Beranda Daerah Banyaknya Penyuplai E-Warung Jadi Pemicu Kisruh Penyaluran BPNT Di Kecamatan Sukaresmi Pandeglang

Banyaknya Penyuplai E-Warung Jadi Pemicu Kisruh Penyaluran BPNT Di Kecamatan Sukaresmi Pandeglang

32
0

Pandeglang, Banten

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menimbulkan persaingan bisnis antar penyuplai di Kecamatan Sukaresmi, disinyalir menjadi salah satu faktor penyebab kisruhnya penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial tersebut. Inisial Y, selaku TKSK dan sekaligus pendamping BPNT di Kecamatan Sukaresmi mengatakan, ada banyaknya penyuplai sering terjadi kericuhan.

“Karena disinyalir ada oknum ASN yang bermain makanya sering terjadi kisruh,” kata Y, saat ditemui awak media, Kamis (18/11/2021).

Menurut Y, terkait kekisruhan penyaluran BPNT, sebenarnya mereka pihak E-Warung Mukti Mandiri yang resmi, tidak diijinkan melakukan Purchase Order atau PO barang yang dibutuhkan oleh penerima manfaat.

“Kalau tidak ada oknum pegawai ASN kecamatan yang bermain, pasti tidak akan kisruh seperti ini,” jelasnya.

Ditemui ditempat terpisah, pemilik e-warung Mukti Mandiri, inisial WR, membenarkan dirinya selama jadi penyalur Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) tidak pernah tahu seperti apa cara kerjanya pengelola.

“Saya merasa dirugikan oleh pengelola BPNT, jika ada masalah tidak pernah tanggungjawab,” ungkapnya.

WR menambahkan, “Padahal waktu saya dipanggil pak Sekmat Kecamatan Sukaresmi, suruh tanda tangan untuk mengelola sendiri e-warung Mukti Mandiri, pada kenyataannya tanda tangan saya dijadikan senjata untuk menyingkirkan saya”.

“Saya terlalu percaya ke orang, sehingga saya dirugikan harus menanggung hutang yang saya tidak tau,” pungkasnya. (Tardi W.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here