Beranda Daerah Banyak Proyek Tak Berpapan Nama Di Sabang. Mana Pengawasan ?

Banyak Proyek Tak Berpapan Nama Di Sabang. Mana Pengawasan ?

22
0
Foto : Ilustrasi doc.

Sabang, NAD

Begitu banyak ditemui proyek-proyek yang dikerjakan menggunakan uang negara, akan tetapi anehnya ada sejumlah proyek tidak memasang pamplet atau papan nama, apa tugas konsultan pengawasan, sehingga rekanan berani mengabaikan peraturan pemerintah di proyek yang sedang dikerjakan.

Padahal pemasangan papan nama proyek ada sejumlah aturan dan perundang-undangan yang dapat menjadi rujukan bagi pelaku pekerjaan seperti, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor. 29/PRT/M/2006 Tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (Permen PU 29/2006).

Kemudian Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor. 12/PRT/M/2014 Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Pekerjaan (Permen PU 12/2014). Artinya, setiap pembangunan proyek yang menggunakan uang negara wajib memasang pamplet papan nama.

Sementara sejumlah masyarakat Sabang menilai bahwa, ada sejumlah proyek pekerjaan menggunakan uang negara rekanannya mengabaikan pereturan pemerintah tentang pamplet papan nama, padahal dalam kontrak negara sudah menyediakan anggaran untuk itu.

“Ada sejumlah proyek pekerjaan yang dibangun dengan uang negara rekanannya mengabaikan peraturan pemerintah, tentang kewajiban memasang papan nama. Padahal, uang untuk itu sudah diberikan kepada setiap pelaksana pekerjaan,” kata salah seorang waga Sabang, yang namanya enggan ditulis, Kamis (04/11/2021) di Sabang.

Menurut sumber media ini, sejumlah proyek pekerjaan tahun anggran 2021 yang tersebar di beberapa titik ditemukan tanpa ada papa nama, terutama proyek-proyek kecil yang berlokasi jauh dari perhatian publik, namun ada juga proyek raksasa yang tidak ada papan nama.

“Amatan kami banyak proyek yang tidak ada papan nama terutama proyek-proyek kecil yang jauh dari perhatian publik, pun begitu masih juga ditemukan proyek raksasa ditengah kota tanpa papan nama,” ungkap sumber.

Sementara salah seorang kepala dinas dikonfirmasi media ini menyebutkan, dia akan menyampaikan kepada rekanan yang sedang bekerja proyek pembangunan pasar tradisional Kota Sabang,

“Baik bang, nanti kami sampaikan kepada rekanan, mohon maaf,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Sabang Yusra, melalui pesan WhatsApp, Kamis (04/11/2021). (Jalaluddin Zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here