Beranda Hukum Bareskrim Koordinasi Kodam Jaya Pidanakan Istri Serma T Pengunggah Status Penghinaan Pemerintah

Bareskrim Koordinasi Kodam Jaya Pidanakan Istri Serma T Pengunggah Status Penghinaan Pemerintah

17

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri saat ini tengah berkoordinasi dengan Rindam Jaya yang berada di bawah komando Kodam Jaya, untuk mempidanakan SD istri dari Sersan Mayor (Serma) T, melalui laporan polisi. Karena dianggap telah melakukan penghinaan terhadap pemerintah, melalui unggahan status Facebook pribadinya dan berujung viral di media sosial.

Serma T dijatuhi hukuman disiplin militer berupa penahanan ringan sampai dengan 14 hari. Hukuman itu berdasarkan hasil sidang putusan yang digelar di Markas Besar TNI AD (Mabesad) pada hari Minggu 17 Mei 2020. – Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo –

Jakarta | Kasus itu bermula dari istri Sersan Serma T Prajurit TNI AD yang bertugas di Rindam Jaya, berinisial SD yang membuat postingan di akun Facebook-nya dengan kata-kata “mugo rezim ndang tumbang sebelum akhir tahun 2020”. Yang bila diartikan dalam bahasa Indonesia artinya “semoga rezim segera tumbang sebelum akhir tahun 2020”.

“Direktorat Tindana Pidana Siber Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Rindam Jaya terkait dengan pembuatan laporan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara istri Sersan Mayor T oleh Rindam Jaya,” kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat dikonfirmasi sejumlah awak media melalui telepon seluler nya, di Jakarta, Jumat (22/05/2020).

Sementara terhadap suaminya  akibat postingan itu, Serma T dijatuhi hukuman disiplin militer berupa penahanan ringan sampai dengan 14 hari. Hukuman itu berdasarkan hasil sidang putusan yang digelar di Markas Besar TNI AD (Mabesad) pada hari Minggu 17 Mei 2020.*(Edyson)

Komentar Facebook
BACA JUGA :  Polda Sumatera Utara Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin