Beranda Wakil Rakyat Andreas Hugo Pareira : “Kementrian Pendidikan Agar Susun Skenario Jadwal Ulang, Tahun...

Andreas Hugo Pareira : “Kementrian Pendidikan Agar Susun Skenario Jadwal Ulang, Tahun Ajaran Baru”

12

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diminta mulai menyusun skenario jadwal ulang, tahun ajaran baru dengan penerapan protokol kesehatan, apakah tahun ajaran baru dapat dilaksanakan pada Juli 2020 atau ditunda menjadi tahun 2021.

Yang pertama namanya skenario optimis, artinya wabah ini akan mereda pada akhir bulan Mei ini sehingga pada bulan Juni dapat dinyatakan berakhir. Maka Juli 2020 mendatang bisa dimulai tahun ajaran baru 2020- 2021. – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira –

Jakarta | Demikian ditegaskan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira. Kementrian Pendidikan diminta aktif menyikapi kondisi yang sekarang berlangsung, dimana sampai saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19  belum bisa mengumumkan kapan pastinya akhir dari wabah virus Covid-19 di Indonesia.

“Maka, Kemendikbud sebagai penanggung jawab utama pendidikan nasional perlu menyiapkan skenario-skenario agenda tahun ajaran baru,” kata Andreas Hugo, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler nya, Kamis (28/05/2020).

Andreas Hugo, menjelaskan gambaran susunan skenario jadwal ulang, tahun ajaran baru yang dimaksud diantaranya antisipasi jika wabah virus corona mengalami penurunan pada akhir bulan Mei, maka tahun ajaran baru bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana. Namun, tetap harus menerapkan protokol-protokol kesehatan.

“Yang pertama namanya skenario optimis, artinya wabah ini akan mereda pada akhir bulan Mei ini sehingga pada bulan Juni dapat dinyatakan berakhir. Maka Juli 2020 mendatang bisa dimulai tahun ajaran baru 2020- 2021,” tutur Andreas Hugo.

Sebaliknya, jika trend kasus corona masih naik kemudian baru bisa dikendalikan pada akhir tahun 2020. Maka ditegaskan Andreas Hugo, Komisi X atas nama DPR RI meminta agar Kemendikbud memulai tahun ajaran baru di awal tahun 2021 mendatang.

BACA JUGA :  Polemik Terjadi Di Rumah Sakit Pratama Ende

“Skenario pesimis, wabah ini mereda sekitar September-Oktober 2020, dan berakhir Desember, sehingga tahun ajaran baru dimulai Januari 2021. Artinya, ini kembali seperti sebelum 1979 di mana tahun ajaran dimulai pada setiap Januari,” paparnya. *(edyson)

Komentar Facebook