Beranda Daerah Berkedok Investasi, PT. Rifan Financindo Diduga Gelapkan Uang Nasabah

Berkedok Investasi, PT. Rifan Financindo Diduga Gelapkan Uang Nasabah

394
0
RSUD Tobelo

Bandung, Jabar

Terkuak !!! Saat nasabah hendak menarik uang yang di-investasikannya, namun menurut Wakil Pialang Berjangka PT. Rifan Financindo, uang tersebut tidak bisa dicairkan dengan dalih harga emas sedang turun. 

Mencuatnya kasus ini setelah perwakilan kuasa dari nasabah, Imam S., warga Kota Bandung, kehilangan uang sebesar Rp 100 juta yang diminta seorang wakil pialang berjangka (WPB) PT. Rifan Financindo yang hanya bisa ditarik sebesar Rp 30 juta.

“Saya memberikan Rp 100 juta tahap awal itu karena WP (Wakil pialang) minta saya membantunya Rp100 juta untuk mencapai target bulanannya. Mereka juga memberikan iming-iming, Rp100 juta bisa menghasilkan uang yang fantastis dan uang saya akan terus berkembang atau bertambah dan bisa diambil kapan saja,” kisah Imam, menirukan omongan Dimas dan Santi.

Bujuk rayu Dimas, Santi, Agung dan Dewi akhirnya mampu memperdayai Imam S., sehingga perjanjian antara korban dengan Nova Rosfa Lita selaku Verifikator (wakil pialang berjangka) dan Direktur Utama atau Kepala Cabang PT. Rifan Financindo Berjangka, Anthony Martanu, akhirnya disepakati. Uang sebesar Rp100 juta milik korban masuk dalam transaksi PT. Rifan Financindo pada tanggal 14 Agustus 2020 lalu.

Pada November 2020, uang Imam S. rencana mau ditarik, tapi ternyata pihak PT. Rifan Financindo Berjangka berbelit-belit dan terkesan mempersulit, lalu Imam mengancam akan melaporkan kasus ini ke Polda Jabar, dan akhirnya pada tanggal 15 Nopember 2021, Rp 30 juta masuk ke rekening Imam S, setelah itu Imam beberapa kali meminta sisa uangnya agar segera dikembalikan, tapi tak membuahkan hasil.

Bukti transfer korban investasi, Imam S.

Imam S. pun datang ke saudaranya yang bernama M Rodhi irfanto, SH., yang kebetulan mempunyai Biro Lembaga Bantuan Hukum, dengan maksud untuk meminta bantuan pendampingan dalam penarikan sisa uangnya yang ada di PT. Rifan Financindo Berjangka yang berkantor di Wisma Bumi Putra Lt. 3, Jl. Asia afrika No.141-149, Bandung, Prov. Jawa Barat.

“Saat saya mewakili Imam S. untuk memediasi supaya uang Imam S. bisa dikeluarkan, saya dihadapkan oleh pihak PT. Rifan Financindo Berjangka dengan Dimas dan Agung,” terang Ridho.

“Seharusnya ini berurusannya dengan Bu Santi, tapi berhubung Bu Santi lagi terpapar Covid-19, makanya saya handle,” kata Agung. Mediasi yang alot dan cekcokpun terjadi, namun tidak membuahkan hasil.

Perwakilan PT. Rifan Financindo Berjangka, Nova, menjelaskan bahwa uang Imam tidak bisa kembali kecuali melakukan TOP UP minimal Rp 50 juta lagi baru bisa kembali. Pihak kami pun menanyakan apa dengan TOP UP sebesar itu, uang Imam bisa kembali seluruhnya dan kapan ? Tapi Nova tidak bisa beri kepastian, lalu kami meminta agar dipertemukan dengan Pimpinannya. Hal senada seperti dialami Santi, disampaikan pada kami. “Pimpinan kami lagi terpapar Covid-I9 ,” ucap Nova (25/01/2021).

M. Rodhi Irfanto, SH., menilai pihak pialang PT. Rifan Financindo Berjangka hanya ingin menjebak agar bisa meraup uang nasabah dengan modus dan dalih TOP UP, pasalnya saat itu juga di kantor PT. Rifan Financindo Berjangka ada beberapa nasabah lain dengan kasus yang sama, mereka juga dijebak dengan modus TOP UP, setelah mereka TOP UP uang mereka pun tidak kembali, hal ini dialami oleh nasabah yang berinisial D, W,dan juga V.

D mengalami kerugian Rp190 juta dan V mengalami kerugian Rp150 juta, sedangkan W mengalami kerugian Rp 300 juta. Mereka mengalami nasib yang sama seperti Imam S., hanya dikasih harapan palsu.

Tidak menutup kemungkinan telah banyak korban yang dirugikan dan tertipu dengan janji manis pialang PT. Rifan Financindo Berjangka, dengan modus yang sama diprediksi terdapat di berbagai daerah di kota Bandung dan wilayah lain di tanah air.

“Kami akan rangkul beberapa kuasa hukum kami untuk mendampingi dan kawal korban yang rencananya akan membawa kasus ini ke ranah hukum secepatnya,” pungkas Rodhi. (Ludy Herdiansyah)

HUT Bahayangkara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here