Beranda Daerah Akankah Bangunan Gedung Puskesmas Kotaratu Yang Mangkrak Dapat Dilanjutkan?

Akankah Bangunan Gedung Puskesmas Kotaratu Yang Mangkrak Dapat Dilanjutkan?

63
0

Ende, NTT

Pembangunan Gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kotaratu, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, (NTT) yang mangkrak akibat ditinggalkan oleh kontraktornya dapat dilanjutkan kembali pekerjannya?.

Menurut penjelasan PPK Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Hentis, saat dikonfirmasi Bhayangkarautama.com di ruangannya beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa proyek Pembangunan Gedung Puskesmas Kotaratu yang mangkrak dan putus kontrak (PHK) tersebut tentu akan dilanjutkan kembali pada tahun ini juga dengan proses lelang dan tender ulang. “Untuk melanjutkan pekerjaan yang sudah ada dan ditinggalkan oleh kontraktor pertama,” ungkap Hentis.

Muncul pertanyaan, beranikah perusahan lain (kontraktor red.) untuk mengikuti proses lelang dan tender ulang proyek pembangunan gedung Puskesmas Kotaratu yang mangkrak tersebut?.

Karena pekerjaan awalnya menyangkut konstruksi dan sebagainya seperti apa, tidak diketahui persis oleh perusahaan atau kontraktor yang akan melanjutkannya. Karena ini sangat beresiko dan berakibat fatal terutama menyangkut mutu dan kwalitas dari pekerjaan itu sendiri. Karena bangunan ini adalah bangunan gedung bertingkat yang tentunya pekerjaan awal harus diketahui betul dan benar-benar terjamin kwalitasnya sehingga kontraktor yang akan melanjutkan pekerjaan tersebut tidak dirugikan.
Berdasarkan pantauan Bhayangkarautama.com pada Jumad, (18/3/2022) siang, bangunan yang berlokasi di Kotaratu Ende, konstruksi bangunan bertingkat ini tampak tak terurus dan tampak pula material sisa pengerjaan seperti bata merah dan pasir berserakan, sementara pada bagian atas bangunan, tampak jelas tiang penyangga yang akan digunakan untuk pengerjaan coran.

Penelusuran lebih lanjut, dari papan proyek yang ada diketahui paket pengerjaan tersebut dilaksanakan dengan nilai kontrak Rp 6. 852. 673. 000 (Enam milyar delapan ratus lima puluh dua juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu rupiah) yang diketahui dalam papan informasi, dana tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Ende tahun anggaran 2021.

Sesuai papan informasi tersebut, proyek Pembangunan Puskesmas Kotaratu dikerjakan oleh kontraktor dari PT. Huios Perkasa Timur dengan nomor kontrak : 03/PPK/KR/DINKES/VII/2021.

Dengan waktu pelaksanaan kegiatan, selama 180 hari kalender dengan Konsultan pengawasnya adalah PT. Konindo Panorama Konsultan.

Informasi yang didapat Bhayangkarautama.com. dari salah seorang konsultan pengawas yang mengawas proyek pembangunan gedung Puskesmas Onekore yang merupakan satu paket pekerjaan dengan Puskesmas Kotaratu tersebut mengatakan, menurut rencana pihaknya akan mengajukan dan mengikuti tender ulang untuk melanjutkan dan meneruskan pekerjaan Puskesmas Kotaratu yang mangkrak tersebut.

Namun, mereka masih pikir-pikir karena bangunan konstruksi awal seperti apa tidak diketahui oleh mereka. Menurutnya, kalaupun mereka berani untuk melanjutkan pekerjaan tersebut, harus melakukan perhitungan ulang dari awal kegiatan kira-kira konstruksi bangunan awal bagaimana, karena yang akan melanjutkan ini tenaga pekerjanya berbeda, konsultan pengawasnya berbeda, gambar awalnya berbeda dan semuanya ini dapat berpengaruh pada kondisi dan bentuk bangunan serta mutu dan kwalitas dari bangunan itu sendiri. Dan rencananya kontraktor atau perusahaan yang akan mengikuti proses lelang atau tender ulang tersebut adalah PT. Reka Tama Cipta. (Damianus Manans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here