Beranda Daerah Kehadiran PT. Panbil Group Dinilai Rusak Lingkungan Pemukiman Warga 

Kehadiran PT. Panbil Group Dinilai Rusak Lingkungan Pemukiman Warga 

72
0
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

Tanjung Batu Kundur, Kepri

Keberadaan Penambangan Pasir Darat yang dikelola oleh PT. Panbil Group di seputaran lingkungan pemukiman warga Desa Kundur, Kec. Kundur Barat, yang hampir dua tahun telah beroperasi hingga saat ini, disinyalir banyak kalangan sangat merusak lingkungan alam sekitar, karena sangat berdekatan dengan perkampungan tempat tinggal warga, bahkan jalan untuk melintas Truk pengangkut pasir menuju Jeti penimbunan pasir perusahaan setiap harinya melintasi jalan umum aset Pemerintah Daerah, yang saat ini menunggu rusak dan retak saja, belum lagi debu dan pasir selalu berserakan di badan jalan.

Demikian dikatakan Dani (48), Ketua Karang Taruna Kecamatan Kundur Barat, Sabtu (09/04/2021) menjawab awak media. Menurut Dani, terlepas dari keberadaan perusahaan disinyalir akan merusak lingkungan alam Pemukiman warga sekitar dan jalan umum. Dalam hal ini, Pemerintah dihimbau untuk tidak gegabah dalam memberi suatu Izin, apalagi yang berkaitan dengan Pertambangan, karena logikanya Pemerintah sendiri sudah mengetahui, apapun bentuknya penambangan akan berdampak terhadap kerusakan lingkungan.

“Apalagi penambangan dilakukan di seputaran lingkungan pemukiman warga,” jelas Dani kesal.

Pemerintah selalu menggunakan bahasa, Dampak Lingkungan dari Penambangan bisa diminimalisir . “Ini bahasa penyedap hati warga saja, mana ada penambangan di Kepri yang dapat diminimalisir dampaknya, bahkan dampak dari hasil penambangan rata-rata makin melebar dan makin memperparah lingkungan,” ujar Dani.

Contoh Kecil, ucap Dani, kehadiran PT. Panbil Group di desa Kundur, Lori pembawa pasir perusahaan setiap harinya menggunakan jalan umum, kadang-kala menganggu pengguna jasa jalan raya. Logikanya perusahaan wajib menggunakan karet pelapis aspal jalan umum, sehingga jalan tidak rusak kedepannya.

Lebih jauh menurut Dani, belum lagi kepedulian dari perusahaan terhadap berbagai aktifitas keorganisasian, baik di desa maupun Kecamatan yang dianggap sangat minim, perusahaan selalu bersikap acuh. Untuk diketahui, PT. Panbil Group melakukan penambangan pasir darat di Desa Kundur, dan tidak boleh hanya peduli dengan warga yang berada di lingkungan perusahaan saja, tetapi lebih jauh dari itu juga wajib peduli dengan masyarakat umum yang tinggal di Kecamatan Kundur Barat.

“Apa yang telah diberikan dan diperbuat oleh PT. Panbil Group kepada masyarakat Kec. Kundur Barat, satu helai maskerpun tidak pernah diberikan kepada warga, jika hanya sebatas menambang tanpa adanya kepedulian dibidang sosial kemasyarakatan, lebih baik hengkang saja dari pulau Kundur,” ucap Dani.

Ditempat terpisah Camat Kundur Barat, Murnizam, ketika ditemui dan diminta komentarnya mengemukakan, yang jelas PT. Panbil Group melaksanakan penambangan tentu telah mengantongi izin. “Tetapi sungguhpun demikian, kepedulian kepada sesama khusus terhadap warga yang berada dilingkungan Kec. Kundur Barat perlu juga mendapat perhatian serius,” ungkap Camat. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here