Beranda Daerah Anggota DPRD Geram, PT. WJT Putus Akses Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat

Anggota DPRD Geram, PT. WJT Putus Akses Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat

38
0

Kuansing, Riau

Setelah kemarin terjadi pemutusan jalan dan penggalian parit gajah oleh perusahan PT. Duta Palma Nusantara dan PT. Wana Sari, hari ini Sabtu (30/10 2021) kembali masyarakat Cerenti juga merasakan hal yang sama dikarenakan PT. Warna Jingga Timur (WJT ) yang berada di kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

Pihak Perusahaan PT. WJT telah memutuskan sepihak tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat, sementara jalan tersebut satu-satunya akses menuju kebun pribadi masyarakat Cerenti dan didapati sekitar pagi tadi sudah ada galian parit gajah sehingga untuk menyeberang ke kebun masyakat sudah tidak bisa lagi.

Anggota DPRD Kuansing dari fraksi PKB, Aswimar, SE., ME. 

Padahal sebelumnya tidak ada permasalahan dan konflik antara masyarakat dan perusahaan. Untuk ketahui bersama, PT. WJT sudah lebih kurang 20 tahun berdiri dan tidak ada permasalahan dengan masyarakat.

Ketika diminta tanggapan dari salah seorang anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi melalui pesan WhatsApp pada Minggu (31/10/2021) Aswimar, SE,. ME., anggota DPRD Kuansing asal kecamatan Cerenti mengatakan, PT. WJT merupakan anak perusahaan Duta Falma Group wilayah Cerenti. Berawal dari adanya laporan masyarakat terkait adanya aksi pemutusan akses jalan menuju kebun pribadi masyarakat, yang dilakukan anak perusahaan Duta Palma group, PT. Warna Jingga Timur Cerenti.

“Sebelumnya pihak perusahaan PT. WJT hidup rukun dan damai dengan masyarakat setempat, dimana perusahaan PT. WJT berdiri sudah puluhan tahun dan hidup berdampingan dengan masyarakat secara rukun, damai dan harmonis, tapi hari ini kita jumpai berbeda dari sebelumnya. Hari ini PT. WJT memutuskan akses jalan ke kebun masyarakat, dan hal ini telah mengusik ketenangan hidup masyarakat Cerenti pada umumnya,” ujar Aswirman ketua Fraksi PKB.
Lanjut Aswir, jangan usik ketenangan masyarakat Cerenti. Jika pemutusan tetap dilakukan berarti pihak perusahan hanya mementingkan kepentingan internal perusahaan, seharusnya konsep terpenting bagi perusahaan adalah tanggungjawab sosial perusahaan terhadap stakeholders yang ada baik itu kepada karyawan dan keluarganya, masyarakat sekitar perusahaan, maupun lembaga-lembaga swadaya masyarakat

“Selain itu PT. WJT juga telah mengabaikan tanggungjawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan berharap agar PT. WJT Cerenti ini kembali menyambungkan akses jalan yang diputus tersebut atau memberikan solusi atau jalan alternatif yang lain, agar masyarakat tidak terhambat untuk pergi kekebun pribadinya sekedar untuk memenuhi kebutuhan perekonominya keluarganya,’ harap Aswirmar.

Ditempat terpisah salah satu masyarakat Cerenti, Kuansing mengatakan ke bhayangkarautama.com., saat coba menghubungi pihak PT. WJT kata masyarakat setempat yang tidak mau disebut namanya, para pekerja di PT. WJT itu banyak orang – orang baru, begitu juga Menager Pabrik dan kebun baru diganti. (Wawan Syahputra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here