Beranda Seputar Sumbar Akan Gelar Demonstrasi, Mahasiswa Di Sumatera Barat Deklarasikan Penolakan Penundaan Pemilu

Akan Gelar Demonstrasi, Mahasiswa Di Sumatera Barat Deklarasikan Penolakan Penundaan Pemilu

43
0

Padang, Sumbar

Bertempat di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (UNAND), Sabtu malam (9/4/2022), seratus lebih mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Suara Rakyat Sumbar mendeklarasikan penolakan wacana penundaan pemilu. Deklarasi ini adalah langkah awal sebelum mahasiswa turun melakukan demonstrasi pada Senin (11/4/2022).

Para mahasiswa tersebut berasal dari sejumlah universitas di Sumbar. Dalam deklarasi itu, perwakilan mahasiswa, Calvin Nanda Permana mengatakan, mahasiswa telah berkonsolidasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, pada Kamis (7/4/2022).

“Ada dua isu yang akan kita bawa saat aksi ke depan, yaitu menolak wacana penundaan Pemilu dan Presiden tiga periode,” ucapnya.

Selain dua isu itu, Calvin mengatakan bahwa dalam demonstrasi nantinya, mahasiswa juga melayangkan isu lain seperti kenaikan harga BBM dan mahalnya harga minyak goreng di negara produsen sawit terbesar di dunia ini.

Calvin mengatakan, deklarasi yang dilakukan didasarkan atas kajian akademik dan narasi yang banyak dilakukan para akademisi. “Ditengah kemelut persoalan itu, malah ada wacana penundaan pemilu,” tuturnya.

Ia menilai adanya wacana penambahan masa jabatan Presiden yang terus digulirkan para elit telah mengangkangi konstitusi UUD 1945. “Wacana ini telah meneror konstitusi, seperti menunda pemilu dan penambahan masa jabatan presiden yang jelas bertentangan dengan konstitusi,” sebutnya.

Disamping itu, Amidia Amanda selaku Koordinator Kajian Aksi mengatakan bahwa aksi di Sumbar tidak jauh berbeda dengan aksi serupa yang bakal digelar di seluruh Indonesia pada Senin (11/4/2022).

Menurut Amidia, walau isu penundaan pemilu dan presiden tiga periode baru sekadar wacana, namun hal itu telah memperolok konstitusi.

Selain menerabas konstitusi, Ami mengatakan bahwa adanya wacana penundaan pemilu seakan menutup-nutupi persoalan lain.

“Ada isu lain seperti proyek strategis nasional yang mengatasnamakan pemulihan ekonomi, tapi malah mengabaikan kelestarian lingkungan hidup di banyak daerah dan ancaman terhadap keberlangsungan ekonomi rakyat kecil demi investasi,” ucap Amidia.

Amidia menyebut bahwa mahasiswa di Sumbar akan turun aksi pada Senin 11 April mendatang. Ia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait lokasi demonstrasi nantinya.

Untuk itu Amidia menegaskan bahwa demonstrasi ini juga bertujuan untuk mengoreksi sikap politik para elit yang terus merawat wacana penundaan Pemilu dan Presiden tiga periode. (AAP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here