Beranda Bhayangkara Bentuk Kepedulian Kepada Warga TNI Polri Turun Bantu Warga Tidak Mampu

Bentuk Kepedulian Kepada Warga TNI Polri Turun Bantu Warga Tidak Mampu

115
0

Jajaran Koramil 1302/Cikoneng beserta Polsek Cikoneng dan Tokoh Masyarakat bahu membahu melakukan bakti sosial di wilayah Desa Panaragan, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Selasa (07/01/2020).

Ciamis | Kegiatan ini di fokuskan pada pelaksanaan penyelesaian bangunan rumah milik salah satu warga (Bu Kokom) yang kurang mampu. Danramil Cikoneng Kapten Inf Sutamat pada saat di wawancarai media ini mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang di lakukan beserta jajarannya dalam rangka membantu serta meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

“Saat ini di lakukan terhadap ibu Kokom, dari laporan anggota yang kami terima bu Kokom sangat perlu dibantu karena rumahnya belum rampung hingga kami turun,” tandasnya.

“Kami TNI dan Polri dan Tokoh Masyarakat sedikit membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dengan melibatkan beberapa personil untuk di pekerjakan, dengan harapan beban keluarga tidak mampu  tersebut, sedikit berkurang,” imbuh Danramil Cikoneng Kapt Inf Sutamat.

Sementara itu Ibu Kokom (Janda anak tiga), yang sehari-hari bekerja sebagai guru Paud di Dusun Panaragan Rt 05/02 Desa Panaragan, Kecamatan Cikoneng, Kab. Ciamis mengucapkan terima kasih kepada bapak -bapak TNI, Polri dan Unsur masyarakat yang peduli melihat kehidupan sehari -hari rumah yang saya huni.

Ia mengakui saat ini tinggal di rumah kakanya.Selama berumah tangga hingga di tinggal suami hingga saat ini belum mempunyai rumah. “Berbekal dari uang yang di pinjam, nekad mengalokasikan untuk pondasi dan tiang saja, kelanjutannya hingga selesai belum terpikirkan,” akunya.

Alhamdulilah saat ini dari Jajaran Koramil, Polsek dan Donatur dapat membantunya. Ia mengucapkan terimakasih kepada semua elemen terkait, “semoga pengorbananya di balas oleh Allah dengan pahala kebaikan,” harapnya.

Saat di wawancarai terkait bantuan pemerintah, Kokom mengatakan, “tidak pernah mendapatkan hanya (KIS) yang di miliki,” tutupnya.

Tokoh masyarakat yang tidak mau disebut namanya saat media ini mewawancarainya mengungkapkan. Dirinya membantu masyarakat murni sukarela dan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu. Dirinya sangat merasakan, tatkala waktu itu sedang miskin.

“Saat ini untuk membantu ibu kokom, menyumbang berupa Pasir, Bata, Semen, Kramik, Kasibor dan yang lainya. Dengan harapan bu Kokom dapat menerima bentuk kepeduliannya,” singkatnya.

Di temui secara terpisah di tempat kerjanya, Kasi Kesejahteraan Desa Panaragan Rasid Sidik, pada saat di mintai keterangannya terkait masyarakat yang mendapatkan bantuan dari pemerintah, Ia mengatakan, semua masyarakat yang melaporkan terkait ketidakmampuan baik dari segi ekonomi maupun yang lainnya, semua kami tampung dan kami masukan ke data (BDT), “memang untuk bu kokom itu tidak ada di pengusulan baru, itu belum ada,” tuturnya.

“Saat ini di wilayahnya, masyarkat yang kurang mampu yang ada di data (BDT) sebanyak 803 jiwa dan  yang terbaru pengusulan ada 146 orang,” paparnya.

Di harapkan semua masyarakat melaporkan hal tersebut baik melalui RT, RW dan Lurah termasuk langsung ke pemerintah Desa, dan Pemdes akan mengusulkannya ke pihak Dinas selanjutnya Dinaslah yang memverifikasi layak atau tidaknya. “Kami hanya menampung dan mengusulkan,adapun kebijakan itu domainnya di Pemkab,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here