Beranda Daerah Masyarakat Ciamis Bisa Sejahtera Apabila Anak Tumbuh Sehat,Kuat dan Cerdas

Masyarakat Ciamis Bisa Sejahtera Apabila Anak Tumbuh Sehat,Kuat dan Cerdas

183
0
RSUD Tobelo

Bhayangkarautama.Com

Ciamis-Pangan asal hewan dan ikan merupakan bahan makanan yang bergizi dan sangat di perlukan oleh tubuh manusia,seperti sumber protein, lemak serta gizi lainnya yang bermanpaat untuk metabolisme tubuh.

HUT Bahayangkara

Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis Drs.Syarief Nurhidayat., M.Si melalui Sekertaris Dinas pada saat memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi tata cara pemilihan jajanan pangan asal hewan(PAH) yang sehat serta pengenalan dan pencegahan penyakit zoonosis(Penyakit Rabies) ,bertempat di DTA AN-NUR Mandalika Kecamatan Cikoneng, Selasa(13/10/2020).

Dikatakan Kepala Dinas,
Bahan Pangan asal hewan,Ikan maupun produknya,selain dapat memberikan manfaat besar, pangan asal hewan juga dapat memberikan peluang atau potensi berbahaya.
Yang dimaksud memiliki potensi berbahaya yaitu dapat mengandung bahaya biologis, kimia dan fisik yang dapat menggangu kesehatan manusia apabila di konsumsi,”terangnya.

Sementara dalam kegiatan pelaksanaan sosialisais yang di ikuti puluhan anak anak DTA, di suguhi vidio animasi dan ilmu tentang ajakkan kepada para pelajar Diniah di Kabupaten Ciamis untuk membeli jajanan yang sehat utamanya jajanan pangan asal hewan yang di sampaikan oleh Kepala Bidang
Kesehatan Hewan,Ikan,Kesmavet Pengolahan dan Pemasaran drh Astri.

Menurut Astri,  sekarang ini ditemukan jajanan yang tidak sehat karena berdasarkan hasil laboratorium mengandung formalin dan boraks.

“Ini yang kami khawatirkan,kami tidak ingin para pelajar ini mengkonsumsi makanan tidak sehat yang mengandung bahan-bahan berbahaya,”jelasnya.

Ia menegaskan,jajanan yang tidak sehat dapat mengganggu kesehatan dan pertumbuhan anak.

Terkait hal tersebut  pihaknya menghimbau agar anak-anak membeli jajanan yang sehat dan higienis seperti susu, sosis dan makanan lain yang benar-benar sehat dan higienis.

“Kami juga menyarankan agar di setiap Diniah membuat kantin sehat,nanti yang membinanya selain intansi lain,Dinas Peternakan, dan Perikanan pun ikut andil”

Lanjut Astri menuturkan kantin sehat, memiliki beberapa kriteria yakni  selain menjaga kebersihan,kantin sehat juga harus menjaga nutrisi untuk anak-anak.

“Sebenaranya,DTA harus memiliki kantin sehat, yang higienis bagi para siswanya, sehingga siswa tidak jajan sembarangan,” pungkasnya.

Sementara Kepala DTA An-Nur Mandalika Kecamatan Cikoneng Agus Cahyadin seusai kegiatan saat diwawancarai media ini mengatakan.

Ia mengapresiasi kegiatan sosialisasi jajanan sehat yang diselenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Ciamis

“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa digelar di semua Diniah agar semua pelajar mengetahui jajanan yang sehat dan tidak,”tuturnya.

Pihaknya pun menghimbau kepada para guru agar mengawasi anak-anak didiknya dalam urusan jajanan.Jika ditenggarai jajanan yang suguhkan pedagang tidak sehat,sebaiknya dihimbau untuk tidak jajan.

“Lebih baik membawa bekal sendiri dari rumah, ketimbang membeli jajanan yang tidak sehat yang dapat mengganggu kesehatan anak,”singkatnya.

Pantauan media ini saat kegiatan sosialisasi mengikuti protokol covid,dimana para anak atau yang menghadiri kegiatan disaat memasuki ruangn diharuskan mencuci tangan pake sabun, di cek suhu tubuh, wajib memakai masker dan menjaga jarak.

puluhan siswa DTA AN-NUR selain mendapatkan Ilmu,para siswa mendapatkan snack sehat yang didalamnya berupa susu,sosis, telur rebus dan agar-agar.

Jurnalis
Muhamad Rifa’i

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here