Beranda Peristiwa Bergesah Salurkan Bansos Tunai : PT Pos Indonesia Buka Layanan Hingga Pukul...

Bergesah Salurkan Bansos Tunai : PT Pos Indonesia Buka Layanan Hingga Pukul 10 Malam

19
Gilarsi Wahyu Setiono, Dirut PT. Pos Indonesia (Persero)

PT Pos Indonesia (Persero) saat ini tepatnya H-2 menjelang hari raya Idul Fitri 2020. Tengah bergesah untuk menuntaskan penyaluran bantuan sosial tunai di seluruh Indonesia, dengan membuka layanan pencarian bansos tunai mulai pukul 07.00 sampai pukul 22.00 waktu seluruh Indonesia.

Bisa dibayangkan waktu relatif pendek mesti dilakukan, pekerjaan jadi sangat mustahil dilakukan. Ini kontribusi pos indonesia untuk mengabdi pada negeri. – Gilarsi W. Setijono, Dirut PT Pos Indonesia –

Jakarta | Data PT Pos Indonesia sampai dengan tanggal 19 Mei 2020, terdapat 3,23 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah menerima bantuan sosial tunai. Dari total data penerima 8,3 juta penerima di seluruh Indonesia.

“Langkah yang sekarang kita berlakukan di seluruh kantor pos pada tingkat cabang dan wilayah, se-Indonesia. Kita resmi membuka layanan pencarian bansos tunai dimulai dari pukul tujuh pagi hingga pukul dua puluh dua malam waktu setempat, atau waktu seluruh Indonesia. Harapannya pencarian bansos tunai bisa selesai sesuai target tepat pada H-1 menjelang Idul Fitri,” jelas Direktur Utama Pos Indonesia, Gilarsi W. Setijono, saat dikonfirmasi kantornya, Jumat (22/05/2020).

Gilarsi W. Setijono, juga turut menghimbau masyarakat penerima bansos tunai di seluruh Indonesia pada hari ini hingga Sabtu esok 23 Mei 2020, untuk mendatangi kantor pos terdekat guna melakukan pencarian bansos tunai.

Banyaknya data keluarga rentan miskin yang sebelumnya bukan bagian dari keluarga penerima manfaat yang turut terdaftar, sehingga perlu ada upaya verifikasi alamat kembali.

Dia menyebut guna mempercepat proses pendataan para penerima bansos ini, PT Pos mengerahkan kecerdasan buatan yang sudah dikembangkannya, sehingga dapat mempercepat proses verifikasi data penerima bantuan. Total dari 8,3 juta alamat KPM dapat dikonfirmasi sukses sebanyak 93 persen.

BACA JUGA :  TNI - Polri Siapkan 27 Ribu Personel Kawal Pengamanan Pelantikan Presiden Dan Wapres Terpilih

Menurutnya, salah satu permasalahan yang terjadi pengumpulan data ini dari bawah atau dari tingkat RT, RW, hingga nasional dan memang sangat mungkin ada hal-hal seperti duplikasi dan ketidaktepatan sasaran terjadi.

“Bisa dibayangkan waktu relatif pendek mesti dilakukan, pekerjaan jadi sangat mustahil dilakukan. Ini kontribusi Pos Indonesia untuk mengabdi pada negeri,” jelas Gilarsi W. Setijono.* (Edyson)

Komentar Facebook