Akses Jalan Desa Mole Rusak Berat, Caleg Soroti Kinerja Pemkab Ende

1
255
Foto: Kondisi ruas jalan Lianunu sejauh 5 Km dari Desa Serandori menuju Desa Mole saat ini.

Akses ruas jalan Lianunu sepanjang 5 kilo meter dari arah Desa Serandori menuju Desa Mole, Kecamatan Ndori, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kondisinya rusak berat. Selama ini, akses jalan termarginalkan dari daerah lainnya yang merupakan jalan milik Kabupaten.

Ende, NTT // Informasi yang berhasil dhimpun, akses ruas jalan Lianunu menuju Desa Mole ini, merupakan satu korban janji-janji politik para petinggi yang sengaja datang kewilayahnya. Pasalnya, disetiap musim Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Gubernur (Pilgub) hingga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) janjinya tidak pernah kunjung terealisasi.

“Memang disetiap tahun politik, ruas jalan Lianunu menuju Desa Mole ini, sering dijanji-janjikan akan dibangun oleh para petinggi Kabupaten Ende. Namun, ironisnya setelah menduduki jabatannya menjadi petinggi di Kabupaten Ende, baik itu Bupati maupun Anggota DPRD, sepertinya terkena penyakit amnesia lupa akan janjinya. Makanya ruas jalan ini, hancur apabila musim kemarau bagaikan sungai yang kekeringan dan apabila musim hujan bagaikan sungai banjir yang dipenuhi lumpur,” tegas tokoh pemuda Desa Serandori, Kecamatan Ndori, Usman Tibo kepada wartawan, Selasa (19/12/2023) di kediamannya.

Foto: Usman Tibo, Caleg DPRD Kab. Ende Dapil IV yang juga tokoh pemuda dari Desa Serandori, Kec. Ndori.

Sebenarnya, lanjut Usman Tibo yang juga adalah Calon Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Dapil IV ini mengatakan, warga masyarakat Desa Mole ingin menanam pohon pisang ditengah ruas jalan ini, sebagai bukti kekesalan mereka kepada petinggi diatas. Anehnya lagi dari informasi yang didapat, Bahwa jalan ini, sering dibahas – dibahas dari sejak Musrenbangdes hingga musrenbangcam bahkan sampai ke musrenbangkab. Namun herannya, hingga saat ini tidak pernah kunjung ada relasisasinya. “Mudah-mudahan saja pejabat publik bisa berkunjung ke Desa Mole untuk melihat situasi dan kondisi jalan ini. Sebab jalan ini, disetiap pergantian kepemimpinan sudah hampir 20 tahun baik Bupati maupun Anggota-anggota DPRD, belum dibangun-bangun,” ungkap, Usman Tibo putra asli Kecamatan Ndori ini yang merupakan Caleg Dapil IV dari PAN.

Menurutnya, dari jaman ke jaman sudah hampir 20 tahun lamanya ruas jalan Desa Mole sebenarnya tidak termarginalkan. “Warga masyarakat Desa Mole, tidak meminta apa-apa, Mereka hanya minta perbaikan jalan, Untuk meningkatkan roda perekonomiannya seperti daerah lainnya” cetus Usman Tibo.

Dikatakan Usman Tibo, bahwa waktu itu ruas jalan ini pernah dijanjikan Paket MJ (Marsel-Djafar) pada acara Pesta Adat di Desa Mole bahwa Mereka akan bangun jalan Lianunu dari Serandori menuju Mole sejauh 5 kilo meter, namun hingga kini janji tersebut hanya tinggal janji dan belum terealisasi.

Mudah-mudahan dengan kepemimpinan bupati dan Anggota DPRD yang baru nanti, Dapat merealisasikan kebutuhan warga masyarakatnya, harap, Usman Tibo, Caleg Dapil IV dari PAN ini. (Damianus Manans)

1 COMMENT

  1. Memang benar seperti apa yang diinput pak Usman mengenai jalan dari Desa Sera Ndori ke Desa Mole sampai hari ini belum diperhatikan . Bukan soal janji saja bahkan Bapak Bupati Ende dan Anggota DPR yang masih aktif sekarang yang saksikan kondisi ruas jalan Iliwodo menuju Mole. Ini menjadi harapan warga Desa Mole semoga di tahun 2024 jalan Iliwodo ke Mole sudah bisa pengaspalan atau hotmis 🙏🙏🙏 .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here