Beranda Daerah Antar Bukti Tambahan Atas Dugaan KKN Walikota Langsa, LASKAR Datangi Kejati Aceh

Antar Bukti Tambahan Atas Dugaan KKN Walikota Langsa, LASKAR Datangi Kejati Aceh

88
0

Kota Langsa, Aceh

Guna melengkapi bukti tambahan, bukti baru terkait dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang dilakukan Walikota Langsa cs, Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR) mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Senin,(04/01/2021). Pengantaran bukti tambahan baru tersebut, langsung dihantarkan Ketua Umum (Ketum) LASKAR, Teuku Indra Yoesdiansyah, SKM., SH., didampingi Kabid Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Muhammad Ikhsan, SH., serta Kabid Program, Adia Nanda Putra, SH.

Tim LASKAR menghantarkan barang bukti tambahan baru tersebut dengan membawa beberapa bukti tambahan atas laporan LASKAR beberapa waktu yang lalu, terkait dugaan KKN Walikota Langsa Cs mengenai penyertaan modal Pemko Langsa ke PT. PEKOLA (BUMD).

Ketua Umum LASKAR dalam rilisnya yang diterima media ini, Senin malam, mendesak Kejati Aceh agar segera melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang bertanggungjawab dengan dugaan KKN tersebut, supaya tidak menghilangkan barang bukti dalam permasalahan itu.

Menurut Ketum LASKAR ini, dirinya menyurati Kejati Aceh untuk meminta secara resmi perkembangan atas laporan lembaganya itu kepada Pihak Kejati Aceh melalui kantor Pos, yang akan ditembusi ke Jaksa Agung Republik Indonesia, agar permasalahan dimaksud tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Dia sangat percaya dengan kinerja Kajati Aceh, Dr. Muhammad Yusuf, SH., MH., sosok yang amanah dalam menjalankan tugasnya. “Beliau sosok yang ramah tapi sangat tegas dalam memberantas korupsi selama ini,” ucapnya.

LASKAR mendapatkan informasi jika laporannya ini sudah ditingkatkan dari Bidang Intel Kejati sekarang telah ditangani Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Aceh, dan akan mulai dilakukan pemanggilan saksi-saksi dalam minggu ini terkait permasalahan tersebut.

“LASKAR akan terus mengawal permasalahan ini sampai tuntas, tambah Teuku Indra, agar tidak terjadi fitnah kepada siapapun, biarkanlah hukum yang adil menentukan siapa yang salah dan siapa yang benar, zaman sekarang tidak ada namanya beking – membeking, karena diatas langit masih ada langit dan kebenaran pasti akan menang sesuai janji Allah,” sebutnya.

Beredar info dimasyarakat lanjutnya, jika Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa sedang melakukan perubahan atas Qanun-Qanun terkait permasalahan tersebut.

“Silahkan aja kalian lakukan semua hal tersebut jika benar, akan tetapi saya masih percaya dengan kemampuan Jaksa penyidik di Kejati Aceh, dalam mengungkap permasalahan ini sampai tuntas,” tulis Ketum LASKAR.

“Permasalahan ini akan menjadi contoh kepada Pemerintah Daerah lainnya, agar tidak asal-asalan melakukan penyertaan modal kepada BUMD nya. Negara kita adalah Negara hukum dan semua wajib taat dan patuh terhadap hukum di Republik ini dan kami dari LASKAR melakukan hal tersebut sebagai bentuk cinta kami kepada Bangsa dan Negara Indonesia, karena ikut memberantas KKN merupakan wujud anak Bangsa Indonesia untuk menjaga NKRI,” tutupnya. (Jalaluddin Zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here