Beranda Daerah Akhirnya, Pemerintah Pusat Serahkan Pengelolaan Gas Bumi Blok B Kepada Pemerintah Aceh

Akhirnya, Pemerintah Pusat Serahkan Pengelolaan Gas Bumi Blok B Kepada Pemerintah Aceh

168
0

Akhirnya, setelah penantian panjang selama 44 tahun baru kini memiliki wewenang mengambil alih pengelolaan minyak dan gas bumi Blok B  di Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Kita bersyukur, perjuangan keras yang diintensifkan selama dua tahun terakhir telah membuahkan hasil dan terima kasih atas doa serta dukungan masyarakat Aceh. “Plt. Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT”

Banda Aceh | Seperti diketahui selama beberapa dekade terakhir, minyak dan gas bumi Blok B di Aceh Utara dikelola oleh Mobil Oil, yang kini menjadi Exxon Mobil. Kemudian, pengelolaannya dialihkan lagi ke PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

Baru-baru ini pemerintah pusat merestui bahwasanya minyak dan gas bumi yang berlokasi Blok B itu kini telah dialihkan pengelolaannya kepada PT. Pembangunan Aceh (PEMA) yang merupakan Badan Usaha Milik Aceh (BUMA).

Hal tersebut sesuai surat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif, tertanggal 17 Juni 2020, yang dikirimkan kepada Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), tentang pengalihan pengelolaan gas bumi Blok B di Aceh Utara.

Dalam surat bernomor 187/13/MEM.M/2020 yang dikeluarkan Kementrian Energi dan Sumber Daya Miniral, dimana PT PEMA diminta untuk mengajukan permohonan pengelolaan migas Blok B Aceh Utara kepada BPMA. Dalam teknis pengelolaannya nanti, dimungkinan dapat dikelola bersama PT Pertamina Hulu Energi NSB (PHE).

Kawasan Gas Bumi Blok B di Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh, berkat doa dan dukungan rakyat Aceh lah sehingga pemerintah pusat menyerahkan gas bumi Blok B.

“Kita bersyukur, perjuangan keras yang diintensifkan selama dua tahun terakhir telah membuahkan hasil dan terima kasih atas doa serta dukungan masyarakat Aceh,” ucap Nova, saat konfrensi pers dengan awak media di Banda Aceh, Jumat (19/06/2020).

Ia juga mengharapkan, hasil yang dicapai saat ini bisa menjadi berkah dan kebanggaan bagi rakyat Aceh dimasa depan, sehingga akan meningkatkan ekonomi rakyat Aceh yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua Tim Negosiasi Pengelolaan Minyak dan Gas Blok B yang juga Kepala Dinas Energi Sumber Daya Manusia (ESDM), Ir Mahdi Nur, menambahkan, dikeluarkannya surat Menteri ESDM tersebut itu merupakan bentuk persetujuan pemerintah pusat dimana Blok B sudah dapat dialih kelola kepada PT. PEMA mulai tanggal 17 November 2020 mendatang

Maka itu, atas nama ketua tim negosiasi, dia mengucapkan terima kasih dan doa serta usaha semua pihak yang terlibat dialamnya selama dua tahun terakhir, dengan hasil  Aceh dapat mengambil alih pengelolaan hasil bumi di Aceh Utara itu.

“Atas nama pribadi dan ketua tim negosiasi Blok B saya mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak, sehingga gas bumi Blok B kini sudah dapat dikelola oleh pemerintah Aceh,” ujarnya.

Reporter : Jalaluddin Zky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here