Beranda Polda Bekingi Bisnis Prostitusi, Kapolda Tindak Tegas 5 Oknum Polisi di Sumbar

Bekingi Bisnis Prostitusi, Kapolda Tindak Tegas 5 Oknum Polisi di Sumbar

178
0
Foto: Ilustrasi anggota Polisi.

Padang, Sumbar

Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa memberikan sanksi tegas terhadap lima aggotanya yang diduga membekingi praktik prostitusi di Kota Padang.

“Dari kelimanya ada yang perwira dan bintara,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Satake Bayu di Padang, Selasa (11/1/2022).

Dia mengatakan kelima personel itu berinisial EL, N, AM, AN, RN yang berdinas di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar.

Satake mengatakan kelimanya masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh Propam Polda Sumbar.

“Yang bersangkutan akan diproses,” tegasnya.

Dia menyatakan bahwa Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa melakukan mutasi terhadap beberapa personil dan mencopot beberapa anggota yang diduga membekingi pijat plus-plus berkedok spa.

Menurut dia, Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa telah menyatakan bahwa Ranah Minang sesuai dengan motto “Adat Basandi Syara’ dan Syara’ Basandi Kitabullah”, sehingga akan menindak tegas apabila ada anggotanya yang melindungi tempat-tempat maksiat.

“Ini merupakan lampu kuning bagi tempat maksiat yang ada di Sumbar. Itu sebagai komitmen Pak Kapolda,” kata Satake.

Bayu mengatakan, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra memastikan tak akan tinggal diam terhadap lima anak buahnya yang melanggar aturan tersebut.

Menurut Bayu, Kapolda Sumbar akan memberikan sanksi tegas terhadap kelima anggota polisi yang terlibat membekingi praktik prostitusi tersebut.

Terhadap mereka yang terbukti bersalah, kata Bayu, Kapolda memastikan akan melakukan mutasi dan mencopot anggota yang diduga membekingi bisnis haram tersebut.

Lebih lanjut, Bayu menambahkan, Ranah Minang mempunyai moto ‘Adat Basandi Syara’ dan ‘Syara Basandi Kitabullah’.

Jika ada pihak kepolisian yang justru malah melindungi melindungi tempat-tempat maksiat, kata Bayu, Kapolda Sumbar berpesan agar ditindak tegas.

“Ini merupakan lampu kuning bagi tempat maksiat yang ada di Sumbar. Itu sebagai komitmen Bapak Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa,” ujar dia.

Terlebih, lanjut Bayu, masyarakat Minang sangat religius sehingga sangat ironi apabila ditengah masyarakat terdapat beberapa tempat yang terdapat maksiat.

Karena itu, Kapolda Sumbar akan bersikap tegas, manakala ada anggotanya yang bermain-main maupun membekingi praktik yang menyimpang dengan ketentuan hukum.

“Prinsipnya bonus bagi yang berprestasi dan hukuman bagi personil yang melanggar akan diberikan oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol. Teddy Minahasa kepada personil,” tutupnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here