Beranda Bhayangkara Bawa Senjata Tajam Saat Unjuk Rasa, 3 Remaja Diamankan Polisi

Bawa Senjata Tajam Saat Unjuk Rasa, 3 Remaja Diamankan Polisi

181
0
RSUD Tobelo

Medan, Sumut

Polisi tangkap pelaku anarkis saat aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) yang terjadi di Kantor DPRD Provinsi Sumut, Jumat (09/10/20).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, didapatkan 3 orang pelaku anarkis yang membawa senjata tajam saat melakukan razia. Saat diinterogasi oleh Polisi, diperoleh keterangan bahwa ketiga pelaku membawa senjata tajam tersebut akan digunakan untuk keributan saat aksi demo menolak UU cipta kerja omnibuslaw.

Ketiga pelaku diketahui berinisial AS, KNH, FJ, dan ketiga pelaku ini diamankan polisi karena terbukti membawa senjata tajam yang bertujuan di pergunaankan saat aksi rusuh di mulai. Mirisnya lagi, ketiga pelaku masih berusia 14,17 dan 18 tahun.
Kabid humas Polda Sumut saat dikonfirmasi membenarkan bahwa polisi mengamankan ketiga pelaku yg membawa senjata tajam berupa parang, samurai dan pisau untuk berdemo, saat ini sedang di mintai keterangan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Polda Sumut.

“Benar polisi mengamankan 3 remaja yang akan mengikuti aksi demo membawa senjata tajam dan saat ini telah kita boyong ke mako guna pemeriksaan lebih lanjut”, jelas Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja. (Junaidi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here