Beranda Daerah Aparat Gabungan TNI-Polri Gelar Razia Pub Dan Karaoke Star One Ende

Aparat Gabungan TNI-Polri Gelar Razia Pub Dan Karaoke Star One Ende

497
0
RSUD Tobelo

Ende, NTT

Karena diduga tidak mengantongi izin keramaian di masa Pandemi Covid-19 dan melanggar Protokol Kesehatan (Prokes), Pub dan Karaoke Star One dinilai kangkangi aturan Prokes dari Pemkab Ende.

Star One adalah Pub dan Karaoke yang merupakan tempat hiburan malam di kawasan wisata Nanganesa Ende. Lokasi ini pula merupakan jalur menuju tempat wisata Pantai Mbu’u, dimana banyak warga Kota Ende biasanya menghabiskan waktu liburannya.

Kehadiran Star One di lokasi ini, bukannya untuk menopang Nanganesa sebagai salah satu tempat wisata di Kabupaten Ende, Justru sebaliknya mengganggu ketentraman warga sekitarnya, dan Pemkab Ende secara umum karena Pub dan Karaoke tersebut diduga tidak mengantongi izin keramaian di masa Pandemi Covid-19 dan melanggar Protokol Kesehatan (Prokes).
Sehingga tidaklah heran menjelang penutupan tahun 2020 dan memasuki tahun 2021 hingga malam tadi, aparat TNI dan Polri sering melakukan Patroli rutin setiap malamnya. Apalagi dimasa Pandemi Covid-19 seperti saat ini, Pub dan Koraoke tersebut tetap beroperasi seperti biasa hingga pagi dini hari.

Pantauan media ini di lokasi Pub dan Karaoke Star One tersebut selama 2 (dua) malam berturut-turut, terlihat aparat TNI dan Polri tetap melakukan Patroli karena tidak ada izin operasionalnya selama masa Pandemi serta pengoperasiannya melewati batas jam yang telah ditetapkan.

Aparat Kepolisian Polres Ende dibawah pimpinan Kabag OPS, Oka Deswanta didampingi Kasat Shabara melakukan Patroli, Razia dan Operasi, Sabtu, (09/01/2021), pukul 23.45 hingga pukul 02.00 dini hari, dilokasi Pub dan Karaoke Star One, bersama aparat TNI dari Kodim 1602/Ende dan Koramil 1602-01/Ende.

Pada kegiatan Patroli, razia dan Operasi tersebut, Kabag OPS Polres Ende, Oka Deswanta dihadapan para Waiters/Ledies dan pihak Manajemen Pub, secara tegas menyampaikan aturan dan tata tertib Protokol Kesehatan ( Prokes ) yang berkaitan dengan masa Pandemi Covid-19 ini. Dikatakan Deswanta, ” Pihak Kepolisian tidak pernah menerbitkan lzin Keramaian di masa Pandemi Covid-19″.
Seperti disaksikan wartawan media ini yang mengikuti langsung kegiatan Patroli dan Operasi tersebut, terdapat banyak para Ledies yang tidak mengindahkan aturan dari Protokol Kesehatan. Masih terdapat para Ledies yang tidak memakai Masker dan bahkan tidak menjaga jarak dengan para tamu atau para pengunjungnya.

Terkait dengan hal ini, Kabag OPS Polres Ende, Oka Deswanta menegaskan, apabila pihak manajemen Pub tidak mengindahkan aturan yang telah ditetapkan oleh Protokol Kesehatan selama masa Pandemi Covid-19, maka akan diberikan surat teguran, dan apabila surat teguran tersebut tetap tidak diindahkan, maka sanksinya adalah Pemerintah mencabut lzin Usaha dan pengoperasiannya.

Lebih jauh Deswanta menjelaskan, sesuai dengan Surat Perintah Kapolres Ende, dirinya selaku Kepala Bagian Perencanaan dalam Operasi bertanggungjawab penuh dalam menjalankan kegiatan Patroli dan Operasi ini.

“Kapan saja saya bisa datang. Mau Regu l, Regu ll, Regu lll, saya yang bertanggungjawab penuh. Kalau saya suruh operasi, Operasi. Kalau saya suruh tidur, tidur. Jadi berkaitan dengan masa Pandemi Covid-19 ini, kita tetap menjalankan dan melaksanakan serta mentaati Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di wilayah kita, dengan tetap memperhatikan 3 M, (Memakai Masker, Menuci Tangan dan Menjaga Jarak),” tegas Kabag OPS Polres Ende, Oka Deswanta. (Damianus Manans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here