-tower BTS PT. Telkom.

Kamera CCTV ini berotasi 360 derajat, melakukan zoom in 40x, mendeteksi kecepatan angin, kelembaban udara, dan sebagainya. mampu memberikan data-data akurat dan aktual untuk membantu deteksi dini karhutla. Kamera CCTV tersebut saat ini sudah terpasang di 10 Polda, dan akan ditambah 3 Polda pada provinsi rawan Karhutla.

SP2HP Online Polri, Aplikasi SP2HP Online, masyarakat tidak perlu lagi datang, dapat mengetahui proses penyidikan secara langsung, dapat menghemat waktu. SP2HP Online ini sudah terintegrasi dengan 295 SPKT (terdiri dari SPKT Bareskrim, SPKT 33 Polda, 212 SPKT Polres Pilot Project SPPT-TI dan 49 SPKT Jawa-Bali Non SPPT-TI).

Kapolri juga membentuk Satgas Waspada Investasi bersama 12 Kementerian/Lembaga dan telah mengungkap 7 kasus dengan kerugian sebesar Rp 2,69 triliun, Pencegahan dan Penanganan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi.

Dalam bidang Multimedia, Polri juga menghadirkan TV Radio Polri, Program penyiaran streaming dari Program Divisi Humas Polri dalam upaya penguatan komunikasi publik yang merupakan salah satu program Prioritas Kapolri. Saluran informasi dalam upaya penyampaian prestasi kinerja, sosialisasi edukasi Polri kepada publik secara informatif dan transparan. Ini adalah bentuk Transformasi Menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibiltas, dan Transparansi Berkeadilan).

SIGNAL (Samsat Digital Nasional) berfungsi sebagai sarana pengesahan STNK, PKB, dan SWDKLLJ secara digital, beroperasi di 29 Polda. Melayani pelayanan sebanyak 64.421 penerbitan STNK, telah diunduh 206.000 pengguna.

E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement), inovasi Polri di bidang penegakan hukum berbasis elektronic berupa Artificial Intelligence (Al), Internet of Things (IoT), dan Big Data Analytics untuk meningkatkan objektivitas dari tilang yang diterima pelanggar, karena setiap tilang disertai bukti foto saat pelanggaran terjadi.

Polri juga membentuk Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia). Rp 5,9 triliun nilai aset yang disita pengamanan dan penguasaan fisik aset Obligor/Debitur Dana BLBI. Aset ini disita Negara.

Selamatkan 15,7 juta jiwa. Polri ungkap kasus Narkoba
jaringan Timur Tengah – Indonesia, 22 tersangka dan 3 WNA asal Nigeria diamankan. Nilai konversi barang bukti yang diamankan mencapai Rp 3,64 triliun.

Sukses kendalikan Covid-19. Indonesia selenggarakan even Nasional dan Internasional, PON XX Papua 2021 dan lain-lain.

Polri juga berikan dukungan Psikologi & Trauma Healing kepada 2.644 orang dan 125 Keluarga penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Anak-anak terdampak Covid-19 di Depok, Keluarga korban kebakaran Lapas Tangerang, Anak-anak terdampak Covid-19 secara serentak, Masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di NTT, Warga terdampak Erupsi Gunung Semeru, Korban bencana alam di Sulawesi Barat.

Wujudkan Polri yang tidak Anti Kritik, dengan Lomba Mural. Kegiatan ini membuktikan bahwa Polri tidak anti kritik dan mendapatkan apresiasi positif dari Presiden. Lomba Orasi. Kegiatan ini bertujuan memberikan wadah kepada masyarakat dalam berekspresi menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan perundang-undangan, serta wujud komitmen Polri yang senantiasa menghormati aspirasi dari masyarakat. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here