Beranda Daerah 33 Kades Sekecamatan Ende Mengikuti Rakor Di Desa Tinabani

33 Kades Sekecamatan Ende Mengikuti Rakor Di Desa Tinabani

449
0
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

33 Kepala Desa (Kades) Yang Desa – Desanya Berada Di Wilayah Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Membahas Berbagai Program Dan Laporan Mengenai Penyerapan Anggaran Dan Progres Yang Sudah Dijalankan, Yang Sedang Dijalankan Dan Yang Akan Dijalankan.

Ende, NTT | Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kecamatan Ende merupakan program Bulanan yang melibatkan semua Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Tingkat  Kecamatan serta semua Desa yang ada di Kecamatan Ende. Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan Ende kali ini, berlangsung di Desa Tinabani.

Rapat Koordinasi ini memiliki warna yang berbeda, karena selain dihadiri oleh  Camat Ende, Forum Komunikasi Pimpinan Tingkat Kecamatan Ende serta 33 Kepala Desa yang ada di Kecamatan Ende; hadir pula 4 (empat) Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Daerah Pemilihan Ende II (dua), Yakni,  Ir. Ambrosius Reda, Cyprianus Pendi, S.Sos, Stefanus Bidi,  dan Oktavianus Moa Mesi, ST.

“Kehadiran ke Empat Anggota Dewan ini kiranya menjadi angin segar bagi Para Kepala Desa yang hadir, terutama berkaitan dengan kerja – kerja politik Para Anggota Dewan yang terhormat ini di Lembaga DPRD yang pro Rakyat melalui fungsi Anggaran agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Desa secara lebih baik dan menyeluruh,” Demikian ungkap Camat Ende, Drs. Herman Yosef F. Teku saat membuka Rakor di Desa Tinabani, Selasa, (04/02/2020).

Keempat Anggota Dewan yang hadir dalam Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan Ende ini, Menyampaikan bahwa sebagai perwakilan rakyat yang ada di DPRD, Bahwa mereka terus berjuang untuk mengawal aspirasi masyarakat berkaitan dengan kebutuhan akan pendidikan, kesehatan, dan infrastuktur melalui pembahasan di Tingkat Komisi dan Fraksi yang ada di Lembaga DPRD Kabupaten Ende.

Adapun yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan Rapat Koordinasi Bulanan Tingkat Kecamatan Ende ini, Adalah untuk mengetahui sejauhmana peran serta para Kepala Desa terkait Progres Kegiatan yang ada di Desa, Penyerapan Anggaran, baik di Tahun yang sudah, sedang dan akan berjalan serta pencapaian pembangunan yang ada di Desa berdasarkan RJPMDes dan RKPDes.

Namun ada beberapa hal yang menjadi catatan bersama sebagai evaluasi dari hasil monitoring, yang perlu diperhatikan di Tahun 2020 ini adalah, Pertama berkaitan dengan dokumen perencanaan. Dokumen Perencanaan sudah lengkap tapi Pengarsipan di desa perlu diperhatikan.

Hal yang kedua adalah, Mengenai pra pelaksanaan Kegiatan penggunaan Dana Desa (DD) itu tidak jalan. Ketiga ada progres fisik yang belum selesai tetapi Dana sudah dicairkan semua, Dan di sini ada cash on hand di tangan Bendahara, dan ini bukan tidak mungkin akan berdampak pada penyimpangan dan bisa menjadi temuan. Keempat adalah kurangnya koordinasi antara Desa dan Kecamatan, Ungkap staf Pendapingan dari Kecamatan Ende, Simon.

Kades Tinabani, Hendrikus Ngati. Tuan Rumah Penyelenggara Rakor, Selasa (04/01/2020)

Sementara itu, Hendrikus Ngati, Kepala Desa Tinabani kepada Media ini menyampaikan rasa bahagia dan sukacita karena bisa menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan Ende di awal tahun 2020 ini.

Dia mengapresiasi kepada para peserta Rakor karena walaupun dengan keadaan kondisi geografis jalan yang buruk dan menantang tapi tidak menyurutkan tekad dan niat para peserta Rapat Koordinasi untuk sampai di Desa Tinabani.

“Inilah Tinabani, Negeri di atas awan karena setiap saat selalu diliputi awan tebal. Kami bangga dengan Tanah Leluhur yang telah diwariskan kepada kami orang Tinabani,” ujarnya.

Sebagai Kepala Desa yang baru dilantik Hendrik menyadari bahwa banyak hal yang masih kurang yang ada di Desa Tinabani. Untuk itu, Dia bertekad di era kepemimpinannya, Hal yang akan dia lakukan adalah,  Membangun Infrastruktur Jalan dari dan menuju Desa Tina Bani yang hingga saat ini rusak parah dan masih banyak jalan yang belum dirabat atau masih jalan tanah.

Hal lain adalah Kebutuhan akan Air Bersih yang susah. Akses Komunikasi khususnya jaringan Telekomunikasi juga tidak ada, Hal ini menjadi sangat sulit untuk melakukan koordinasi dan informasi terkait harapan, kebutuhan dan keluhan yang dialami di Desa Tinabani.

Kondisi Kantor Desa Tinabani juga sangat memprihatinkan untuk itu, Dirinya mengharapkan, “agar ada perhatian dari  Pemerintah Kabupaten Ende untuk Rehabilitasi. Ini demi kenyamanan dalam hal pelayanan kepada Masyarakat, Selain Perhatian dibidang Pendidikan, Kesehatan serta infrastruktur jalan dan jembatan,” ungkap Kades Tinabani, Hendrikus Ngati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here